Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mineral Kritis dan Danantara jadi "Gula-gula" RI Dalam Negosiasi Tarif Trump

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 30 Juni 2025 | 14:52 WIB
Mineral Kritis dan Danantara jadi "Gula-gula" RI Dalam Negosiasi Tarif Trump
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan bahwa penawaran kedua ini telah diterima oleh AS.

Suara.com - Pemerintah Indonesia terus berupaya keras untuk meloloskan diri dari ancaman tarif resiprokal yang akan diberlakukan Amerika Serikat (AS). 

Dengan tenggat waktu yang semakin mepet, yakni 8-9 Juli 2025, Indonesia telah mengajukan "penawaran kedua" (second offer) yang melibatkan investasi di sektor mineral kritis kepada AS. 

Dalam tawaran kedua itu, RI pun memberikan "gula-gula" bagi Presiden AS Donald Trump agar RI terhindar dari ancaman tarif resiprokal. 

Tim negosiasi Indonesia pun diklaim Airlangga sudah siaga penuh di Washington D.C. untuk merespons setiap perkembangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Senin (30/6/2025) di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa penawaran kedua ini telah diterima oleh AS. 

"Kita sudah bicara juga dengan USTR (United States Trade Representative), Secretary of Commerce, dan Secretary of Treasury. Tim negosiasi Indonesia standby di Washington, jadi kalau ada perubahan, ada hal detail lagi yang diperlukan klarifikasi atau apa, kita bisa segera merespons," ujar Airlangga.

Salah satu poin kunci dalam penawaran Indonesia adalah kesempatan investasi bagi AS di ekosistem mineral kritis di Indonesia. Inisiatif ini turut melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). 

Mineral kritis yang dimaksud mencakup komoditas vital seperti tembaga (copper), nikel, dan mineral lain yang sangat dibutuhkan untuk industri strategis, mulai dari kendaraan listrik (EV), peralatan militer, elektronik, hingga antariksa.

Airlangga menekankan bahwa tawaran investasi ini bersifat brownfield, artinya fokus pada proyek-proyek yang sudah berjalan (eksisting) di Indonesia. Ia mencontohkan kehadiran Freeport yang telah lama beroperasi di Indonesia sejak 1967 sebagai produsen tembaga utama dunia, menunjukkan rekam jejak kolaborasi yang kuat. "Karena ke depan critical mineral kan untuk industri ekosistem elektronik, industri peralatan militer dan juga angkasa luar. Semuanya butuh kabel, semuanya butuh copper, kita sudah punya copper," terangnya.

Selain menawarkan investasi di sektor mineral kritis, Indonesia juga menegaskan komitmen untuk memenuhi sebagian kebutuhan energi dan agrikultur dari AS.

Meski demikian, rincian spesifik proyek terkait investasi mineral kritis ini masih dirahasiakan karena terikat perjanjian non-disclosure dengan otoritas AS. "Ini bagi AS cukup menarik, tawaran Indonesia ini cukup menarik. Proyek spesifiknya nanti dalam pembicaraan dengan AS," pungkas Airlangga, optimis dengan peluang keberhasilan negosiasi ini.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan pendekatannya yang fleksibel dalam kebijakan perdagangan, khususnya terkait tenggat waktu pemberlakuan kembali tarif impor tinggi yang akan jatuh pada awal Juli.

Dikutip dari CNBC internasional, saat ditanya apakah tenggat 9 Juli bersifat final, Trump menjawab lugas, “Tidak, kami bisa lakukan apa saja. Bisa diperpanjang, bisa dipercepat,”. Pernyataan ini disampaikan dalam sesi tanya jawab di Gedung Putih pada Jumat (27/6/2025) waktu setempat.

Tenggat tersebut awalnya ditetapkan untuk memberi waktu AS dan Uni Eropa merundingkan kesepakatan dagang, sebelum tarif impor sebesar 50% resmi diberlakukan atas produk-produk dari Eropa. Namun, komentar Trump juga merujuk pada 8 Juli, batas waktu berakhirnya jeda 90 hari atas tarif ‘resiprokal’ yang sebelumnya diumumkannya untuk berbagai negara, termasuk Indonesia. 

Melalui perintah eksekutif tertanggal 9 April, Trump menurunkan tarif negara, spesifik menjadi 10% secara merata untuk periode tiga bulan. Jika tidak direvisi, maka tarif tinggi yang sempat mengganggu stabilitas perdagangan global pada awal April akan otomatis berlaku kembali dalam waktu kurang dari dua pekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Berencana Lebur 16 Asuransi BUMN, OJK Panggil IFG

Danantara Berencana Lebur 16 Asuransi BUMN, OJK Panggil IFG

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 14:49 WIB

10 Komoditas Ini Bebas Masuk RI Tanpa Izin Impor

10 Komoditas Ini Bebas Masuk RI Tanpa Izin Impor

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 14:21 WIB

Ada Evaluasi, Ini 52 BUMN yang Dilarang Danantara Rombak Jajaran Direksi

Ada Evaluasi, Ini 52 BUMN yang Dilarang Danantara Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 13:37 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:58 WIB

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:33 WIB

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 09:35 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:34 WIB

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:22 WIB

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:04 WIB

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:57 WIB