Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Turun, Bahlil Tetapkan Harga Minyak Mentah Indonesia USD 62,75/Barel

Achmad Fauzi

Rabu, 18 Juni 2025 | 15:10 WIB
Turun, Bahlil Tetapkan Harga Minyak Mentah Indonesia USD 62,75/Barel
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan Harga Rata-Rata Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) bulan Mei 2025 pada level USD 62,75 per barel.

Penetapan ini tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 208.K/MG.03/MEM.M/2025 tentang Harga Minyak Mentah Bulan Mei 2025 yang ditandatangani pada 10 Juni 2025. Angka tersebut turun sebanyak USD 2,54 per barel dari ICP April yang ditetapkan USD 65,29 per barel.

Penurunan ICP Mei selaras dengan penurunan harga minyak mentah utama di pasar internasional, yang disebabkan oleh kesepakatan Organization of the Petroleum Exporting Countries + (OPEC +) untuk meningkatkan suplai sebesar 410 ribu barel per hari.

Selain itu, terdapat informasi potensi OPEC+ juga akan kembali meningkatkan produksi di bulan Juli 2025 hingga 411 ribu barel per hari.

"Faktor lain yang menyebabkan penurunan harga minyak mentah bulan Mei 2025 adalah stok minyak mentah komersial Amerika Serikat (AS) di akhir Mei 2025 yang mengalami peningkatan sebesar 2,8 juta barel bila dibandingkan akhir April 2025," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Tri Winarno di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Sementara, untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor di atas, juga dipengaruhi oleh proyeksi penurunan permintaan minyak di kawasan Asia Pasifik yang berlanjut ke loading atau periode pengiriman di bulan Juli karena kilang memasuki periode turn around atau berhenti operasi sementara waktu.

Adapun rincian perkembangan harga minyak mentah utama pada Mei 2025 dibandingkan April 2025 adalah sebagai berikut:

  1. Dated Brent turun sebesar USD 3,56/barel dari USD 67,79/barel menjadi USD 64,22/barel
  2. WTI (Nymex) turun sebesar USD 2,03/barel dari USD 62,96/barel menjadi USD 60,94/barel
  3. Brent (ICE) turun sebesar USD 2,45/barel dari USD 66,46/barel menjadi USD 64,01/barel
  4. OPEC Basket turun sebesar USD 5,34/barel dari USD 68,98/barel menjadi USD 63,64/barel
  5. Rata-rata ICP minyak mentah Indonesia turun sebesar USD 2,54/barel dari USD 65,29/barel menjadi USD 62,75/barel

Harga Minyak Dunia

Harga minyak mentah global mengalami kenaikan signifikan lebih dari 4 persen pada hari Selasa di tengah berlanjutnya konflik antara Iran dan Israel. Walaupun, infrastruktur minyak dan gas utama sejauh ini belum mengalami dampak substansial.

baca juga

Kenaikan ini menunjukkan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik yang semakin meningkat.

Seperti dilansir Reuters, Rabu 18 Juni 2025, harga minyak mentah Brent ditutup pada level USD 76,45 per barel, melonjak USD 3,22 atau setara 4,4 persen. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir di USD 74,84 per barel, naik USD 3,07 atau 4,28 persen.

Meskipun belum ada gangguan besar terhadap aliran minyak global, eskalasi konflik telah memicu beberapa insiden penting. Iran dilaporkan menghentikan sebagian produksi gas di ladang South Pars, yang mereka miliki bersama Qatar, setelah serangan Israel pada hari Sabtu memicu kebakaran di sana. Selain itu, Israel juga menyerang depot minyak Shahran di Iran.

Phil Flynn, seorang analis senior di Price Futures Group, mengatakan pertukaran serangan udara yang terus-menerus antara Israel dan Iran telah mengembalikan risiko geopolitik ke pasar minyak, yang sebelumnya sudah menyadari keseimbangan pasokan dan permintaan yang ketat.

"Ini bukan sesuatu yang hanya terjadi satu kali; mungkin lebih mirip dengan Rusia dan Ukraina," kata Flynn.

Kekhawatiran pasar juga diperparah oleh insiden tabrakan dua kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz. Gangguan elektronik yang meningkat selama konflik ini menyoroti potensi terputusnya jalur air vital untuk pengiriman minyak.

Namun, analis Saxo Bank, Ole Hansen, menilai pasar sebagian besar khawatir tentang gangguan melalui (Selat) Hormuz, tetapi risikonya sangat rendah.

Hansen menambahkan bahwa tidak ada keinginan untuk menutup jalur perairan tersebut, mengingat Iran akan kehilangan pendapatan dan AS menginginkan harga minyak yang lebih rendah serta inflasi yang lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran-Israel Saling Serang, Harga Minyak Dunia Lompat Tinggi Lagi

Iran-Israel Saling Serang, Harga Minyak Dunia Lompat Tinggi Lagi

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 08:27 WIB

Perang Iran-Israel Bikin Sri Mulyani Was-was, Kenapa?

Perang Iran-Israel Bikin Sri Mulyani Was-was, Kenapa?

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 18:17 WIB

Harga Minyak Dunia Mendidih, Gimana Nasib Harga BBM di Dalam Negeri?

Harga Minyak Dunia Mendidih, Gimana Nasib Harga BBM di Dalam Negeri?

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 18:14 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB