Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

UMKM Toko Kelontong SRC Sumbang Rp 263 Triliun ke PDB Nasional

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 10:36 WIB
UMKM Toko Kelontong SRC Sumbang Rp 263 Triliun ke PDB Nasional
Sampoerna Retail Community (SRC), program pemberdayaan UMKM toko kelontong dari PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna).

Suara.com - Sampoerna Retail Community (SRC), program pemberdayaan UMKM toko kelontong dari PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), meraih penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) atas kontribusinya dalam memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Penghargaan bertajuk “Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui UMKM dan Digitalisasi Ritel” ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran SRC dalam mendukung pemilik toko mengembangkan usaha yang berdampak langsung pada ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar.

Program SRC berfokus pada pemberdayaan toko kelontong melalui pelatihan, pendampingan, serta peningkatan digitalisasi ritel. Program ini telah membantu lebih dari 250.000 toko kelontong yang tersebar di seluruh Indonesia untuk tumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dalam Talkshow bertajuk “Kesehatan Mental dalam Mendukung Ketangguhan Keluarga” yang digelar di Jakarta pada Selasa (17/6/2025), Asisten Deputi Ketahanan Keluarga dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK, Mustikorini Indrijatiningrum, menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan nasional.

"Keluarga merupakan pilar utama pada pembangunan nasional sehingga pada RPJPN 2025–2045 telah dirancang berbagai program untuk mendukung ketahanan keluarga. Masing-masing narasumber hari ini memiliki aksi sendiri dalam meningkatkan ketahanan keluarga," ujarnya, Selasa (24/6/2025).

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Mustikorini menyebut bahwa pasca pandemi, angka perceraian sempat meningkat. Dari empat pernikahan, satu di antaranya berujung perceraian, yang menunjukkan lemahnya ketahanan keluarga.

"Pada saat kami monitoring di daerah, apabila dikorek, diperdalam lagi, itu terkait dengan masalah ekonomi keluarga. Untuk meningkatkan ekonomi keluarga, kami tidak bisa sendirian," tambahnya.

Asisten Deputi Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Kemenko PMK, Linda Restaningrum, menyoroti pentingnya peran komunitas dalam mendukung kesehatan mental keluarga.

"Kami sangat berharap komunitas-komunitas dapat melakukan edukasi (terkait kesehatan mental) untuk bisa mendeteksi dini dari keluarga sehingga penanganannya akan lebih cepat,” jelasnya.

Salah satu bukti nyata keberhasilan SRC ditunjukkan oleh Maryati, pemilik Toko SRC Maryati dari Kabupaten Tangerang, yang menjadi pembicara dalam talkshow tersebut.

Ia memulai usaha sejak tahun 1992 demi membantu perekonomian keluarga sekaligus tetap hadir untuk anggota keluarganya dengan membuka toko.

"Tahun 1992 saya mulai buka toko eceran, saya menyewa kios berukuran 3 x 6 meter. Seiring waktu, saya lalu bergabung dengan SRC pada 2010. Kami ada komunitasnya dan di situ diberikan pendampingan dari SRC," tuturnya.

Maryati mengungkapkan bahwa pelatihan dari SRC mencakup pengelolaan toko, peningkatan omzet, hingga penataan toko agar lebih rapi dan menarik.

Berkat pendampingan tersebut, omzet tokonya meningkat secara konsisten, memungkinkan ketiga anaknya menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi. Kini, toko SRC miliknya mempekerjakan empat karyawan.

"Sampai saat ini, SRC tetap mendampingi saya. Kami yang (pemilik) toko kelontong ini juga dilatih untuk tidak ketinggalan zaman lewat digitalisasi. Yang saya (sangat) rasakan itu dari aplikasi AYO Toko dan Pojok Bayar," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Ekspansi Global, Pelindo dan Cah Angon Latih UMKM Tembus Pasar Ekspor

Dorong Ekspansi Global, Pelindo dan Cah Angon Latih UMKM Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 07:39 WIB

KPPOD: Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Bisa Tekan Pendapatan UMKM dan Pajak Daerah

KPPOD: Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Bisa Tekan Pendapatan UMKM dan Pajak Daerah

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 11:53 WIB

Teknologi Jadi Jalan UMKM Menuju Pasar Global, Squadra Siapkan Ekosistem Lengkap

Teknologi Jadi Jalan UMKM Menuju Pasar Global, Squadra Siapkan Ekosistem Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 11:11 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB