Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Tarif Trump Berlaku 7 Agustus 2025, IHSG Borpotensi Merana Hingga Akhir Tahun

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 04 Agustus 2025 | 14:59 WIB
Tarif Trump Berlaku 7 Agustus 2025, IHSG Borpotensi Merana Hingga Akhir Tahun
Kebijakan tarif dagang Amerika Serikat (AS) yang mulai berlaku pada 7 Agustus 2025 diprediksi akan menjadi sentimen negatif utama yang menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menghadapi tantangan berat di sisa tahun 2025. Kebijakan tarif dagang Amerika Serikat (AS) yang mulai berlaku pada 7 Agustus 2025 diprediksi akan menjadi sentimen negatif utama yang menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Mirae Asset Sekuritas Indonesia bahkan memproyeksikan IHSG dapat terperosok hingga level 6.900 di akhir tahun.

Menurut Head of Research & Chief Economist Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto, kondisi makroekonomi dan pasar modal di semester II/2025 akan sangat menantang. Faktor utamanya adalah penerapan kembali kebijakan tarif dagang oleh Presiden AS, Donald Trump, yang diperkirakan akan memengaruhi signifikan aktivitas perdagangan global, termasuk Indonesia.

Namun, di tengah awan mendung sentimen negatif tersebut, Rully melihat adanya beberapa titik terang. Ia menyebutkan bahwa situasi saat ini bersifat "mixed" atau berimbang. 

Beberapa sentimen positif yang mampu menahan laju penurunan lebih dalam antara lain:

1. Revisi Pertumbuhan Ekonomi Global: Dana Moneter Internasional (IMF) baru-baru ini merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,1% untuk tahun 2025 dan 2026.

2. Penguatan Rupiah: Pelemahan dolar AS membuat nilai tukar rupiah menguat, memberikan kestabilan bagi perekonomian domestik.

3. Ruang Pemangkasan Suku Bunga: Bank Indonesia masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 0,25% lagi.

Rully memprediksi bahwa pemangkasan suku bunga ini akan berdampak positif pada beberapa sektor. Sektor emas dan perbankan akan menjadi dua sektor yang paling diuntungkan. Penurunan suku bunga acuan akan segera diikuti oleh penurunan suku bunga perbankan, yang berpotensi mendorong kredit dan laba bank. Selain itu, instrumen obligasi juga akan menikmati angin segar karena pemangkasan suku bunga akan menekan imbal hasil (yield) dan mendorong kenaikan harga surat utang.

baca juga

Dengan sentimen yang saling berhadapan ini, Mirae Asset Sekuritas Indonesia tetap realistis dalam memproyeksikan IHSG. Meskipun ada sentimen positif yang menahan laju penurunan, dampak tarif dagang AS diperkirakan tetap dominan.

"Kami prediksi berlakunya tarif oleh Presiden AS Donald Trump akan membuat aktivitas perdagangan dunia akan terpengaruh signifikan, tidak terkecuali Indonesia," ujar Rully dalam paparannya di Jakarta, Senin (4/8/2025).

Perekonomian Indonesia, yang sempat menikmati surplus perdagangan tinggi berkat strategi front loading (mendorong aktivitas ekspor-impor di awal) untuk mengantisipasi tarif ini, diperkirakan akan merasakan imbasnya. Pada Mei dan Juni 2025, Indonesia mencatat surplus perdagangan masing-masing sebesar USD4,3 miliar dan USD4,1 miliar.

Meskipun demikian, dengan sentimen yang berimbang tersebut, Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG akan menutup tahun 2025 di level 6.900. Angka ini mencerminkan optimisme yang berhati-hati di tengah ketidakpastian global yang kian meningkat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan tarif dagang antara Indonesia dengan Amerika Serikat sebesar 19 persen berlaku mulai 7 Agustus 2025. Tarif tersebut juga telah diumumkan bersamaan dengan 92 negara lainnya.

“Sudah diumumkan (tarif) 92 negara, dan Indonesia kan seperti kita ketahui sudah selesai (sepakat) dan berlaku tanggal 7 (Agustus),” ujar Airlangga kepada wartawan, Senin (4/8/2025).

Menurutnya, tarif 19 persen yang didapatkan Indonesia merupakan salah satu yang terendah di kawasan Asia Tenggara, kecuali Singapura yang mendapat tarif hanya 10 persen dari AS.

“Seluruh negara ASEAN hampir selesai (negosiasi) dan negara-negara ASEAN,” kata dia.

Dengan besaran tarif tersebut, lanjut Airlangga, Indonesia masih memiliki peluang di pasar ekspor ke Amerika Serikat terutama dengan negara-negara kompetitor seperti Thailand dan India.

“Selama ini juga sama, punya competitiveness terhadap Thailand maupun Malaysia dan sektornya agak mirip tapi ada perbedaan juga, yang penting india agak tinggi sedikit,” jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo 'Takut' Trump? Pengamat Ungkap Alasan Indonesia 'Kalah' Soal Tarif Dagang AS

Prabowo 'Takut' Trump? Pengamat Ungkap Alasan Indonesia 'Kalah' Soal Tarif Dagang AS

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 11:43 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Saham COIN Jadi Primadona

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Saham COIN Jadi Primadona

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 09:19 WIB

Perdagangan IHSG Terjun 0,08 Persen Selama Sepekan Ini

Perdagangan IHSG Terjun 0,08 Persen Selama Sepekan Ini

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 12:26 WIB

Terkini

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB