Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perusahaan RI Jadi Sasaran Empuk Serangan Siber Global

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Juni 2025 | 07:41 WIB
Perusahaan RI Jadi Sasaran Empuk Serangan Siber Global
Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]

Suara.com - Lanskap digital Indonesia baru saja mendapat suntikan kekuatan signifikan dengan resmi beroperasinya Scrubbing Center StormWall di Jakarta pada Februari 2025. 

Inisiatif strategis ini, hasil kolaborasi antara penyedia solusi keamanan siber global StormWall dan IDCloudHost, bukan hanya menandai perluasan jaringan filtering global StormWall ke sembilan titik, melainkan juga mengukuhkan posisi Indonesia sebagai hub penting dalam ekosistem keamanan siber Asia Tenggara. 

Langkah ini menjadi krusial mengingat data terbaru menunjukkan perusahaan-perusahaan di Tanah Air menjadi incaran utama serangan siber global.

Tim analis StormWall mengungkapkan fakta mengejutkan sepanjang tahun 2024, Asia mengalami lonjakan serangan DDoS sebesar 92%, dengan Indonesia menjadi target utama. Tak main-main, satu dari sepuluh serangan siber di kawasan Asia Pasifik (APAC) secara spesifik menyasar perusahaan-perusahaan di Tanah Air. 

Angka ini bukan sekadar statistik belaka, melainkan cerminan dari risiko ekonomi yang besar. Serangan DDoS, yang mampu melumpuhkan operasional bisnis, berpotensi menyebabkan kerugian finansial masif, hilangnya data vital, hingga rusaknya reputasi yang telah dibangun bertahun-tahun.

"Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, di mana infrastruktur yang stabil adalah kunci utama pertumbuhan," tegas Ramil Khantimirov, CEO dan Co-founder StormWall, Jumat (20/6/2025).

Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa investasi dalam keamanan siber bukan lagi sekadar biaya operasional, melainkan investasi strategis untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dengan melindungi bisnis dari serangan siber, StormWall ID secara tidak langsung mendukung inovasi, produktivitas, dan daya saing ekonomi nasional.

Berlokasi strategis di Cyber Buildings Jakarta, sebagai pusat interkoneksi jaringan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, scrubbing center ini menempatkan dirinya di jantung arus data. Hal ini memastikan efisiensi dan kecepatan mitigasi serangan siber. Kehadiran infrastruktur vital ini adalah langkah maju dalam menjaga kontinuitas bisnis dan kepercayaan investor di sektor digital Indonesia.

"Kombinasi solusi anti-DDoS canggih dari StormWall dengan layanan cloud andal dari IDCloudHost akan menjamin kontinuitas layanan dan keamanan jangka panjang bagi pelanggan," jelas Alfian Pamungkas Sakawiguna, CEO IDCloudHost. Kemitraan ini, yang sebelumnya sudah meluncurkan scrubbing center di Singapura pada 2023, menunjukkan sinergi kuat dalam menciptakan ketahanan siber regional.

baca juga

Perlindungan DDoS yang lebih baik secara drastis mengurangi risiko kelumpuhan operasional, memastikan bisnis dapat terus beroperasi dan melayani pelanggan tanpa henti.

Keamanan siber yang kuat menjaga reputasi dan kepercayaan pelanggan, yang pada gilirannya berdampak positif pada loyalitas pelanggan dan pertumbuhan pendapatan.

Kehadiran infrastruktur keamanan siber kelas dunia ini juga dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap iklim bisnis digital Indonesia, mendorong lebih banyak investasi asing dan domestik di sektor teknologi.

Ekspansi ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di bidang teknologi dan keamanan siber, serta mendorong pertumbuhan ekosistem pendukung yang terkait.

Lebih dari sekadar peluncuran teknologi, hadirnya scrubbing center di Jakarta adalah langkah strategis yang memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan layanan cloud dan keamanan siber di Asia Tenggara. Ini adalah komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem digital yang tidak hanya tangguh dan adaptif terhadap ancaman global, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang berkelanjutan.

Berdasarkan data perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan 19.171.977 upaya serangan siber berbasis web sepanjang 2024. Angka tersebut turun 34,85 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya lalu dengan 29.426.930 deteksi serangan.

Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky mengatakan jumlah ancaman siber berfluktuasi, dan tidak menurun secara seragam.

Salah satu yang menarik perhatian adalah serangan yang terjadi beberapa bulan lalu yang menargetkan platform perdagangan kripto di Indonesia yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp300 miliar. Insiden ini selain menyebabkan kerugian finansial, tetapi juga membuat kerugian reputasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Raih "Sangat Sehat AAA", Bukti PGN Konsisten Jaga Operasional Stabil dan Cost Optimization

Kembali Raih "Sangat Sehat AAA", Bukti PGN Konsisten Jaga Operasional Stabil dan Cost Optimization

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 14:54 WIB

Selfie Makin Ciamik! HUAWEI nova 13 Pro Rilis Lagi di Indonesia, Harga Hanya Rp7,9 Juta

Selfie Makin Ciamik! HUAWEI nova 13 Pro Rilis Lagi di Indonesia, Harga Hanya Rp7,9 Juta

Tekno | Kamis, 19 Juni 2025 | 10:21 WIB

Dorong Ekonomi Digital, ITB dan BRIN Luncurkan AISX

Dorong Ekonomi Digital, ITB dan BRIN Luncurkan AISX

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 09:58 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×