Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Alasan Jabodetabek Masih Macet, Biaya Transportasi Bisa Tembus Rp 2 Juta/Bulan

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 08:15 WIB
Alasan Jabodetabek Masih Macet, Biaya Transportasi Bisa Tembus Rp 2 Juta/Bulan
Sejumlah penumpang duduk di dalam kereta rel listrik (KRL) baru seri Commuter Line Indonesia (CLI)-125 jurusan Jakarta-Bogor saat pengoperasian perdana di Jakarta, Minggu (1/6/2025). ANTARA FOTO

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan, biaya transportasi di Jabodetabek masih tinggi. Hal ini yang membuat masih maraknya masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.

Direktur Jenderal Integrasi Transportasi Multimoda Kemenhub, Risal Wasal, menjelaskan masyarakat perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk naik transportasi.

Dia mencontohkan, untuk menuju KRL harus naik ojek menuju stasiun, begitur selepas naik KRL juga harus naik ojek untuk menuju kantor.

Sejumlah penumpang menaiki kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek di Jakarta, Senin (30/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah penumpang menaiki kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek di Jakarta, Senin (30/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Orang ke kantor masih harus naik ojek, atau naik apa, menuju ke public transport-nya, dari public transport, kalau dia bawa mobil harus parkir, parkirnya mahal. Padahal naik keretanya cuma Rp 3.500. Kalau kayak gitu, itu yang kita perbaiki," ujarnya dalam diskusi di Kantor Kemenhub, Jakarta, yang dikutip Jumat (1/8/2025).

RIsal memaparkan, warga Bekasi paling tinggi untuk biaya transportasi selama sebulan mencapai Rp 1,91 juta.

Ia juga mengungkapkan, biaya transportasi di Jabodetabek juga lebih tinggi dari biaya ideal Bank Dunia yang mencapai 10 persen dari biaya hidup.

Risal menyebut, untuk kota-kota besar biaya transportasinya mencapai 12,46 persen dari biaya hidup. Sedangkan, selain Bekasi, warga Depok juga mengeluarkan kocek tinggi untuk biaya transportasi sebesar Rp 1,8 juta.

Kemudian, untuk warga Jakarta mengeluarkan biaya transportasi sebesar Rp 1,5 juta per bulan, warga Bogor sebesar Rp 1,23 juta per bulan, Surabaya juga tinggi mencapai Rp 1,62 juta per bulan.

Untuk mengatasi hal ini, Kemenhub tengah mengindentifikasi agar biaya tranportasi bisa semurah mungkin di kota-kota besar.

"Jadi, bagaimana tadi, first mile last mile-nya itu, bisa kita reduksi. Jadi, cost orang itu untuk transportasi bisa kita kurangi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stasiun Karet Batal Ditutup, Justru Malah Dipercantik

Stasiun Karet Batal Ditutup, Justru Malah Dipercantik

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 18:31 WIB

Kemenhub Vs Indonesia Airlines Masih Berlanjut, Pemerintah Nilai Sertifikat Standar Belum Sah!

Kemenhub Vs Indonesia Airlines Masih Berlanjut, Pemerintah Nilai Sertifikat Standar Belum Sah!

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 08:23 WIB

Kemenhub: Semua Manifes KM Barcelona V Berhasil Ditemukan

Kemenhub: Semua Manifes KM Barcelona V Berhasil Ditemukan

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 13:29 WIB

Terkini

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:48 WIB

Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat

Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:42 WIB

Dolar AS Perkasa, Harga Referensi Emas Indonesia Periode II Mei 2026 Terkoreksi Tajam

Dolar AS Perkasa, Harga Referensi Emas Indonesia Periode II Mei 2026 Terkoreksi Tajam

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:41 WIB

Catcrs Update Keamanan Transaksi Kripto Besar-besaran, Ini yang Wajib Diketahui Pengguna

Catcrs Update Keamanan Transaksi Kripto Besar-besaran, Ini yang Wajib Diketahui Pengguna

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:55 WIB

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:36 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:27 WIB