Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Mineral Kritis dan Danantara jadi "Gula-gula" RI Dalam Negosiasi Tarif Trump

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 30 Juni 2025 | 14:52 WIB
Mineral Kritis dan Danantara jadi "Gula-gula" RI Dalam Negosiasi Tarif Trump
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan bahwa penawaran kedua ini telah diterima oleh AS.

Suara.com - Pemerintah Indonesia terus berupaya keras untuk meloloskan diri dari ancaman tarif resiprokal yang akan diberlakukan Amerika Serikat (AS). 

Dengan tenggat waktu yang semakin mepet, yakni 8-9 Juli 2025, Indonesia telah mengajukan "penawaran kedua" (second offer) yang melibatkan investasi di sektor mineral kritis kepada AS. 

Dalam tawaran kedua itu, RI pun memberikan "gula-gula" bagi Presiden AS Donald Trump agar RI terhindar dari ancaman tarif resiprokal. 

Tim negosiasi Indonesia pun diklaim Airlangga sudah siaga penuh di Washington D.C. untuk merespons setiap perkembangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Senin (30/6/2025) di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa penawaran kedua ini telah diterima oleh AS. 

"Kita sudah bicara juga dengan USTR (United States Trade Representative), Secretary of Commerce, dan Secretary of Treasury. Tim negosiasi Indonesia standby di Washington, jadi kalau ada perubahan, ada hal detail lagi yang diperlukan klarifikasi atau apa, kita bisa segera merespons," ujar Airlangga.

Salah satu poin kunci dalam penawaran Indonesia adalah kesempatan investasi bagi AS di ekosistem mineral kritis di Indonesia. Inisiatif ini turut melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). 

Mineral kritis yang dimaksud mencakup komoditas vital seperti tembaga (copper), nikel, dan mineral lain yang sangat dibutuhkan untuk industri strategis, mulai dari kendaraan listrik (EV), peralatan militer, elektronik, hingga antariksa.

Airlangga menekankan bahwa tawaran investasi ini bersifat brownfield, artinya fokus pada proyek-proyek yang sudah berjalan (eksisting) di Indonesia. Ia mencontohkan kehadiran Freeport yang telah lama beroperasi di Indonesia sejak 1967 sebagai produsen tembaga utama dunia, menunjukkan rekam jejak kolaborasi yang kuat. "Karena ke depan critical mineral kan untuk industri ekosistem elektronik, industri peralatan militer dan juga angkasa luar. Semuanya butuh kabel, semuanya butuh copper, kita sudah punya copper," terangnya.

baca juga

Selain menawarkan investasi di sektor mineral kritis, Indonesia juga menegaskan komitmen untuk memenuhi sebagian kebutuhan energi dan agrikultur dari AS.

Meski demikian, rincian spesifik proyek terkait investasi mineral kritis ini masih dirahasiakan karena terikat perjanjian non-disclosure dengan otoritas AS. "Ini bagi AS cukup menarik, tawaran Indonesia ini cukup menarik. Proyek spesifiknya nanti dalam pembicaraan dengan AS," pungkas Airlangga, optimis dengan peluang keberhasilan negosiasi ini.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan pendekatannya yang fleksibel dalam kebijakan perdagangan, khususnya terkait tenggat waktu pemberlakuan kembali tarif impor tinggi yang akan jatuh pada awal Juli.

Dikutip dari CNBC internasional, saat ditanya apakah tenggat 9 Juli bersifat final, Trump menjawab lugas, “Tidak, kami bisa lakukan apa saja. Bisa diperpanjang, bisa dipercepat,”. Pernyataan ini disampaikan dalam sesi tanya jawab di Gedung Putih pada Jumat (27/6/2025) waktu setempat.

Tenggat tersebut awalnya ditetapkan untuk memberi waktu AS dan Uni Eropa merundingkan kesepakatan dagang, sebelum tarif impor sebesar 50% resmi diberlakukan atas produk-produk dari Eropa. Namun, komentar Trump juga merujuk pada 8 Juli, batas waktu berakhirnya jeda 90 hari atas tarif ‘resiprokal’ yang sebelumnya diumumkannya untuk berbagai negara, termasuk Indonesia. 

Melalui perintah eksekutif tertanggal 9 April, Trump menurunkan tarif negara, spesifik menjadi 10% secara merata untuk periode tiga bulan. Jika tidak direvisi, maka tarif tinggi yang sempat mengganggu stabilitas perdagangan global pada awal April akan otomatis berlaku kembali dalam waktu kurang dari dua pekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Berencana Lebur 16 Asuransi BUMN, OJK Panggil IFG

Danantara Berencana Lebur 16 Asuransi BUMN, OJK Panggil IFG

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 14:49 WIB

10 Komoditas Ini Bebas Masuk RI Tanpa Izin Impor

10 Komoditas Ini Bebas Masuk RI Tanpa Izin Impor

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 14:21 WIB

Ada Evaluasi, Ini 52 BUMN yang Dilarang Danantara Rombak Jajaran Direksi

Ada Evaluasi, Ini 52 BUMN yang Dilarang Danantara Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 13:37 WIB

Terkini

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:21 WIB

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:15 WIB

HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?

HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta

Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur

Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:07 WIB

BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu

BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:05 WIB

4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari

4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×