Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Danantara Raih Investasi Jumbo Rp 160 Triliun dari Perusahaan Arab Saudi, Buat Apa?

Achmad Fauzi

Jum'at, 04 Juli 2025 | 07:48 WIB
Danantara Raih Investasi Jumbo Rp 160 Triliun dari Perusahaan Arab Saudi, Buat Apa?
Ilustrasi Gedung Wisma Danantara Indonesia. [Dokumentasi Danantara].

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi menjalin kemitraan strategis dengan ACWA Power, perusahaan asal Arab Saudi yang dikenal sebagai pelopor transisi energi dan pengembang proyek desalinasi air terbesar di dunia.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan dalam dua skema terpisah pertama antara Danantara dan ACWA Power, dan kedua antara ACWA Power dengan PT Pertamina (Persero). Adapun,  total nilai proyek yang akan dikembangkan dari kerja sama ini mencapai USD 10 miliar atau setara dengan sekitar Rp 160 triliun.

Kerja sama antara Danantara dan ACWA Power difokuskan pada penjajakan investasi di proyek-proyek strategis yang mencakup pembangkit energi terbarukan, pembangkit listrik berbasis turbin gas siklus gabungan, pengembangan hidrogen hijau, serta fasilitas desalinasi air. 

Sementara itu, kesepakatan antara ACWA Power dan Pertamina menitikberatkan pada pengembangan teknologi energi bersih dan gas-to-power dengan kapasitas kumulatif mencapai 500 megawatt (MW), serta proyek hidrogen hijau dan lini bisnis operasi dan pemeliharaan (O&M).

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani. (Suara.com/Novian)
CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani. (Suara.com/Novian)

Kepala Badan Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam transisi energi global, terutama dalam penyediaan energi bersih.

"Kolaborasi kami dengan ACWA Power merupakan langkah penting dalam memposisikan Indonesia sebagai pemain utama dalam transisi energi global. Kemitraan ini membawa modal dan keahlian untuk mempercepat proyek-proyek berdampak tinggi di sektor surya, hidrogen, dan solusi terintegrasi air–energi," ujar Rosan dalam keterangan tertulis, Jumat (4/7/2025).

Ia juga menekankan, Danantara berkomitmen untuk membangun kemitraan jangka panjang yang kredibel dan mendukung prioritas nasional. Dengan menggandeng mitra global berpengalaman seperti ACWA Power, Danantara berharap bisa memperkuat ketahanan energi, mendorong pertumbuhan berkelanjutan, dan menarik lebih banyak investasi asing langsung ke dalam negeri.

"Dengan mengarahkan sumber daya BUMN kepada mitra global berpengalaman, kami berupaya mendorong pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat ketahanan energi, dan menarik investasi asing langsung. Inilah cara kami melangkah menuju masa depan yang lebih hijau dan sejahtera—secara bersama-sama," bebernya.

Sementara, Wakil Ketua dan Direktur Utama ACWA Power, Raad Al-Saady, menyampaikan bahwa pihaknya merasa bangga dapat memperkuat keterlibatan mereka dalam sektor energi dan air bersih di Indonesia.

"ACWA Power bangga dapat memperkuat kehadiran kami di sektor listrik dan air Indonesia melalui perjanjian ini. Kemitraan ini menunjukkan komitmen kami dalam mendukung Indonesia mencapai target jangka panjang di bidang energi dan ketahanan air, serta berkontribusi terhadap pembangunan masa depan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ucap Raad.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan kerja sama dengan ACWA Power merupakan bagian dari strategi pertumbuhan ganda perusahaan yakni menjaga ketahanan energi nasional sembari mempercepat transisi ke energi bersih.

"Pertamina berkomitmen penuh pada strategi pertumbuhan ganda—l memastikan ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi energi. Kolaborasi kami dengan ACWA Power adalah langkah strategis untuk mewujudkan visi tersebut," kata Simon.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas negara ini akan menciptakan nilai nyata tidak hanya bagi Indonesia dan Arab Saudi, tetapi juga bagi kawasan yang tengah bertransformasi menuju ekonomi rendah karbon.

"Dengan bergabung dalam pengembangan energi terbarukan, hidrogen hijau, dan infrastruktur berkelanjutan, kami ingin menciptakan nilai nyata bagi kedua negara dan memimpin transformasi kawasan menuju ekonomi rendah karbon," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gen Z dan Milenial Terjebak Perangkap Trading? Finex Ungkap Bahayanya

Gen Z dan Milenial Terjebak Perangkap Trading? Finex Ungkap Bahayanya

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 19:07 WIB

BUMN Hingga Swasta Diminta Borong Produk AS

BUMN Hingga Swasta Diminta Borong Produk AS

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 16:33 WIB

Potensi Investasi Rp 2.000 Triliun ke Indonesia Melayang, Karena Banyaknya Regulasi

Potensi Investasi Rp 2.000 Triliun ke Indonesia Melayang, Karena Banyaknya Regulasi

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 13:47 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:50 WIB

Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'

Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:15 WIB

Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis

Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:01 WIB

BI Intervensi, Rupiah Menguat di Jumat Sore

BI Intervensi, Rupiah Menguat di Jumat Sore

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:55 WIB

Pelaku Usaha Asuransi Mulai Soroti Ancaman Inflasi Medis

Pelaku Usaha Asuransi Mulai Soroti Ancaman Inflasi Medis

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:49 WIB

Telkom Hadirkan Forum Kedaulatan Digital Nasional, Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri

Telkom Hadirkan Forum Kedaulatan Digital Nasional, Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:47 WIB

Skema Gross Split Sektor Tambang Dikaji, Wamen ESDM: Ditentukan Sidang Kabinet

Skema Gross Split Sektor Tambang Dikaji, Wamen ESDM: Ditentukan Sidang Kabinet

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah

Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:43 WIB

NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar

NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:40 WIB

Industri Konstruksi Tumbuh 5,49 Persen

Industri Konstruksi Tumbuh 5,49 Persen

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:13 WIB