Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Modus Baru Pinjol Cair Tanpa Pengajuan, Dana Tiba-tiba Masuk Rekening

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 01 Juni 2025 | 07:16 WIB
Modus Baru Pinjol Cair Tanpa Pengajuan, Dana Tiba-tiba Masuk Rekening
Ilustrasi (freepik.com/creativeart)

Suara.com - Di tengah gencar-gencarnya upaya pemberantasan pinjaman online (pinjol) ilegal dan pinjol yang melanggar aturan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan aparat penegak hukum, para pelaku kejahatan siber ini terus berinovasi dalam mencari celah untuk menjerat korban. Salah satu modus terbaru yang kian mengkhawatirkan adalah tindakan mentransfer sejumlah dana secara tiba-tiba ke rekening korban tanpa adanya persetujuan atau pengajuan pinjaman sebelumnya, cara ini sempat viral setelah adanya nasabah pinjol RupiahCepat yang menerima uang tanpa pengajuan. Meskipun belakangan Rupiah Cepat mengklarifikasi, hal ini seharusnya tidak terjadi. Pinjol langsung cair ini tentu sangat mengganggu.

Modus ini, yang seringkali melibatkan transfer sejumlah uang, telah menimbulkan kebingungan dan kecemasan di kalangan masyarakat, sekaligus menyoroti kerapuhan sistem keamanan data pribadi di era digital.

Pertanyaan besar yang sering muncul dari para korban adalah: bagaimana pinjol ilegal bisa mendapatkan nomor rekening seseorang dan melakukan transfer dana tanpa sepengetahuan atau izin? Ini menjadi bukti nyata bahwa kejahatan di dunia siber semakin canggih dan mengancam. Isu keamanan data pribadi, yang terus menjadi perdebatan dan tantangan global, tampaknya belum sepenuhnya teratasi di Indonesia, memberikan celah bagi para pelaku ini untuk beraksi.

Ada beberapa kemungkinan cara pinjol ilegal mendapatkan data rekening korban:

Pembelian Data Ilegal

Data pribadi, termasuk nomor rekening dan informasi identitas lainnya, seringkali diperjualbelikan secara ilegal di pasar gelap siber. Data ini bisa berasal dari kebocoran data di berbagai platform digital, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
Jebakan Aplikasi Tidak Resmi: Masyarakat mungkin pernah mengunduh aplikasi tidak resmi yang meminta izin akses ke kontak, galeri, atau data lain yang tersimpan di ponsel. Aplikasi semacam ini bisa jadi merupakan alat pengumpul data yang digunakan oleh pinjol ilegal.

Rekayasa Sosial (Social Engineering)

Pelaku mungkin menggunakan teknik rekayasa sosial, seperti penipuan phishing atau smishing (melalui SMS), untuk mengelabui korban agar secara sukarela memberikan informasi pribadi.

Akses dari Jaringan Peminjam Sebelumnya

Dalam beberapa kasus, data peminjam atau kontak darurat dari pinjaman ilegal sebelumnya bisa disalahgunakan dan dijadikan target baru. Setelah data rekening didapatkan, modus penipuan ini bekerja dengan sangat licik. Platform rentenir online tersebut secara tiba-tiba akan mentransfer sejumlah dana ke rekening korban. Korban, yang mungkin terkejut dengan adanya transfer masuk yang tidak dikenal, seringkali tidak terlalu memperhatikan atau berasumsi itu adalah transfer salah alamat.

Namun, pada saat jatuh tempo, sang rentenir akan mulai menagih pinjaman pokok beserta bunga yang sangat tinggi kepada korban. Situasi ini tentu membuat korban terperanjat karena mereka merasa tidak pernah mengajukan pinjaman dan menerima dana tersebut secara sukarela.

Penagihan Brutal dan Transformasi Cepat Pelaku

Ketika korban menyadari bahwa mereka telah dijebak dan berusaha melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib atau OJK, seringkali platform pinjol ilegal tersebut sudah terdeteksi dan kena jaring penertiban oleh Satgas Waspada Investasi. Namun, ini bukan akhir dari cerita. Para pelaku pinjol ilegal ini menunjukkan adaptabilitas dan kegigihan yang luar biasa. Bukannya berhenti beroperasi selamanya, mereka kerap berganti nama aplikasi, situs web, atau identitas operasional lainnya, dan kemudian kembali muncul untuk meneror korban dengan cara penagihan yang tidak manusiawi.

Metode penagihan yang digunakan sangatlah agresif dan melanggar hukum. Mereka tidak segan-segan melakukan intimidasi, ancaman verbal, penyebaran data pribadi korban (misalnya dengan mengirimkan pesan ancaman ke semua kontak di ponsel korban yang berhasil dicuri), hingga fitnah yang dapat merusak reputasi korban di lingkungan sosial atau profesional. Kondisi ini menciptakan tekanan psikologis yang luar biasa bagi korban, yang merasa terpojok dan tidak memiliki jalan keluar.

Bahaya Tersembunyi dan Dampak yang Luas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Hal Penting yang Harus Dilakukan sebelum Ambil Pinjaman Online, Jangan Sampai Menyesal!

3 Hal Penting yang Harus Dilakukan sebelum Ambil Pinjaman Online, Jangan Sampai Menyesal!

Lifestyle | Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:36 WIB

337 Daftar Aplikasi Pinjol Ilegal, Bisa Ancam Keselamatan Nasabah

337 Daftar Aplikasi Pinjol Ilegal, Bisa Ancam Keselamatan Nasabah

Bisnis | Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:10 WIB

4 Daftar Pindar Tanpa BI Checking atau SLIK yang Sudah Terdaftar OJK, Pencairan Cepat dan Aman

4 Daftar Pindar Tanpa BI Checking atau SLIK yang Sudah Terdaftar OJK, Pencairan Cepat dan Aman

Bisnis | Sabtu, 31 Mei 2025 | 16:52 WIB

Solusi Gagal Bayar Pinjol: 5 Langkah Bijak Agar Tak Diteror Debt Collector

Solusi Gagal Bayar Pinjol: 5 Langkah Bijak Agar Tak Diteror Debt Collector

Bisnis | Sabtu, 31 Mei 2025 | 15:27 WIB

Daftar 7 Pinjol Resmi Tanpa KTP: Solusi Pinjaman Cepat dan Aman di 2025

Daftar 7 Pinjol Resmi Tanpa KTP: Solusi Pinjaman Cepat dan Aman di 2025

Bisnis | Sabtu, 31 Mei 2025 | 11:59 WIB

5 Pinjol Legal Tanpa BI Checking Terpercaya, Bisa Langsung Cair dan Aman

5 Pinjol Legal Tanpa BI Checking Terpercaya, Bisa Langsung Cair dan Aman

Bisnis | Jum'at, 30 Mei 2025 | 20:08 WIB

Terkini

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB