Emas Antam Terus Meroket Tinggi, Harganya Kini Dipatok Rp 1.970.000/Gram

Achmad Fauzi Suara.Com
Rabu, 23 Juli 2025 | 09:39 WIB
Emas Antam Terus Meroket Tinggi, Harganya Kini Dipatok Rp 1.970.000/Gram
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 23 Juli 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.970.000 per gram.

Harga emas Antam kembali meroket Rp 24.000 dibandingkan hari Selasa, 22 Juli 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.816.000 per gram.

Harga buyback itu juga alami kenaikan Rp 24.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.

Ilustrasi emas Antam. (Dok: Antam)
Ilustrasi emas Antam. (Dok: Antam)

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 1 Gram Rp 1.970.000
  • Emas 2 gram Rp 3.880.000
  • Emas 3 gram Rp 5.795.000
  • Emas 5 gram Rp 9.625.000
  • Emas 10 gram Rp 19.195.000
  • Emas 25 gram Rp 47.862.000
  • Emas 50 gram Rp 95.645.000
  • Emas 100 gram Rp 191.212.000
  • Emas 250 gram Rp 477.765.000
  • Emas 500 gram Rp 955.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 1.910.600.000

Harga Emas Dunia Terus Naik

Harga emas dunia kembali melanjutkan tren positifnya untuk hari kedua berturut-turut pada Selasa (22/7), didorong oleh penurunan berkelanjutan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan melemahnya Dolar AS.

Sentimen investor juga dipengaruhi oleh ketidakpastian seputar kesepakatan perdagangan baru antara AS dan sejumlah negara mitra.

Seperti dinukil FXstreet, pada perdagangan Selasa malam, harga emas spot tercatat menguat lebih dari 0,9 persen dan diperdagangkan di level USD 3.427 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat menyentuh titik terendah harian di USD 3.383.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp1.946.000 per Gram di Tengah Lonjakan Harga Emas Dunia

Logam mulia ini bahkan sempat menyentuh level tertingginya dalam lima minggu di USD 3.433, mencerminkan kuatnya permintaan terhadap aset safe haven.

Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS selama lima sesi berturut-turut menjadi salah satu faktor utama yang menekan Indeks Dolar AS dan mendorong reli harga emas.

Pasar global saat ini tengah dibayangi ketidakpastian terkait kesepakatan dagang antara AS dan Uni Eropa (UE), yang dirumorkan belum akan tercapai sebelum tenggat waktu 1 Agustus mendatang.

Ketidakpastian tersebut mendorong investor mencari perlindungan pada aset yang lebih aman, seperti emas, di tengah kondisi pasar yang bergejolak.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, turut menambah dinamika pasar dengan pernyataannya bahwa ia akan mengadakan pertemuan dengan mitranya dari Tiongkok pada pekan depan, memberi sinyal kemungkinan perpanjangan tenggat waktu pembicaraan dagang hingga 12 Agustus.

Ia juga mengungkapkan rencana pengumuman sejumlah kesepakatan perdagangan baru dengan negara-negara lain dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI