Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Bumbu Dapur dan Bir di Jepang Bakal Melambung

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 01 Juli 2025 | 14:14 WIB
Harga Bumbu Dapur dan Bir di Jepang Bakal Melambung
Ilustrasi bendera Jepang.[Unsplash/Roméo A]

Suara.com - Jumlah barang makanan dan minuman yang akan menghadapi kenaikan harga pada tahun 2025 di Jepang  diproyeksikan akan melampaui 20.000 barang untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Terutama karena tingginya biaya material dan logistik, kata sebuah perusahaan riset kredit pada hari Senin.

Pada bulan Juli saja, 195 produsen makanan besar berencana untuk menaikkan harga untuk 2.105 barang, seperti bumbu dapur dan makanan ringan, sekitar lima kali lipat dari tahun sebelumnya, menurut survei oleh Teikoku Databank Ltd.

Kenaikan harga hingga November yang telah diumumkan melibatkan 18.697 barang, dengan perusahaan mengatakan bahwa tren kenaikan harga makanan dan minuman kemungkinan akan terus berlanjut "untuk sementara waktu."

Dilansir Japan Today, berdasarkan kategori, bumbu dapur, termasuk kaldu dan kari roux, akan paling terpengaruh, dengan 6.108 barang akan mengalami kenaikan harga, diikuti oleh minuman termasuk bir dan minuman ringan pada 4.483 barang dan makanan olahan termasuk makanan beku dan nasi pramasak kemasan pada 4.138 barang.

Selain lonjakan biaya bahan baku, perusahaan mengatakan biaya utilitas yang tinggi dan meningkatnya biaya personel karena kekurangan tenaga kerja juga menjadi pendorong kenaikan harga.

Karena harga minyak mentah baru-baru ini berfluktuasi di tengah ketegangan di Timur Tengah, perusahaan riset kredit tersebut mengatakan, "Kita perlu mewaspadai kenaikan harga yang berasal dari energi.

Jumlah bahan makanan yang mengalami kenaikan harga mencapai 32.396 item pada tahun 2023 tetapi turun menjadi 12.520 pada tahun 2024. Namun, tahun ini semua barang akan naik di Jepang.

Sementara itu, Inflasi konsumen inti di ibu kota Jepang, Tokyo, melambat tajam pada bulan Juni 2025 karena pemotongan sementara tagihan listrik. Namun, inflasi inti tetap jauh di atas target Bank of Japan (BOJ) sebesar 2%, menjaga ekspektasi pasar tetap hidup untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Kenaikan harga jasa yang stabil menambah kenaikan berkelanjutan dalam biaya pangan termasuk beras pokok Jepang.

baca juga

Jumat (27/6), data menunjukkan terkait tekanan harga yang meluas, menumpuk pada ekonomi yang bergantung pada ekspor, yang menghadapi hambatan dari tarif AS yang tinggi.

Data tersebut akan menjadi salah satu faktor yang akan diteliti bank sentral Jepang pada tinjauan suku bunga berikutnya pada tanggal 30-31 Juli, ketika dewan akan mengeluarkan perkiraan pertumbuhan dan harga triwulanan yang baru.

Indeks harga konsumen (IHK) Tokyo, yang tidak termasuk biaya makanan segar yang fluktuatif, naik 3,1% pada bulan Juni 2025, secara tahunan. Realisasi tersebut di bawah perkiraan pasar rata-rata untuk inflasi 3,3%.

bulan Mei 2025, yang sebagian besar disebabkan oleh dimulainya kembali subsidi bahan bakar dan pemotongan sementara biaya air di Tokyo, yang bertujuan untuk membantu rumah tangga mengatasi panasnya musim panas.

Indeks terpisah untuk Tokyo yang tidak memperhitungkan biaya bahan bakar dan makanan segar - yang diawasi ketat oleh BOJ sebagai ukuran harga yang didorong oleh permintaan domestik - naik 3,1% pada bulan Juni 2025 dari tahun sebelumnya setelah kenaikan 3,3% pada bulan Mei 2025, data tersebut menunjukkan.

"Perlambatan inflasi utama di Tokyo pada bulan Juni sebagian mencerminkan dimulainya kembali subsidi energi," kata Marcel Thieliant, kepala Asia-Pasifik di Capital Economics.

Sebelumnya, harga beras di Jepang juga terus mengalami kenaikan meskipun ada pasokan beras cadangan dari pemerintah.

Data Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang menunjukkan bahwa harga beras rata-rata untuk minggu yang berakhir pada 20 April tercatat 4.220 yen per lima kilogram.

Angka ini naik tiga yen dari minggu sebelumnya, menandai kenaikan harga selama 16 minggu berturut-turut.

Kementerian memantau harga beras setiap minggu berdasarkan data yang dikumpulkan dari sekitar 1.000 supermarket di seluruh Jepang.

Meskipun laju kenaikan harga beras telah melambat, tren kenaikan masih terus berlanjut.

Saat ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ketika harga rata-rata beras mencapai 2.088 yen. Penjualan beras juga meningkat sekitar 14,9 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Kenaikan harga ini disebabkan oleh pembelian beras cadangan yang relatif lebih murah oleh konsumen, serta beras reguler yang harganya lebih tinggi. Minggu lalu, dilakukan lelang beras cadangan ketiga.

Jepang berencana merilis lebih banyak beras cadangan setiap bulan hingga musim panas, dengan tujuan untuk menstabilkan harga. Teikoku Databank memperkirakan bahwa semakin banyak produsen makanan yang akan terus menyesuaikan harga sepanjang tahun, terutama menjelang dan setelah musim panas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamatkan Ekonomi Negara, Jepang Angkat Industri Anime

Selamatkan Ekonomi Negara, Jepang Angkat Industri Anime

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 09:16 WIB

Thom Haye Buka-bukaan, Ulas Fakta Pahit di Balik Hancurnya Timnas Indonesia di Tangan Jepang

Thom Haye Buka-bukaan, Ulas Fakta Pahit di Balik Hancurnya Timnas Indonesia di Tangan Jepang

Bola | Jum'at, 27 Juni 2025 | 18:07 WIB

Menguak Takbir Perselingkuhan, Simak 5 Fakta Menarik Drama Kanzen Furin

Menguak Takbir Perselingkuhan, Simak 5 Fakta Menarik Drama Kanzen Furin

Your Say | Jum'at, 27 Juni 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×