Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Pindar Easycash Raih Laba Bersih Rp 13,92 Miliar pada 2024

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 17 Juni 2025 | 18:23 WIB
Pindar Easycash Raih Laba Bersih Rp 13,92 Miliar pada 2024
Ilustrasi pinjaman online alias pinjol

Suara.com - Perusahaan pinjaman daring (pindar), PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) mencatatkan total pinjaman yang digelontorkan sebanyak Rp 77,02 triliun sepanjang 2024. Capaian itu alami kenaikan 29,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo, menjelaskan bahwa tahun 2024 menjadi momen penting bagi industri untuk memperkuat daya tahan, meningkatkan tata kelola, serta membangun fondasi jangka panjang.

"Easycash menyambut positif arah regulasi baru yang mendorong penguatan tata kelola dan industri yang lebih sehat. Meski ada berbagai penyesuaian, kami bersyukur bisa menjaga performa dengan tetap menyediakan layanan keuangan digital yang cepat, aman, dan andal bagi masyarakat," ujar Nucky dalam paparan publik yang dikutip, Selasa (17/6/2025).

Ilustrasi pinjaman online (Freepik)
Ilustrasi pinjaman online (Freepik)

Dalam laporan keuangan yang dipaparkan pada RUPST, Easycash membukukan laba bersih sebesar Rp 13,97 miliar, naik 22 persen dari laba tahun sebelumnya yang tercatat Rp11,39 miliar.

Pertumbuhan laba ini ditopang oleh strategi promosi yang lebih efektif, penguatan visibilitas merek melalui kampanye digital yang terukur, serta pengendalian biaya pemasaran yang signifikan, yaitu sebesar Rp 94,11 miliar.

Di sisi lain, perusahaan tetap mengalokasikan investasi untuk memperkuat infrastruktur dan meningkatkan mutu layanan, terlihat dari kenaikan biaya operasional. Investasi ini menjadi bagian dari komitmen Easycash untuk menjamin pertumbuhan berkelanjutan dan kepuasan pengguna.

Easycash juga terus mengadaptasi teknologi, khususnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan machine learning yang memperkuat presisi manajemen risiko dan memperbaiki pengalaman pengguna.

Selain itu, Easycash terus menjunjung tinggi tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta kerja sama dengan mitra strategis dan para pemangku kepentingan sebagai pilar penting dalam menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan.

"Kami menjadikan kepatuhan sebagai prioritas utama di setiap lini operasional, termasuk dalam pelaksanaan ketentuan POJK Nomor 40 Tahun 2024. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam membangun tata kelola yang baik sekaligus menumbuhkan bisnis secara berkelanjutan," kata Nucky.

Sebagai upaya memperkuat tata kelola perusahaan, RUPST Easycash menyetujui pengangkatan Nadjib Riphat Kesoema sebagai Komisaris Independen dan Harza Sandityo sebagai Direktur, yang akan menjabat efektif setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan dari OJK. Kehadiran keduanya diharapkan memperkuat sinergi antara pengalaman diplomatik dan pemerintahan dengan keahlian teknologi serta manajerial.

Nadjib Riphat Kesoema merupakan diplomat senior dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di berbagai posisi penting, baik di dalam maupun luar negeri. Ia pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu (2012–2017), serta untuk Uni Eropa, Belgia, dan Luksemburg (2006–2010).

Nadjib juga pernah menjabat sebagai Deputi Menko Polhukam bidang Politik dan Hubungan Luar Negeri. Pengalamannya diyakini akan memperkuat fungsi pengawasan dan kebijakan strategis di Easycash.

Sementara itu, Harza Sandityo adalah profesional dengan latar belakang hukum dan pengalaman lebih dari 17 tahun di industri keuangan dan perbankan, termasuk sebagai pendiri dan direktur utama di salah satu perusahaan teknologi keuangan terkemuka di Indonesia.

Ia dipandang mampu memberikan perspektif menyeluruh untuk memastikan Easycash tetap adaptif menghadapi dinamika industri dan menjaga tata kelola yang integritas serta berorientasi pada keberlanjutan.

Nucky juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungan terhadap pertumbuhan Easycash.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kantongi Laba Rp 49,5 T, Pertamina Dituntut Genjot Inovasi Demi Transisi Energi

Kantongi Laba Rp 49,5 T, Pertamina Dituntut Genjot Inovasi Demi Transisi Energi

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 18:00 WIB

Riset CORE Indonesia: Pinjol Bisa Kurangi Stres Jika Untuk Usaha

Riset CORE Indonesia: Pinjol Bisa Kurangi Stres Jika Untuk Usaha

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 14:56 WIB

Pinjol Ilegal vs Legal: OJK Ungkap Fakta di Balik Bunga Tinggi dan Dugaan Kartel

Pinjol Ilegal vs Legal: OJK Ungkap Fakta di Balik Bunga Tinggi dan Dugaan Kartel

Bisnis | Senin, 09 Juni 2025 | 08:48 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB