Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Merek Mewah Louis Vuitton dan Tiffany Pangkas Gerai di Jepang

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 21 Juli 2025 | 15:34 WIB
Merek Mewah Louis Vuitton dan Tiffany Pangkas Gerai di Jepang
Store Louis Vuitton. (Shutterstock)

Suara.com - Merek-merek mewah besar mancanegara sedang mengevaluasi kembali kehadiran mereka di pasar regional Jepang. Salah satunya, Louis Vuitton dan Tiffany mengurangi tokonya di pasar regional Jepang.

Dilansir Nikkei Asi, kedua brand ini menutup gerai mereka di Keisei Department Store di Mito, Prefektur Ibaraki. Sehingga, para manajer toko harus menavigasi dinamika pasar yang terus berubah. Langkah ini muncul di tengah tren merek-merek mewah yang semakin luas menarik diri dari wilayah non-perkotaan.

Sedangkan merek perhiasan mewah Amerika, Tiffany, menutup gerainya di lantai satu department store yang sama bulan lalu.

Kedua merek tersebut sebelumnya merupakan satu-satunya gerai yang beroperasi langsung di Prefektur Ibaraki, di pinggiran wilayah metropolitan Tokyo.

Lokasi mereka sebelumnya tetap tertutup di department store, menunjukkan reposisi strategis alih-alih penarikan penuh dari pasar.

Pergeseran strategis ini didorong oleh keinginan untuk mengoptimalkan biaya operasional dan menargetkan pelanggan berpenghasilan tinggi yang lebih terkonsentrasi di area ini.

Langkah ini juga sejalan dengan tren merek-merek mewah yang semakin memanfaatkan platform e-commerce untuk menjangkau audiens yang lebih luas, sehingga mengurangi kebutuhan akan jejak ritel fisik yang luas.

Singkatnya, penarikan Louis Vuitton dan Tiffany dari pasar regional Jepang merupakan langkah strategis yang mencerminkan tren industri yang lebih luas.

Seiring merek-merek mewah terus mengoptimalkan strategi ritel mereka, lanskap ritel akan terus berkembang, dengan merek-merek seperti Coach siap memanfaatkan dinamika yang terus berubah.

Coach, merek mewah Amerika, berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan pergeseran ini ditengah Luis Vuitton dan Tiffany menutup gerainya.

Dengan kehadirannya yang kuat di AS dan jejak internasional yang semakin luas, Coach kemungkinan akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Louis Vuitton dan Tiffany di pasar regional Jepang.

Fokus merek ini pada desain modern dan aksesibilitas dapat menarik lebih banyak konsumen, yang selanjutnya memperkuat posisinya di pasar. Tentunya kehadiran gerai Coach di Jepang membuat keuntungan perusahaan meningkat.

Lantaran, pesaingnya Louis Vuitton dan Tiffany memutuskan untuk mengurangi gerainya di beberapa bagian Jepang. Hal ini dikarenakan ketidakpastian ekonomi yang belum mereda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Gibran Sebut Kemenyan Bahan Baku Gucci dan LV, Ternyata Ini Faktanya!

Viral Gibran Sebut Kemenyan Bahan Baku Gucci dan LV, Ternyata Ini Faktanya!

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 17:31 WIB

4 Fakta Pidato Viral Gibran Soal Kemenyan di Parfum Gucci dan Louis Vuitton

4 Fakta Pidato Viral Gibran Soal Kemenyan di Parfum Gucci dan Louis Vuitton

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 14:56 WIB

Gucci dan Prada 'Ketahuan' Made in China, Strategi Unik Balas Tarif Trump Lewat TikTok?

Gucci dan Prada 'Ketahuan' Made in China, Strategi Unik Balas Tarif Trump Lewat TikTok?

Lifestyle | Selasa, 15 April 2025 | 10:18 WIB

Terkini

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB