Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

9 Bank Besar Inggris Diserang Hacker

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 21 Mei 2025 | 08:47 WIB
9 Bank Besar Inggris Diserang Hacker
9 perbankan besar Inggris alami serangan hacker

Suara.com - Inggris mengalami banyak serangan hacker pada industri perbankan. Tentunya kejadian ini membuat bos salah satu bank terbesar di Inggris begadang akibat ancaman siber yang dilakukan. CEO HSBC UK Ian Stuart mengatakan keamanan siber menjadi  agenda utama" bagi kelompok perbankannya, dan menangani kerentanan IT perlu dilakukan secepatnya.

"Saya khawatir ,kami dapat diserang dan kami terus-menerus diserang,"katanya seperti dilansir dari BBC, Rabu (21/5/2025).

Stuart dan bos bank lainnya telah berbicara kepada Komite Perbendaharaan DPR yang telah mengambil bukti tentang berbagai masalah yang memengaruhi industri perbankan. Termasuk seberapa rentannya industri tersebut terhadap pemadaman dan serangan siber.

Pada bulan Maret, terungkap bahwa sembilan bank besar dan lembaga keuangan yang beroperasi di Inggris telah mengalami gangguan. Sedikit 803 jam - atau setara dengan 33 hari membuat perbankan di Inggris harus melakukan pencegahan agar data nasabah tidak bobol.

"Serangan siber meningkat baik dalam jumlah maupun tingkat keparahannya," katanya. Penjahat memonetisasi serangan dengan lebih efisien dan kita sekarang berada pada titik di mana sangat penting kapan bukan kapan bisnis akan mengalami serangan,"bebernya.

Mekanisme pertahanan Stuart mengatakan bahwa kelompok perbankannya menghabiskan ratusan juta pound untuk meningkatkan sistem TI-nya. "Saya pikir jumlah uang yang akan diinvestasikan bank - kita semua - ke dalam sistem kita sangat besar. Mekanisme pertahanan yang Anda terapkan benar-benar penting," katanya.

Ia mengatakan mereka memproses 1.000 pembayaran per detik sambil melakukan 8.000 perubahan dan pembaruan TI setiap minggu. Hal ini untuk menjaga keuangan nasabah agar tidak hilang. Sementara itu, Prof Oli Buckley, pakar keamanan siber di Universita Loughborough, mengatakan serangan siber terhadap lembaga keuangan "tanpa henti dan semakin canggih".

"Ian Stuart benar dalam menyoroti keamanan siber sebagai perhatian utama bagi sektor perbankan, tetapi kejadian terkini dalam sektor ritel telah menjadi pengingat yang jelas bahwa hal itu dapat memengaruhi setiap sektor," bebernha.

"Hal ini bukan hanya melindungi data pelanggan, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan dalam seluruh sistem keuangan. Pelanggaran tidak hanya membahayakan akun individu; hal itu dapat memengaruhi pasar, reputasi, kepercayaan publik, dan seterusnya," tambahnya.

Sedangkan,  beberapa perbankan besar Inggris seperti Barclays, Lloyds, Nationwide, Santander, NatWest, Danske Bank, Bank of Ireland, dan Allied Irish Bank juga telah memberikan informasi kepada komite untuk melindungi data nasabah dari serangan hacker. Hal ini disebabkan 158 sistem IT perbankan tersebut ternyata diretas pada Januari 2023 hingga Februari tahun ini.

Vim Maru, CEO Barclays, menyampaikan kepada MPS tentang gangguan Barclays yang terjadi pada hari gajian bulan Januari bagi banyak orang. Masalah IT yang serius memengaruhi perbankan online selama beberapa hari. Serta membuat beberapa orang tidak dapat pindah rumah - dan dapat mengakibatkan bank menghadapi pembayaran kompensasi sebesar 12,5 juta poundsterling.

Dia pun meminta maaf kepada nasabah, dengan mengatakan bahwa menyesal terjadi gangguan. " Saya meminta maaf atas ganggun ini," katanya.

Setelah insiden Barclays pada bulan Januari, sekitar 1,2 juta orang di Inggris kemudian terdampak oleh gangguan perbankan lebih lanjut pada bulan Februari. Masalah tersebut terjadi di Lloyds, TSB, Nationwide, dan HSBC. Apalagi, persyaratan baru muncul akibat kekhawatiran bahwa sektor keuangan semakin bergantung pada pihak ketiga yang penting.

Sehingga tahun lalu pemerintah memberikan lebih banyak kewenangan kepada FCA, Bank of England, dan Prudential Regulation Authority. Ketergantungan pada vendor pihak ketiga merupakan isu utama yang disoroti dalam sebuah studi dari Dana Moneter Internasional (IMF) awal tahun ini, yang memperingatkan bahwa penjahat dunia maya semakin menargetkan vendor sebagai sarana untuk menciptakan kekacauan di hilir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026

Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 16:47 WIB

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:41 WIB

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:29 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung Finansial pada 14 April 2026, Ada Aries hingga Capricorn

5 Zodiak Paling Beruntung Finansial pada 14 April 2026, Ada Aries hingga Capricorn

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 06:43 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB