Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ekonomi Kuartal I Melambat, Tapi Permintaan Proteksi Finansial Tumbuh Lewat Inovasi Asuransi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 19 Juni 2025 | 10:35 WIB
Ekonomi Kuartal I Melambat, Tapi Permintaan Proteksi Finansial Tumbuh Lewat Inovasi Asuransi
ilustrasi asuransi. (Freepik)

Suara.com - Ketidakpastian ekonomi global masih membayangi Indonesia, mulai dari gejolak pasar keuangan, tensi geopolitik, hingga perlambatan ekonomi sejumlah negara mitra dagang yang turut menekan perekonomian nasional.

Data Kementerian Keuangan menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 hanya mencapai 4,87% (yoy), sementara surplus APBN hingga April tercatat Rp4,3 triliun atau 0,02% dari PDB.

Pemerintah tetap berhasil menjaga stabilitas fiskal, namun konsumsi rumah tangga dan investasi domestik mengalami perlambatan, sehingga semakin banyak keluarga yang perlu memperkuat pondasi keuangannya untuk menghadapi berbagai risiko dan ketidakpastian di masa depan.

Meskipun demikian, masyarakat Indonesia tetap menunjukkan kesadaran yang tinggi akan pentingnya perlindungan finansial.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, industri asuransi jiwa tetap tumbuh positif di tengah tantangan ekonomi.

Premi industri pada triwulan I 2025 mencapai Rp47,45 triliun, naik 3,2% dibanding tahun lalu, dengan jumlah tertanggung individu bertambah 11,6% menjadi 21,97 juta orang.

Kanal bancassurance pun masih menjadi kontributor utama, menyumbang 39,2% dari total premi regular. Hal ini merupakan indikasi semakin banyak keluarga yang mempercayakan proteksi keuangan mereka di jalur bancassurance.

Sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan solusi proteksi di era yang penuh dinamika ini, Great Eastern Life Indonesia bersama Bank CTBC Indonesia meluncurkan GREAT Income Assurance.

Produk asuransi jiwa dwiguna ini menggabungkan perlindungan optimal sekaligus memberikan jaminan pendapatan tahunan, sehingga membantu keluarga menjaga kestabilan keuangan dan menata masa depan dengan lebih percaya diri.

Peluncuran GREAT Income Assurance mempertegas sinergi strategis antara Great Eastern Life Indonesia dan Bank CTBC Indonesia dalam memperluas akses masyarakat terhadap solusi perlindungan keuangan yang mudah dijangkau dan menghadirkan produk berkualitas ke berbagai segmen masyarakat.

Sisca Then, Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia, menyampaikan, “Di tengah situasi yang serba tidak pasti, banyak keluarga membutuhkan kepastian dan rasa tenang soal keuangan mereka. GREAT Income Assurance hadir untuk membantu keluarga-keluarga di Indonesia memiliki perlindungan jiwa sekaligus pendapatan tahunan yang terjamin, sehingga mereka bisa lebih fokus pada hal-hal penting dalam hidup. Melalui kolaborasi dengan Bank CTBC Indonesia, kami ingin lebih banyak keluarga Indonesia semakin mudah mendapatkan akses perlindungan keuangan yang relevan dengan kebutuhan mereka.”

Chief of Retail Banking dari PT Bank CTBC Indonesia, Bambang Simmon Simarno, menambahkan, “Dalam kondisi pasar dengan volatilitas tinggi saat ini, kami berharap dengan diluncurkannya Great Income Assurance di Bank CTBC Indonesia, Nasabah memiliki alternatif produk proteksi disertai pendapatan tahunan yang nilainya pasti dan dijamin.  Kami berharap dengan penambahan produk ini, Bank CTBC Indonesia bisa membantu Nasabah melengkapi berbagai kebutuhan finansial.”

Peluncuran GREAT Income Assurance selaras dengan arah kebijakan nasional dan mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi pemerintah bersama OJK dan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).

GENCARKAN menargetkan tingkat inklusi keuangan nasional mencapai 98% pada tahun 2045, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Kehadiran produk ini adalah kontribusi nyata untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap perlindungan keuangan formal dan mewujudkan keluarga Indonesia yang semakin tangguh.

Dengan demikian, GREAT Income Assurance bukan hanya inovasi produk, melainkan bagian dari gerakan nasional untuk membangun masa depan yang lebih hebat dan sejahtera. Karena setiap keluarga berhak untuk Jadi Hebat, Reach for Great.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Perempuan Mengelola Keuangan di Tengah Kondisi Ekonomi Global

Pentingnya Perempuan Mengelola Keuangan di Tengah Kondisi Ekonomi Global

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 21:00 WIB

Pengamat: Skema Co-Payment Asuransi Kesehatan Tak Akan Rugikan Masyarakat

Pengamat: Skema Co-Payment Asuransi Kesehatan Tak Akan Rugikan Masyarakat

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 14:40 WIB

Pengguna Asuransi Kesehatan Bayar 10 Persen saat Berobat Berlaku 1 Januari 2026, Begini Ketentuannya

Pengguna Asuransi Kesehatan Bayar 10 Persen saat Berobat Berlaku 1 Januari 2026, Begini Ketentuannya

Bisnis | Senin, 09 Juni 2025 | 13:39 WIB

Terkini

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:34 WIB

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:22 WIB

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:04 WIB

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:57 WIB

Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat

Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:43 WIB

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:35 WIB

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:50 WIB

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:40 WIB