Perkuat Likuiditas, OCBC Terbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Senilai Rp 1,5 Triliun

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 18 Juli 2025 | 11:02 WIB
Perkuat Likuiditas, OCBC Terbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Senilai Rp 1,5 Triliun
Ilustrasi nasabah OCBC NISP melakukan transaksi. (Ist)

Suara.com - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 senilai Rp 1,5 triliun.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi pendanaan jangka menengah dan panjang OCBC.

Lantaran, untuk memperkuat struktur pendanaan serta mendukung pertumbuhan kredit yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan IV OCBC dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp8 triliun," kata Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Terdapat beberapa seri obligasi yang diterbitkan pada tahap I ini, yakni Seri A, B, dan C dengan tenor waktu 370 hari, 3 tahun, dan 5 tahun dan bunga masing-masing adalah 6,25 persen, 6,45 persen, dan 6,55 persen.

Apalagi, melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 senilai Rp 1,5 triliun menunjukkan komitmen kuat OCBC dalam mendukung penguatan aktivitas pasar modal nasional.

"Penerbitan ini juga sebagai salah satu strategi OCBC untuk menjaga struktur pendanaan tetap solid, sekaligus mendukung pertumbuhan kredit yang berkualitas, sesuai prinsip kehati-hatian,” katanya.

Sementara itu,Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 senilai Rp 1,5 triliun mendapatkan peringkat AAA (idn)/stabil dari PT Fitch Ratings Indonesia, serta didukung juga oleh lima perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.

Ilustrasi Perbankan (Pexels/RDNE_Stock_project)
Ilustrasi Perbankan (Pexels/RDNE_Stock_project)

Sebagai informasi, senilai Rp 1,29 triliun, tumbuh 11 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan operasional sebesar 13 persen YoY menjadi Rp 3,2 triliun.

Presiden Direktur OCBC Parwati Surjaudaja mengatakan, kinerja sepanjang tiga bulan pertama tahun ini mencerminkan strategi perseroan yang fokus pada pertumbuhan berkualitas.

"Meskipun di awal tahun ini masih diwarnai dengan dinamika kondisi makroekonomi global, pertumbuhan bank yang solid ini mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap bank yang tetap terjaga," imbuhnya.

baca juga

Pada periode tersebut, perseroan menghimpun dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 21 persen menjadi Rp 217,7 triliun, terdongkrak pertumbuhan deposito berjangka sebesar 40 persen YoY dan dana murah (CASA) sebesar 7 persen YoY.

Dari sisi pembiayaan, kredit konsumer tumbuh 16 persen YoY, dan kredit perbankan bisnis tumbuh sebesar 10 persen YoY.

Selain itu, per 31 Maret 2025, perseroan telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing) dengan pertumbuhan sebesar Rp 1,3 triliun atau 4 persen YoY.

Di mana 45 persen di antaranya dalam bentuk sustainability-linked loan dan pembiayaan hijau (green financing).

Kondisi likuiditas perseroan berada dalam kondisi baik dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 259 persen, jauh di atas ketentuan regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah bruto (NPL Gross) sebesar 1,7 persen dan NPL Net di angka 0,7 persen.

Pada kuartal pertama 2025 ini, jumlah transaksi melalui e-channel OCBC mencatatkan pertumbuhan hingga 85 persen YoY.

Pengguna aktif individu internet banking dan OCBC Mobile meningkat sebesar 20 persen YoY, sedangkan pengguna aktif OCBC Business Mobile untuk nasabah korporasi mengalami peningkatan sebesar 27 persen YoY.

"Dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional dan global, tentunya kami akan terus berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian, dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan manajemen risiko, demi memberikan nilai berkelanjutan bagi nasabah dan juga seluruh pemangku kepentingan,” tutup Parwati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Muram Wawonii dan Kawasi! Perbankan Diminta Hentikan Pendanaan ke Harita Group

Wajah Muram Wawonii dan Kawasi! Perbankan Diminta Hentikan Pendanaan ke Harita Group

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 17:26 WIB

Maruarar Sirait Bidik Lahan eks Pengemplang Dana BLBI di Karawaci untuk Proyek MBR

Maruarar Sirait Bidik Lahan eks Pengemplang Dana BLBI di Karawaci untuk Proyek MBR

Bisnis | Minggu, 23 Februari 2025 | 16:55 WIB

Belum Dapat Proyek Baru, Gagal Bayar Utang dan Saham Disuspensi Itulah WIKA

Belum Dapat Proyek Baru, Gagal Bayar Utang dan Saham Disuspensi Itulah WIKA

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2025 | 12:22 WIB

WIKA Mulai Rasakan Dampak Ucapan Prabowo

WIKA Mulai Rasakan Dampak Ucapan Prabowo

Bisnis | Senin, 17 Februari 2025 | 17:07 WIB

Pimpin Kolaborasi 5 BPD, Bank Jatim Siapkan Modal Jumbo lewat Penerbitan Obligasi

Pimpin Kolaborasi 5 BPD, Bank Jatim Siapkan Modal Jumbo lewat Penerbitan Obligasi

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2025 | 19:00 WIB

Kembali Laksanakan Asset Disposal, WSBP Terus Perkuat Likuiditas

Kembali Laksanakan Asset Disposal, WSBP Terus Perkuat Likuiditas

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 21:38 WIB

Terkini

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

×