Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Emiten CRSN Beberkan Strategi Bisnis untuk Capai Target 2025

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 29 Mei 2025 | 11:07 WIB
Emiten CRSN Beberkan Strategi Bisnis untuk Capai Target 2025
Ilustrasi bisnis.[freepik.com/rawpixel.com]

Suara.com - PT CARSURIN Tbk (CRSN), emiten layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) di Indonesia, mengumumkan arah strategis perusahaan untuk tahun 2025 yang berfokus pada ekspansi bisnis, penguatan teknologi, dan kontribusi terhadap prioritas pembangunan nasional.

Strategi ini disampaikan secara resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose yang digelar pada 28 Mei 2025 di Jakarta.

Sebagai perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1968 dan menjadi pionir di industri TIC nasional, CRSN terus menunjukkan komitmennya untuk beradaptasi dengan dinamika pasar dan mengambil peran strategis dalam mendorong transformasi ekonomi nasional.

Direktur Utama CRSN, Sheila Tiwan menegaskan bahwa pencapaian keuangan dan inisiatif strategis yang dijalankan selama tahun 2024 menjadi dasar yang kuat untuk ekspansi di tahun berikutnya.

"Terlepas dari kondisi pasar yang kurang stabil, dedikasi tim kami yang tak tergoyahkan memungkinkan CARSURIN untuk meraih pertumbuhan yang berkelanjutan dan mempertahankan posisi kami sebagai pelopor di industri TIC," ujar ujarnya dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (29/5/2025).

"Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan standar layanan dan menjunjung tinggi integritas demi menjaga serta meningkatkan nilai bagi para pihak baik pemangku kepentingan dan pemegang saham," sambung dia.

CRSN mengadopsi strategi berbasis intelijen pasar, eksplorasi peluang baru, dan pelaksanaan pemasaran yang efektif. Seluruh inisiatif strategis ini dirancang agar selaras dengan prioritas pembangunan nasional Indonesia, khususnya sektor-sektor penting seperti Ekonomi Hijau, Ekonomi Biru, dan Transisi Energi.

Beberapa pencapaian penting sepanjang tahun 2024 dan awal 2025 antara lain adalah perolehan akreditasi terkait mitigasi Gas Rumah Kaca serta pengujian keselamatan dan kinerja baterai kendaraan listrik dua aspek penting dalam pembangunan berkelanjutan yang menjadi fokus pemerintah.

Tak hanya itu, CRSN juga memperluas portofolio layanan ke sektor-sektor baru yang menjanjikan, seperti, Analisis jejak karbon (carbon footprint analysis), Penilaian siklus hidup produk (life cycle assessment), Sertifikasi biomassa, Pasar amonia, Layanan digital canggih, termasuk teknologi drone dan analitik berbasis kecerdasan buatan (AI)

Ekspansi ini menunjukkan upaya aktif CRSN dalam mendiversifikasi pendapatan sekaligus menjawab tantangan era digital dan kebutuhan industri hijau.

Salah satu langkah strategis penting lainnya adalah peluncuran CARSURIN Academy, sebuah inisiatif pelatihan yang bertujuan untuk mengkomersialisasikan keahlian internal perusahaan dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan transformasi budaya kerja.

Untuk menunjang strategi ekspansi yang agresif ini, CRSN menempatkan penguatan fondasi keuangan dan efisiensi operasional sebagai prioritas.

Direktur Timotius Tjahjana menyoroti pengelolaan keuangan perusahaan yang berhati-hati dan berorientasi jangka panjang.

"Investasi berkelanjutan kami dalam peningkatan kapabilitas operasional, termasuk belanja modal yang signifikan untuk peralatan dan fasilitas, telah memposisikan CRSN secara optimal untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan dan tetap menjaga arus kas yang sehat," kata Timotius.

Perseroan memproyeksikan arus kas bersih dari aktivitas operasi meningkat menjadi Rp 68,29 miliar pada tahun 2025, yang akan mendukung belanja modal sebesar Rp 12,47 miliar sesuai dengan rencana strategis pasca-IPO.

Selain itu, arus kas bebas yang diperkirakan positif mencapai Rp 55,82 miliar mencerminkan likuiditas yang kuat dan berkontribusi pada kas bersih sebesar Rp 18,44 miliar.

Dalam hal struktur permodalan, strategi konservatif juga diterapkan.

"CRSN tetap berkomitmen untuk memperkuat fondasi keuangan dan efisiensi operasionalnya, sebagaimana ditunjukkan oleh penurunan Debt-to-Equity Ratio yang diprakirakan menjadi 0,43x pada 2025, menegaskan strategi keuangan yang hati-hati dan ketergantungan pada modal internal," pungkas Timothy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jennifer Coppen Dapatkan Uang Rp94 Juta dari Instagram Tanpa Endorse, Ini Caranya

Jennifer Coppen Dapatkan Uang Rp94 Juta dari Instagram Tanpa Endorse, Ini Caranya

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 18:29 WIB

Akhir Tahun Rampung, Begini Progres Pembangunan Gedung Pemerintahan di IKN

Akhir Tahun Rampung, Begini Progres Pembangunan Gedung Pemerintahan di IKN

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 07:45 WIB

BRIN Sebut Masa Depan Bisnis Berkelanjutan Ada di Tangan Anak Muda

BRIN Sebut Masa Depan Bisnis Berkelanjutan Ada di Tangan Anak Muda

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 15:50 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB