Kena Tarif Impor 50 Persen, India Boikot McDonald'S hingga Apple

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 13 Agustus 2025 | 09:54 WIB
Kena Tarif Impor 50 Persen, India Boikot McDonald'S hingga Apple
Ilustrasi logo Apple. [Shutterstock]

Suara.com - India segera memboikot perusahaan atau merek dagang dari Amerika Serikat.

Lantaran Presiden Donald Trump memberlakukan tarif 50 persen pada barang impor dari India.

Hal ini menjadi langkah yang mengejutkan eksportir dan memicu ketegangan diplomatik antara New Delhi dan Washington.

Sehingga, beberapa merek ternama asal Amerika Serikat seperti McDonald’s, Coca-Cola, Amazon, dan Apple tengah menghadapi seruan boikot di India

Dilansir Telegraph, Rabu (13/8/2025), aksi boikot ini tentu bakal merugikan Amerika Serikat.

Sebab India yang merupakan negara terpadat di dunia adalah pasar utama bagi merek-merek Amerika yang telah berkembang pesat untuk menyasar basis konsumen kaya.

Apalagi, India juga salah satu negara pengguna WhatsApp Meta terbanyak.

Ilustrasi Domino's. (Mirror/Domino's Pizza)
Ilustrasi Domino's. (Mirror/Domino's Pizza)

Serta Domino's memiliki lebih banyak restoran daripada merek lain di negara ini.

Selain itu, minuman seperti Pepsi dan Coca-Cola sering mendominasi rak-rak toko.

baca juga

Lalu, orang-orang masih mengantre ketika toko Apple baru dibuka atau kafe Starbucks memberikan diskon.

Meskipun belum ada indikasi langsung penurunan penjualan, terdapat peningkatan suara di media sosial dan dunia maya untuk membeli produk local dan meninggalkan produk Amerika setelah Donald Trump memberlakukan tarif 50 persen untuk barang-barang dari India.

Seperti diketahui, mantan Duta Besar RI di WTO Gusmardi Bustami menilai poin-poin kesepakatan tarif impor yang disepakati Presiden Donald Trump dan Presiden Prabowo Subianto pada negosiasi pada 15 Juli 2025 masih memberatkan Indonesia.

Salah satunya Indonesia akan menghapus sekitar 99 persen hambatan tarif untuk berbagai produk industri, makanan, dan pertanian asal AS yang diekspor ke Indonesia.

Dia membeberkan dalam join statement Indonesia dan Amerika juga menentukan certificate of origin yang mana dokumen yang membuktikan asal suatu barang yang diekspor.

Persyaratan-persyaratan barang mau diekspor ke Amerika harus ada country of origin dalam menetapkan tarif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Trump Berlaku 7 Agustus 2025, IHSG Borpotensi Merana Hingga Akhir Tahun

Tarif Trump Berlaku 7 Agustus 2025, IHSG Borpotensi Merana Hingga Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 14:59 WIB

Rekomendasi iPhone Bekas 2025, Harganya Turun Hingga 90 Persen!

Rekomendasi iPhone Bekas 2025, Harganya Turun Hingga 90 Persen!

Tekno | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:38 WIB

Penjualan iPhone Apple Tembus 3 Miliar Sejak Debut dari 2007

Penjualan iPhone Apple Tembus 3 Miliar Sejak Debut dari 2007

Tekno | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 19:22 WIB

Trump Tebar Ancaman Tarif Impor, India Jadi Incaran Karena Dekat dengan 'BRICS'

Trump Tebar Ancaman Tarif Impor, India Jadi Incaran Karena Dekat dengan 'BRICS'

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 10:43 WIB

IEU-CEPA Resmi Ditandatangani September, 80 Persen Lebih Produk RI Bebas Tarif

IEU-CEPA Resmi Ditandatangani September, 80 Persen Lebih Produk RI Bebas Tarif

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 18:38 WIB

Trump Mengamuk!  Tarif Impor Brasil Langsung Dinaikkan 50 Persen

Trump Mengamuk! Tarif Impor Brasil Langsung Dinaikkan 50 Persen

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 09:16 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×