Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Daftar Pemilik Saham Wilmar, Induk Usaha yang Diduga Terlibat Korupsi

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 18 Juni 2025 | 15:41 WIB
Daftar Pemilik Saham Wilmar, Induk Usaha yang Diduga Terlibat Korupsi
Wilmar Internasional

Suara.com - Wilmar International Limited, sebuah nama yang mungkin sering Anda dengar dalam industri agribisnis global, adalah salah satu pemain terbesar di dunia dalam pengolahan dan perdagangan minyak sawit, gula, dan berbagai komoditas pertanian lainnya. Dengan kehadirannya yang masif di seluruh dunia, wajar jika banyak yang bertanya-tanya, "Siapa sebenarnya yang memiliki Wilmar?" Memahami struktur kepemilikan saham sebuah perusahaan sebesar Wilmar bisa menjadi gambaran menarik tentang bagaimana kendali dan keuntungan didistribusikan.

Kejaksaan Agung (Kejagung) Belum lama ini, Wilmar Group disorot karena perusahaan ini diduga terlibat korupsi. Hal ini terungkap usai menyita dana sebesar Rp11,8 triliun dari lima perusahaan di bawah naungan Wilmar Group, yang dikembalikan sebagai bentuk jaminan atas perkara hukum tersebut. Lima usaha tersebut adalah PT Multimas Nabati Asahan, PT Multimas Nabati Sulawesi, PT Sinar Alam Permai, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, dan PT Wilmar Nabati Indonesia.

Wilmar: Sekilas Pandang Raksasa Agribisnis

Sebelum kita menyelami daftar pemilik saham, mari kita kenali Wilmar lebih dekat. Didirikan pada tahun 1991 oleh Martua Sitorus dan Kuok Khoon Hong, Wilmar telah berkembang pesat dari operasi minyak sawit sederhana menjadi konglomerat agribisnis terintegrasi vertikal. Mereka mengelola seluruh rantai pasokan, mulai dari perkebunan kelapa sawit, penggilingan, pemurnian minyak, hingga produksi makanan olahan, pakan ternak, dan oleokimia. Produk-produk Wilmar seringkali ditemukan di dapur kita dalam bentuk minyak goreng, margarin, hingga sabun dan deterjen.

Perusahaan ini terdaftar di Singapore Exchange (SGX), salah satu bursa saham terkemuka di Asia. Artinya, saham Wilmar dapat dibeli dan dijual oleh investor di pasar terbuka, baik individu maupun institusi. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua saham diperdagangkan secara bebas; ada porsi signifikan yang dipegang oleh pemegang saham pengendali dan institusi besar.

Daftar Pemilik Saham Wilmar dan Keterkaitannya dengan Jaringan Global

Struktur kepemilikan saham Wilmar International Limited mencerminkan jangkauan global dan kemitraan strategis perusahaan. Pemegang saham utama Wilmar adalah entitas-entitas besar yang memberikan fondasi kuat bagi operasional dan ekspansi perusahaan. Berikut adalah rincian lebih lanjut mengenai para pemegang saham Wilmar dan implikasi kepemilikan mereka:

Kuok Group:

Sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 27,08%, Kuok Group memiliki pengaruh yang signifikan dalam arah strategis Wilmar. Kuok Group sendiri adalah konglomerat multinasional yang didirikan oleh Robert Kuok, paman dari Kuok Khoon Hong. Kekuatan dan jaringan Kuok Group di berbagai sektor, termasuk properti, logistik, dan media, memberikan Wilmar akses ke berbagai sumber daya dan peluang bisnis. Kepemilikan mayoritas ini juga menunjukkan kepercayaan kuat dari salah satu keluarga bisnis terkemuka di Asia terhadap prospek Wilmar di sektor agribisnis. Keterlibatan Kuok Group juga seringkali diasosiasikan dengan koneksi bisnis yang luas di kawasan Asia Pasifik, yang berpotensi memfasilitasi ekspansi pasar dan diversifikasi produk Wilmar.

Archer-Daniels-Midland Company (ADM):

Dengan kepemilikan 22,49% saham melalui Archer Daniels Midland Asia-Pacific Limited, ADM merupakan pemegang saham institusional terbesar kedua di Wilmar. ADM adalah salah satu perusahaan pengolahan hasil pertanian dan pangan terbesar di dunia yang berbasis di Amerika Serikat. Kemitraan strategis ini memberikan Wilmar akses ke keahlian teknis ADM dalam bidang pengolahan biji-bijian, inovasi produk, dan jaringan distribusi global yang luas. Kolaborasi dengan ADM tidak hanya memperkuat posisi Wilmar dalam rantai pasok global tetapi juga memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan teknologi yang krusial untuk pengembangan berkelanjutan. Sinergi antara Wilmar dan ADM berpotensi meningkatkan efisiensi operasional dan kapabilitas penelitian dan pengembangan (R&D) Wilmar, terutama dalam pengembangan produk-produk bernilai tambah dari minyak sawit.

Kerry Group Limited:

Perusahaan ini memegang 6,91% saham Wilmar. Kerry Group adalah perusahaan pangan global yang berbasis di Irlandia, dikenal karena kepemimpinannya dalam bahan-bahan pangan, rasa, dan nutrisi. Kepemilikan saham oleh Kerry Group menunjukkan pengakuan terhadap Wilmar sebagai pemasok bahan baku penting bagi industri makanan global. Keterlibatan Kerry Group juga dapat membuka peluang bagi Wilmar untuk lebih jauh mengintegrasikan produk-produknya ke dalam rantai nilai makanan global, serta memanfaatkan keahlian Kerry dalam riset pasar konsumen dan pengembangan produk inovatif yang berbasis kelapa sawit.

HPR Investments Limited:

Dengan kepemilikan 3,66% saham, HPR Investments Limited juga merupakan salah satu pemegang saham penting. Meskipun informasi publik tentang HPR Investments Limited mungkin tidak sebanyak perusahaan-perusahaan lain, kepemilikan ini tetap menunjukkan minat investor institusional terhadap Wilmar. Kontribusi dari entitas-entitas investasi semacam ini seringkali terkait dengan stabilitas finansial dan potensi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Gelap Marcella Santoso, Tersangka Korupsi Belasan Triliun yang Akui Sebar Hoaks RUU TNI

Jejak Gelap Marcella Santoso, Tersangka Korupsi Belasan Triliun yang Akui Sebar Hoaks RUU TNI

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:01 WIB

IHSG Melorot Pada Pembukaan Rabu Pagi, Cek Saham-saham Pilihan

IHSG Melorot Pada Pembukaan Rabu Pagi, Cek Saham-saham Pilihan

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 09:19 WIB

IHSG Cenderung Bisa Kembali Menguat Pada Perdagangan Hari Ini

IHSG Cenderung Bisa Kembali Menguat Pada Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 08:14 WIB

Penampakan Gunungan Uang Rp 2 Triliun Hasil dari Korupsi CPO

Penampakan Gunungan Uang Rp 2 Triliun Hasil dari Korupsi CPO

Foto | Rabu, 18 Juni 2025 | 14:31 WIB

6 Fakta Kasus Korupsi Wilmar Group, Penampakan Uang Sitaan 11 T jadi Viral

6 Fakta Kasus Korupsi Wilmar Group, Penampakan Uang Sitaan 11 T jadi Viral

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 21:27 WIB

Wawan Teamlo Sindir Pedas Pejabat Korup Lewat Lagu Negeri Konoha, Liriknya Menohok!

Wawan Teamlo Sindir Pedas Pejabat Korup Lewat Lagu Negeri Konoha, Liriknya Menohok!

Entertainment | Selasa, 17 Juni 2025 | 20:48 WIB

Terkini

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB