Arsari Tambang Gunakan EBT untuk Pasok Listrik ke Smelter

Iwan Supriyatna

Rabu, 04 Juni 2025 | 16:09 WIB
Arsari Tambang Gunakan EBT untuk Pasok Listrik ke Smelter
Ilustrasi listrik. [Pinterest]

Suara.com - PT Arsari Tambang menggunakan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk suplai listrik di Smelter yang dikelola. Hal ini sebagai bagian perseroan untuk memperkuat komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

CEO Arsari Group, Aryo PS Djojohadikusumo, mengatakan, perusahaan telah mencapai tonggak penting dalam transisi energi, khususnya dalam pemanfaatan energi terbarukan di lini produksinya.

"Jika kita bicara net zero, tentu kita harus bicara soal penggunaan bahan bakar fosil. Dengan bangga saya sampaikan bahwa smelter Arsari Tambang kini disuplai 100% oleh listrik dari pembangkit energi terbarukan di Pulau Sumatra, seperti panas bumi dari Sarula dan pembangkit hidro di Aceh serta Sumatera Utara," ujar Aryo dalam Indonesia Critical Minerals Conference & Expo di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Dia menuturkan, bahwa meskipun penggunaan energi terbarukan telah tercapai penuh di fasilitas smelter, tantangan masih tersisa—terutama pada konversi alat berat yang masih bergantung pada bahan bakar diesel.

Aryo merasa optimistis target net zero secara menyeluruh dapat dicapai dalam 5 hingga 10 tahun ke depan. Saat ini, ia memperkirakan progres perusahaan menuju target tersebut telah mencapai 60–70%.

"Kalau dibilang 100%, apakah kita puas? Tidak. Kita tidak boleh puas," kata dia.

Arsari Tambang juga mencetak pencapaian bersejarah dalam upaya rehabilitasi lingkungan. Proyek rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di Krakas, Bangka Tengah, mencatat tingkat keberhasilan tertinggi dalam sejarah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dengan tingkat kelangsungan hidup pohon mencapai 91%.

"Kami tidak hanya menanam pohon biasa. Kami memilih pohon-pohon produktif seperti jambu mete, cemara udang, dan kayu putih agar bisa memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar," imbuh Aryo.

Arsari Tambang juga menjadi pelopor dalam upaya pemulihan ekosistem laut. Perusahaan ini tercatat sebagai produsen timah pertama di Indonesia yang secara aktif menanam terumbu karang sebagai bagian dari reklamasi tambang laut, khususnya di kawasan Belinyu, Bangka Induk.

baca juga

Di sektor pasar dan industri, perusahaan juga menunjukkan perkembangan positif. Dengan kapasitas produksi timah solder hingga 2.000 ton per tahun, Arsari Tambang menargetkan omzet minimal Rp1 triliun.

Selain memenuhi permintaan ekspor ke China, pasar domestik juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, terutama dari perusahaan-perusahaan elektronik di Batam, seperti Schneider Electric dan Bolex.

"Yang membuat kami bangga, ternyata potensi pasar dalam negeri juga sangat besar. Bahkan, pabrik Apple tengah menyelesaikan fasilitas mereka di sebelah pabrik kami di Batam. Ini semakin memperkuat ekosistem industri nasional," beber Aryo.

Aryo juga menegaskan bahwa kendali mayoritas perusahaan tetap berada di tangan anak bangsa.

"Saya ingin menegaskan bahwa mitra-mitra kami dari Tiongkok dan negara lain hanya merupakan pemegang saham minoritas. Kepemilikan mayoritas tetap dipegang oleh putra-putri terbaik Indonesia," imbuh dia.

Langkah-langkah progresif Arsari Tambang menandai babak baru dalam industri pertambangan nasional yang tidak lagi semata mengejar keuntungan, tetapi juga menempatkan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial sebagai prioritas utama.

Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi solusi krusial dalam menghadapi krisis iklim dan kebutuhan energi global.

Sumber energi ini, seperti tenaga surya, angin, air, panas bumi, dan biomassa, menawarkan alternatif yang bersih dan berkelanjutan dibandingkan bahan bakar fosil.

Pemanfaatan EBT mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan kualitas udara, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Investasi dalam teknologi EBT terus berkembang, menghasilkan inovasi yang meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya.

Transisi menuju EBT membutuhkan dukungan kebijakan yang kuat, investasi yang signifikan, dan kesadaran masyarakat yang tinggi.

Dengan komitmen bersama, EBT dapat menjadi tulang punggung sistem energi masa depan, memastikan pasokan energi yang aman, terjangkau, dan ramah lingkungan untuk generasi mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angggota DPR Gandung Pardiman: Proyek Baterai EV Harus Libatkan UMKM, Bukan Cuma Korporasi

Angggota DPR Gandung Pardiman: Proyek Baterai EV Harus Libatkan UMKM, Bukan Cuma Korporasi

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 15:35 WIB

Sensasi Mengemudi Wuling Air EV Pro: Ringkas, Lincah, dan Cocok untuk Perempuan di Kota Metropolitan

Sensasi Mengemudi Wuling Air EV Pro: Ringkas, Lincah, dan Cocok untuk Perempuan di Kota Metropolitan

Otomotif | Rabu, 04 Juni 2025 | 15:18 WIB

Ini Waktu Terbaik Memakai Mesin Cuci di Rumah agar Listrik Lebih Hemat, Catat Biar Gak Boros!

Ini Waktu Terbaik Memakai Mesin Cuci di Rumah agar Listrik Lebih Hemat, Catat Biar Gak Boros!

Lifestyle | Rabu, 04 Juni 2025 | 14:45 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×