Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

MOLI Anggarkan Belanja Modal Rp80 Miliar Tahun Ini

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 16:41 WIB
MOLI Anggarkan Belanja Modal Rp80 Miliar Tahun Ini
Ilustrasi. Direktur MOLI, Jose Gonjoran. Tan menuturkan, Perseroan telah menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp80 miliar pada tahun 2025. [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - PT Madusari Murni Indah Tbk. (MOLI) memproyeksikan penjualan atau pendapatan sebesar Rp1,44 triliun pada tahun 2025. Angka ini tumbuh sekitar 5% jika dibandingkan  dengan realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,37 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan volume penjualan ekspor dan nilai tukar USD yang kuat.

Untuk mendukung target pertumbuhan kinerja tersebut, Direktur MOLI, Jose Gonjoran Tan menuturkan, Perseroan telah menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp80 miliar pada tahun 2025.

"Dana ini akan digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk melalui upgrade fasilitas manufaktur," kata Jose Gonjoran dalam acara Public Expose MOLI secara virtual, Selasa (24/6/2025).

Ia mengaku bahwa Perseroan tahun ini masih menghadapi tantangan. Diantaranya, MOLI menghadapi tantangan seperti oversupply etanol di pasar domestik, tarif nol pada etanol impor dari Pakistan, dan kurangnya kontrol regulasi atas ekspor bahan baku.

"Untuk itu, strategi yang diterapkan Perseroan adalah fokus pada pasar niche dengan kualitas tinggi dan margin yang lebih baik, serta pengembangan produk baru melalui riset dan pengembangan," kata Jose Gonjoran.

Ditengah tantangan yang dihadapi, menurut Jose Tan, Perseroan senantiasa melihat beberapa peluang. Dalam hal ini, MOLI melihat peluang dari nilai tukar USD yang kuat dan program pemerintah tentang Bioetanol yang menjanjikan untuk industri etanol di Indonesia.

"Strategi yang diterapkan Perseroan kali ini adalah mengembangkan pasar ekspor baru dan mendukung kebutuhan pemerintah untuk Bioetanol," ucap Jose Gonjoran.

MOLI yang merupakan emiten produsen etanol, karbon dioksida, dan pupuk, tengah menghadapi tantangan kinerja keuangan yang cukup berat sepanjang tahun 2024. Perusahaan mencatatkan penurunan laba bersih yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan untuk tahun penuh 2024, MOLI membukukan laba bersih sebesar Rp 17,7 miliar. Angka ini menunjukkan penurunan drastis dibandingkan laba bersih sebesar Rp 94,1 miliar yang dicatatkan pada tahun 2023. 

Penurunan laba bersih ini didorong oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penurunan laba kotor dan EBITDA. Laba kotor MOLI untuk tahun 2024 tercatat sebesar Rp 308,6 miliar, turun 17,5 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp 374,0 miliar. Sementara itu, EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) juga mengalami koreksi sebesar 46 persen menjadi Rp 103,4 miliar dari Rp 193,2 miliar di tahun sebelumnya.

Meskipun demikian, pendapatan MOLI untuk tahun 2024 tercatat relatif stabil di angka Rp 1,4 triliun, serupa dengan pendapatan di tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi perusahaan lebih terletak pada efisiensi biaya dan margin profitabilitas.

PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) adalah perusahaan induk Molindo Group, produsen etanol food grade dan CO2 cair. Perusahaan ini memulai operasinya di Jawa Timur pada tahun 1965 sebagai perusahaan milik keluarga, namun kemudian go public pada tahun 2018. Perusahaan ini mengelola tiga anak perusahaan: PT Molindo Raya Industrial yang memproduksi etanol dan pupuk, PT Molindo Inti Gas sebagai produsen CO2 cair dan es kering. , dan PT Sumber Kita Indah yang fokus pada penjualan dan distribusi produk. Pabriknya berada di Kabupaten Malang.

Pada awal tahun ini MOLI melakukan penggabungan (merger) dua anak usahanya, yakni PT Molindo Inti Gas (MIG) dan PT Molindo Raya Industrial (MRI). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan menyederhanakan struktur usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DMS Propertindo (KOTA) Mulai Bisnis di Segmen Real Estate untuk Kerek Kinerja

DMS Propertindo (KOTA) Mulai Bisnis di Segmen Real Estate untuk Kerek Kinerja

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 10:35 WIB

Calon Emiten Ini Incar Dana Jumbo Rp200 Miliar di Pasar Modal

Calon Emiten Ini Incar Dana Jumbo Rp200 Miliar di Pasar Modal

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 17:55 WIB

Strategi Emiten MKTR Cari Pendapatan Baru di Bisnis Keberlanjutan

Strategi Emiten MKTR Cari Pendapatan Baru di Bisnis Keberlanjutan

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 08:19 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB