Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Profil Pemilik EasyCash, Perusahaan Pinjol Dapat Suntikan Dana Rp250 Miliar

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 23 Mei 2025 | 11:30 WIB
Profil Pemilik EasyCash, Perusahaan Pinjol Dapat Suntikan Dana Rp250 Miliar
Ilustrasi Easycash (Instagram)

Suara.com - Pinjaman online (pinjol) Easycash memperoleh pendanaan tahap pertama senilai lebih dari Rp250 miliar dari Bank CTBC Indonesia. Nantinya pendanaan tersebut akan digunakan untuk memperluas akses pinjaman kepada para pekerja informal dan pelaku UMKM. Profil pemilik Easycash pun banyak memperoleh apresiasi atas pencapaian ini.

Melansir website resmi Easycash, platform di bawah naungan PT Indonesia Fintopia Technology adalah anak perusahaan dari Fintopia Inc. Perusahaan didirikan pada tahun 2015 dan berkantor pusat di Beijing, Tiongkok. Fintopia Inc. menyediakan layanan keuangan yang terjangkau bagi semua orang, terutama bagi mereka yang tidak memiliki rekening bank dan yang belum memiliki akses ke fasilitas keuangan. Fintopia Inc. dengan cepat berekspansi ke seluruh Asia dengan Indonesia sebagai pasar terbesar kedua berdasarkan volume transaksi.

Fintopia Indonesia didirikan pada tahun 2017, dengan produknya Easycash, memiliki lebih dari 24 juta pengguna terdaftar secara kumulatif dan telah memberikan total pinjaman akumulatif sebesar Rp30,5 triliun sejak didirikan. Perusahaan ini memiliki lebih dari 4 juta peminjam dengan berbagai latar belakang, seperti pemilik usaha kecil, petani, pelajar, dan profesi lainnya.

Easycash memiliki misi memberdayakan lembaga keuangan dengan teknologi, serta membentuk gaya hidup kredit pengguna berdasarkan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Sementara itu, pemegang saham mayoritas Easycash adalah Mitou Hongkong Limited, perusahaan ini berdomisili di LAT / RM 1907 19 / F, Lee Garden One, 33 Hysan Avenue, Causeway Bay, Hong Kong. Mitou memiliki legalitas sebagai badan hukum di Hong Kong yang terdaftar pada 24 Juli 2015. Mitou memiliki 85% dari total saham Fintopia Indonesia yang terdiri dari 850.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp8.500.000.000.

Sebagian saham lain dipegang oleh Freddy Karyadi. Dia memiliki 15% dari total saham yang terdiri dari 150.000 saham dengan nilai nominal Rp1.500.000.000. Beliau juga merupakan salah satu dewan komisaris Fintopia Indonesia yang memberikan kontribusi besar bagi Fintopia Indonesia.

Freddy telah berpraktik hukum di Indonesia selama lebih dari dua dekade. Dia juga merupakan salah satu pionir yang berfokus pada Industri Digital dan mengepalai tim praktik Fintech. Dia memimpin tim ABNR dalam menangani banyak perusahaan dengan latar belakang Fintech dan teknologi.

Freddy adalah anggota dewan AFTECH (Asosiasi Fintech Indonesia) dan juga Dewan Editorial Journal of Derivatives and Financial Instruments of the International Bureau of Physical Documentation.

Dia secara konsisten dinilai sebagai pengacara top oleh beberapa publikasi Internasional termasuk Legal500, Jurnal Hukum Bisnis Asia (Vantage Asia), IFLR 1000, dan Asialaw selama setengah dekade terakhir.

Per Maret 2025 ini, Easycash telah menyalurkan pinjaman Rp65,14 triliun sejak tahun pertama beropreasi pada 2017. Dalam masa itu, perusahaan juga telah memberikan pinjaman kepada 7,35 juta nasabah.

Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma mengatakan, kebanyakan perusahaan menyalurkan pinjaman ke pelaku UMKM. "Kami percaya bahwa dengan memberikan solusi keuangan yang tepat, UMKM dapat tumbuh lebih pesat dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional," ujar Wildan di Jakarta.

Dalam menyalurkan pendanaan, Wildan menyebut, perusahaan memanfaatkan integrasi berbagai teknologi seperti Kecerdasan Buatan atau AI (Artificial Intelligence) dan Big Data untuk memperkuat aspek manajemen risiko perusahaan.

Teknologi yang dimiliki Easycash digunakan dalam proses electronic Know Your Customer (e-KYC) serta menentukan nilai kredit pengguna, sehingga pendanaan dapat disalurkan sesuai dengan profil risiko masing-masing penerima dana.

Di Indonesia, peran platform pinjaman daring dalam mendukung UMKM semakin signifikan. Per Agustus 2024, OJK mencatat outstanding pinjaman daring atau P2P lending ke UMKM badan usaha tumbuh 32,87 persn (YoY) menjadi Rp4,97 triliun, menegaskan peran pinjaman daring dalam mempercepat akses pendanaan bagi sektor usaha kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marselino Ferdinan Kemungkinan Didepak Oxford United, Kenapa?

Marselino Ferdinan Kemungkinan Didepak Oxford United, Kenapa?

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 11:21 WIB

Rupiah Cepat Dipanggil OJK, Berikut Daftar 508 Pinjol Ilegal Terbaru

Rupiah Cepat Dipanggil OJK, Berikut Daftar 508 Pinjol Ilegal Terbaru

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 11:17 WIB

Indodana: Jajaran Direksi, Plafon, dan Siapa Pengendali Pinjolnya?

Indodana: Jajaran Direksi, Plafon, dan Siapa Pengendali Pinjolnya?

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 07:50 WIB

BRI Ceria: Bocoran Limit Awal dan Cara Mendapatkannya

BRI Ceria: Bocoran Limit Awal dan Cara Mendapatkannya

Bri | Jum'at, 23 Mei 2025 | 07:31 WIB

OJK Panggil Rupiah Cepat Usai Viral Ditransfer Dana Pinjol Tanpa Mengajukan

OJK Panggil Rupiah Cepat Usai Viral Ditransfer Dana Pinjol Tanpa Mengajukan

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 13:05 WIB

Pinjol Kirim Uang Tanpa Izin, OJK Minta Klarifikasi dari Rupiah Cepat

Pinjol Kirim Uang Tanpa Izin, OJK Minta Klarifikasi dari Rupiah Cepat

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 13:34 WIB

Terkini

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 08:56 WIB

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 07:29 WIB

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB