Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Emiten ELIT Tebar Dividen Tunai Sebesar Rp 10,10 Miliar

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 01 Juli 2025 | 07:47 WIB
Emiten ELIT Tebar Dividen Tunai Sebesar Rp 10,10 Miliar
Jajaran direksi PT Data Sinergitama Jaya Tbk. (ELIT) atau Elitery dalam paparan publik.

Suara.com - Emiten penyedia layanan managed services dan solusi cloud di Indonesia,  PT Data Sinergitama Jaya Tbk. (ELIT) atau Elitery memberikan dividen tunai sebesar Rp 10,10 miliar kepada pemegang saham.

Keputusan ini diambil setelah perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Direktur Utama, Kresna Adiprawira, menjelaskan RUPST menetapkan laba bersih tahun buku 2024 senilai Rp 25,86 miliar. Sekitar 60,93 persen atau Rp1 5,75 miliar dialokasikan sebagai laba ditahan, dan 30,07 persen atau Rp 10,10 miliar digunakan sebagai dividen tunai.

"Dengan jumlah saham yang beredar 2,03 miliar lembar saham, dengan dikurangi saham treasuri sebesar 10,30 juta sehingga dividen yang didapat setara Rp 5 per lembar saham," ujarnya dalam paparan publik di Jakarta yang dikutip Selasa (1/7/2025).

Kresna melanjutkan, perseroan juga mengalokasikan dana sebesar maksimum Rp 2 miliar, setara dengan 3,93 persen dari total modal ditempatkan, untuk program pembelian kembali saham (buyback). Program buyback ini dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan, yaitu mulai 26 Juni 2024 hingga 25 Juni 2025.

Ilustrasi Cloud. [Unsplash]
Ilustrasi Cloud. [Unsplash]

Untuk pelaksanaan pembelian kembali saham, Perseroan menunjuk PT Kiwoom Sekuritas Indonesia (Kiwoom Sekuritas) sebagai Anggota Bursa Efek yang bertindak selaku perantara.

Per Juni 2025, total pembelian kembali saham mencapai 11,75 juta atau setara 0,58 persen dengan dana Rp 1,52 miliar. Dengan demikian, masih ada dana anggaran pembelian kembali saham sekitar Rp 474,99 juta.

Kresna menuturkan, Elitery melakukan ekspansi bisnis ke pasar Malaysia melalui entitas anak, Elitery Global Technology Sdn. Bhd., Malaysia, yang mulai beroperasi sejak tahun 2024. Malaysia dipilih karena memiliki potensi pertumbuhan teknologi yang signifikan, khususnya dalam kerangka inisiatif Malaysia Digital Economy Blueprint (MyDIGITAL) yang mendorong adopsi cloud, AI, dan penguatan infrastruktur keamanan siber.

End-user spending untuk sektor enterprise Malaysia untuk Security Software dan Security Services diperkirakan mencapai lebih dari USD 3 miliar, termasuk di dalamnya Infrastructure Protection (USD 1,45 miliar), Cloud Security (USD 783 juta), dan Managed Security Services (USD 764 juta). Langkah ini menjadi salah satu titik penting dalam strategi Elitery untuk menjangkau pelanggan baru di kawasan Asia Tenggara.

"Perseroan optimis untuk terus berkembang lebih baik lagi di tahun 2025 ini dengan memanfaatkan peluang yang ada. Ekspansi ke Malaysia menjadi langkah nyata bagi perseroan untuk terus tumbuh dan berkembang. Perseroan juga terus meningkatkan kualitas layanan dan kemampuan tim internal agar dapat memenuhi tingkat kebutuhan pasar yang semakin tinggi," jelas dia.

Sementara, pada kuartal I tahun 2025, Elitery melanjutkan tren pertumbuhan berkelanjutan dengan pendapatan sebesar Rp 135,7 miliar, meningkat 28,7 persen.

Gross profit tercatat sebesar Rp 32 miliar (naik 11,8 persen YoY), EBITDA sebesar Rp 15,2 miliar (penyesuaian 5,5 persen YoY), dan laba bersih sebesar Rp 7,2 miliar (penyesuaian 14,6 persen YoY).

Total aset Elitery mencapai Rp 330 miliar (naik 19,5 persen), sedangkan ekuitas tercatat sebesar Rp 141,2 miliar (naik 10 persen). Rasio keuangan tetap terjaga dengan current ratio sebesar 1,44 kali dan debt to current ratio sebesar 0,57 kali, mencerminkan struktur keuangan yang sehat dan berimbang.

Adapun, berikut jadwal pembagian dividen ELIT:

  • DPS yang berhak (rec date) mendapatkan dividen tunai : 10 Juli 2025
  • Perdagangan yang memuat hak dividen (cum date) di pasar reguler dan negosiasi : 8 Juli 2025
  • Perdagangan yang tidak memuat hak dividen (ex date) di pasar reguler dan negosiasi : 9 Juli 2025
  • Perdagangan yang memuat hak dividen (cum date) di pasar tunai : 10 Juli 2025
  • Perdagangan yang tidak memuat hak dividen (ex date) di pasar tunai : 11 Juli 2025
  • Pembayaran Dividen Tunai : 1 Agustus 2025

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Ekonomi Lesu, Emiten Farmasi Plat Merah Ini Yakin Obat-obatan Tetap Diburu

Meski Ekonomi Lesu, Emiten Farmasi Plat Merah Ini Yakin Obat-obatan Tetap Diburu

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 07:35 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500, Ini Fokus Emiten BELI Tingkatkan Kinerja di 2025

Masuk Fortune Southeast Asia 500, Ini Fokus Emiten BELI Tingkatkan Kinerja di 2025

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 18:09 WIB

Tak Bagikan Dividen, FORE Bidik Laba Bersih Bisa Melonjak 70 Persen di 2025

Tak Bagikan Dividen, FORE Bidik Laba Bersih Bisa Melonjak 70 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 19:20 WIB

Terkini

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:32 WIB