Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

BI Kenalkan Uang Rupiah lewat Permainan Anak

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 15 Juli 2025 | 08:48 WIB
BI Kenalkan Uang Rupiah lewat Permainan Anak
Pameran “Bentengan” di Museum Bank Indonesia (MuBI), di Jakarta, Selasa (15/7/2025). [Suara.com/Rina]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus mengedukasi anak-anak untuk mengenal uang rupiah, agar mereka bisa mengetahui sistem pembayaran di Indonesia.

Salah satunya yang dilakukan yakni mengajak anak-anak untuk menelusuri evolusi uang rupiah, melalui permainan interaktif dalam pameran “Bentengan” di Museum Bank Indonesia (MuBI). 

Pameran  diselenggarakan mulai 15 Juli hingga 14 September 2025.

Melalui pameran ini, MuBI menghadirkan kembali berbagai permainan dari masa lalu hingga masa kini, sekaligus mengenalkan alat pembayaran yang digunakan pada setiap era.

“Tujuan pameran adalah mengajak anak-anak untuk bermain. Bermain itu penting bagi anak-anak, sehingga mereka mengetahui bagaimana bekerja sama dengan kawan-kawan. Selain itu, tentunya mengenalkan bagaimana sistem pembayaran,” kata Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan saat pembukaan pameran di MuBI, Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Junanto mencatat, anak-anak menyumbang lebih dari 51 persen pengunjung MuBI, mulai dari berbagai jenjang sekolah. Antusiasme ini menunjukkan minat generasi muda terhadap sejarah ekonomi bangsa.

Apalagi, pameran ini mengangkat sebuah tema, bagaimana permainan anak-anak berevolusi dari masa ke masa. Bukan hanya mainannya saja, karena di setiap mainan ada ceritanya.

Salah satu cerita adalah bagaimana sistem pembayaran itu juga berevolusi dari masa ke masa.

"Jadi kalau teman-teman semuanya lihat sini, hadir, nonton, saksikan bagaimana di setiap mainan itu ada uang di sebelahnya. Itu uang yang berlaku pada saat permainan itu berada,” bebernya.

Saat mengunjunginya, Anda akan masuk dalam  ruang pameran “Bentengan” terbagi menjadi beberapa zona waktu, dimulai dari zona digital (tahun 2000 hingga sekarang). 

Hal ini tentunya  merepresentasikan realitas anak-anak masa kini yang mulai kehilangan ruang untuk bermain fisik dan lebih terbiasa dengan dunia digital.

Teknologi membuat aktivitas bermain bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, yang secara bersamaan juga mengubah cara mereka dalam menggunakan uang untuk bertransaksi. 

Sistem pembayaran tak lagi dalam bentuk uang fisik, tetapi hadir dalam bentuk digital seperti QRIS, e-wallet (dompet digital), dan alat pembayaran menggunakan kartu (APMK).

Meski serba digital, uang fisik tetap menjadi opsi yang juga ditampilkan dalam ruang pameran mencakup uang rupiah kertas Rp 1.000 (Tanpa Seri 2000), Rp 5.000 (2001), Rp 10.000 (2010), Rp 2.000 (2016), Rp 20.000 dan Rp 100.000 (2022), serta Rp 50.000 (2016).

Selanjutnya, zona analog (1970 hingga 1990-an) yang menggambarkan masa ketika anak-anak masih banyak bermain di luar rumah dan mulai mengenal uang tunai sebagai alat tukar untuk membeli mainan atau jajanan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Tahan Suku Bunga di Level 5,5 Persen Demi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

BI Tahan Suku Bunga di Level 5,5 Persen Demi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:37 WIB

Segera Diperiksa Kasus CSR, KPK Surati Anggota Dewan Gubernur BI Filianingsih Hendarta

Segera Diperiksa Kasus CSR, KPK Surati Anggota Dewan Gubernur BI Filianingsih Hendarta

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:20 WIB

KPK Periksa 3 Saksi dari Sekretariat Komisi XI DPR dalam Kasus CSR BI

KPK Periksa 3 Saksi dari Sekretariat Komisi XI DPR dalam Kasus CSR BI

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 14:22 WIB

Bank Amar Minta Waktu untuk Turunkan Suku Bunga

Bank Amar Minta Waktu untuk Turunkan Suku Bunga

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 20:36 WIB

Survei BI Sebut Indeks Keyakinan Konsumen Loyo, Ini Faktornya

Survei BI Sebut Indeks Keyakinan Konsumen Loyo, Ini Faktornya

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 19:09 WIB

Stabilkan Ekonomi, BI Jaga Posisi Investasi dan Cadangan Devisa di Tengah Tekanan Global

Stabilkan Ekonomi, BI Jaga Posisi Investasi dan Cadangan Devisa di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 14:46 WIB

Terkini

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:37 WIB

BEI Resmi Terapkan Liquidity Provider Saham

BEI Resmi Terapkan Liquidity Provider Saham

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Prabowo Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Wakilnya Purbaya

Prabowo Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Wakilnya Purbaya

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:10 WIB

Pertamina dan Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung Tahun Ini

Pertamina dan Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung Tahun Ini

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:48 WIB

BUMI Mulai Fokus Tambang Emas, Sahamnya Masih Babak Belur

BUMI Mulai Fokus Tambang Emas, Sahamnya Masih Babak Belur

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:44 WIB

Cara Membuat QRIS untuk Usaha agar Pembayaran Pelanggan Makin Praktis

Cara Membuat QRIS untuk Usaha agar Pembayaran Pelanggan Makin Praktis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:41 WIB

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:18 WIB

20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia

20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:17 WIB

Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia

Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:09 WIB

Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%

Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:02 WIB