IHSG Hari Ini Berpotensi Tembus Level Psikologis 8.000

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:19 WIB
IHSG Hari Ini Berpotensi Tembus Level Psikologis 8.000
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (14/8/2025) diperkirakan melanjutkan tren positif, setelah pada penutupan kemarin ditutup menguat signifikan 1,30% atau 101,21 poin di level 7.892,91.

Penguatan tersebut membuka peluang IHSG menguji level psikologis baru di angka 8.000.

Para analis memproyeksikan, pergerakan indeks akan berada di zona hijau, didukung oleh sejumlah sentimen positif dari pasar domestik dan global.

Pada penutupan perdagangan Rabu (13/8/2025) lalu, IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar. Level terendah yang disentuh, yakni 7.835,30, sementara level tertinggi mencapai 7.903,05.

Data perdagangan menunjukkan aktivitas pasar yang sangat dinamis.

Tercatat 346 saham mengalami kenaikan, 280 saham terkoreksi, dan 173 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga alias stagnan.

Volume perdagangan juga menunjukkan antusiasme pelaku pasar yang tinggi. Kapitalisasi pasar bursa tercatat mencapai Rp14.233 triliun, mencerminkan nilai total dari seluruh perusahaan yang melantai di bursa.

Sentimen positif investor asing turut mendorong laju IHSG.

Tercatat, investor asing melakukan pembelian bersih (net buy) yang cukup besar, menunjukkan kepercayaan terhadap prospek pasar modal Indonesia.

Beberapa faktor menjadi motor penggerak utama di balik optimisme pasar saham saat ini. Salah satunya, sentimen dari terkendalinya inflasi di Amerika Serikat, yang memberikan ruang bagi perbaikan ekonomi global.

Dari dalam negeri, stabilitas ekonomi yang terjaga dan rilis laporan keuangan emiten semester I/2025 yang positif menjadi katalis utama. 

Kinerja keuangan yang solid dari perusahaan-perusahaan besar meningkatkan kepercayaan investor untuk mengakumulasi saham.

Saham-saham dari sektor perbankan dan telekomunikasi menjadi pendorong utama kenaikan indeks. Kenaikan harga komoditas juga turut memberikan angin segar bagi saham-saham di sektor energi dan sumber daya alam.

Secara teknikal, pergerakan IHSG yang berhasil menembus level resistance penting membuka jalan untuk kenaikan lebih lanjut. 

Analis melihat adanya pola kenaikan yang cukup kuat untuk beberapa waktu ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analisa Harga Emas 14 Agustus 2025: Naik Tajam, Saatnya Beli atau Jual?

Analisa Harga Emas 14 Agustus 2025: Naik Tajam, Saatnya Beli atau Jual?

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:10 WIB

IHSG Menuju Level 8.000, 5 Saham Ini Harganya Lagi Meroket

IHSG Menuju Level 8.000, 5 Saham Ini Harganya Lagi Meroket

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 12:40 WIB

IHSG Tembus Level Tertinggi Sepanjang Sejarah di 7.900, Bahkan Diproyeksi Naik ke 8.000

IHSG Tembus Level Tertinggi Sepanjang Sejarah di 7.900, Bahkan Diproyeksi Naik ke 8.000

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:30 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB