Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Profil PrimeAcademyFX: Skema Trading, Katalog Aset, dan Korelasi Eightcap

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:03 WIB
Profil PrimeAcademyFX: Skema Trading, Katalog Aset, dan Korelasi Eightcap
PrimeAcademyFX [Ist]

Suara.com - PrimeAcademyFX, sebuah platform yang berfokus pada pendekatan terukur dalam pembelajaran trading, secara resmi diluncurkan di Indonesia. Platform ini menjalin kerja sama dengan Eightcap, sebuah platform trading yang beroperasi di Australia.

Dikutip dari PrimeAcademyfx.com, PrimeAcademyFX memperkenalkan model prop firm di pasar Indonesia. Dalam model ini, trader melakukan pendaftaran dengan menyetorkan sejumlah dana awal. Sebagai imbalannya, mereka menerima trading balance yang lebih besar untuk digunakan dalam trading. Setelah berhasil menyelesaikan tantangan berupa pencapaian keuntungan, trader berhak mendapatkan reward. Model platform semacam ini seringkali dianggap sebagai salah satu pendekatan pembelajaran trading yang berbeda.

Belva R. Driantama, Managing Director PrimeAcademyFX, menyatakan bahwa platform ini dirancang untuk mendorong trader agar lebih berhati-hati dalam proses pembelajaran trading. Ia juga menekankan bahwa PrimeAcademyFX berupaya meminimalkan risiko dalam trading, selain potensi keuntungan yang ditawarkan.

"Aspek penting bagi trader baru adalah kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan. Mereka juga sering menghadapi tekanan mental dan psikologis. Untuk mengurangi hal ini, salah satu upaya yang dilakukan adalah mengurangi risiko dari segi potensi keuntungan dan kerugian," kata Belva saat peluncuran PrimeAcademyFX di Jakarta, Rabu (28/5/2025).

PrimeAcademyFX juga memiliki fokus pada pengembangan sebagai platform edukasi. Calon trader dapat mempelajari dasar-dasar trading di PrimeAcademyFX. "Salah satu tujuan kami adalah untuk mencegah trader muda yang baru memulai trading langsung kehilangan modal," tambahnya.

Materi edukasi yang akan disediakan oleh PrimeAcademyFX meliputi berbagai teknik dalam dunia trading. Hal ini bertujuan agar trader dapat berpotensi meraih keuntungan dan meminimalkan kerugian.

"Selain memperkenalkan PrimeAcademyFX, kami juga mengedukasi bagaimana menjadi trader yang mengelola risiko dengan baik. Yang terpenting adalah bagaimana manajemen keuangan diterapkan. Demikian pula dengan teori-teori trading lainnya, seperti analisis teknikal dan sebagainya," lanjut Belva.

Skema Trading di PrimeAcademyFX

Belva menjelaskan bahwa PrimeAcademyFX menerapkan skema trading yang berbeda. Trader diberikan tantangan untuk mencapai keuntungan. Modal awal yang disetorkan bervariasi, mulai dari USD38 (sekitar Rp600 ribu) hingga USD560 (sekitar Rp9 juta).

Dengan modal awal USD38, trader akan mendapatkan trading balance di akun trading sebesar USD3.000. Untuk modal USD560, trading balance yang diberikan mencapai USD100.000. Trader kemudian mengelola dana tersebut untuk menyelesaikan tantangan berupa pencapaian profit.

"Setelah menyelesaikan tantangan, kami akan melakukan evaluasi. Tujuan utamanya adalah melihat konsistensi trader dalam mendapatkan profit. Setelah itu, trader akan mendapatkan reward hingga 90% dari total keuntungannya," kata Belva.

Belva juga membandingkan potensi keuntungan di PrimeAcademyFX dengan platform trading lain. Misalnya, jika dengan modal USD38, keuntungan 10% di PrimeAcademyFX berarti USD300 karena modal awal yang diberikan adalah USD3.000. Sementara di platform trading lain, dengan modal awal USD38, keuntungan 10% hanya akan menghasilkan USD3,8. Hal ini menunjukkan potensi keuntungan yang berbeda karena skala trading balance yang disediakan.

"Namun, manajemen risiko untuk meminimalkan potensi kerugian juga dapat dilakukan. Karena trading balance yang jauh lebih besar dari deposit awal, tentu ada lebih banyak kesempatan untuk mengelola risiko," jelas Belva.

Belva mengungkapkan bahwa skema seperti ini telah umum diterapkan di berbagai negara lain dan banyak trader di Indonesia yang sudah familiar dengan model ini.

"Kami hadir untuk melayani baik trader pemula maupun yang sudah berpengalaman. Karena platform model ini sudah banyak di luar negeri, dan peminatnya di Indonesia cukup banyak. Oleh karena itu, PrimeAcademyFX hadir di Indonesia agar lebih mudah dijangkau oleh komunitas trading," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pi Coin Tertekan, Mampukah Bangkit dari Tekanan Jual dan Unlocks Token?

Harga Pi Coin Tertekan, Mampukah Bangkit dari Tekanan Jual dan Unlocks Token?

Bisnis | Jum'at, 30 Mei 2025 | 10:55 WIB

15 Game Penghasil Uang Kripto, Langsung Cair Plus Keuntungan Melimpah

15 Game Penghasil Uang Kripto, Langsung Cair Plus Keuntungan Melimpah

Tekno | Minggu, 25 Mei 2025 | 12:02 WIB

Bos Indodax Pengin Aset Kripto Jadi Alat Bayar: Perputaran Ekonomi Bisa Lebih Cepat

Bos Indodax Pengin Aset Kripto Jadi Alat Bayar: Perputaran Ekonomi Bisa Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:31 WIB

Cara Jual Pi Coin di Platform Kripto dan Penarikan Dana Hasil Transaksi

Cara Jual Pi Coin di Platform Kripto dan Penarikan Dana Hasil Transaksi

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 14:14 WIB

Status Mainnet Pi Coin Terbaru, Bagaimana Statusnya di Indonesia?

Status Mainnet Pi Coin Terbaru, Bagaimana Statusnya di Indonesia?

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 14:02 WIB

William Sutanto Resmi Jadi CEO Indodax

William Sutanto Resmi Jadi CEO Indodax

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:34 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB