Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Belanja di Don Donki Jepang Kini Bisa Gunakan QRIS

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 25 Agustus 2025 | 09:59 WIB
Belanja di Don Donki Jepang Kini Bisa Gunakan QRIS
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara Launching QRIS Antarnegara Indonesia-Jepang secara virtual, Senin (25/8/2025). [Tangkapan layar]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) semakin memudahkan masyarakat Indonesia bertransaksi di Jepang.

Hal ini dikarenakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bisa dipakai belanja di Jepang.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, sebanyak 500 ribu masyarakat Indonesia yang berlibur di Jepang bisa menggunakan QRIS, termasuk untuk belanja di Don Donki Jepang.

"Sekarang, 500 ribu pelancong dari Indonesia dan Jepang tidak membutuhkan rupiah, tidak membutuhkan yen, hanya membutuhkan handphone," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara Launching QRIS Antarnegara Indonesia-Jepang secara virtual, Senin (25/8/2025).

Di mana pun seperti, Donki, dia menambahkan, lalu Shibuya, hanya membutuhkan handphone untuk membayar melalui QRIS.

Kata dia, penggunaan QRIS menandakan hubungan Indonesia dan Jepang semakin dekat.

Don Donki. [Donki.com]
Don Donki. [Donki.com]

Apalagi menuju pembayaran digital yang semakin terdepan.

" Visi di mana hubungan ekonomi antara dua negara kami tidak hanya kuat, tetapi juga langsung. Dan terhubung melalui digital. Sebuah masa depan di mana transaksi bilateral mudah. Kami memulai implementasi QR jembatan antara Indonesia dan Jepang," jelas Perry Warjiyo.

Menurutnya, alat pembayaran ini merupakan salah satu ujian untuk menjalankan ekonomi digital.

Apalagi, pembayaran digital di dunia semakin canggih dan praktis

"Ini adalah ujian tentang hubungan ekonomi melalui digital. Sebuah era digital yang baru. Tidak hanya itu, QRIS sudah berhubungan dengan Malaysia, Singapura, Thailand, dan segera juga dengan Vietnam dan ASEAN lainnya, ini adalah ujian di Asia," beber dia.

Selain itu, hubungan ekonomi melalui digital adalah sangat penting. Hal ini bisa membuat Indonesia menjadi pemeran penting dalam ekonomi dunia.

Hubungan ekonomi melalui digital adalah yang bersejarah.

"Dalam hal ini, dengan menggunakan pembayaran yang lebih aman dan efisien, kita tidak hanya memudahkan transaksi, kita juga membangun ekonomi digital yang lebih inklusif, ekonomi digital, terutamanya perusahaan kecil," ungkap Perry Warjiyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neraca Pembayaran RI Minus Rp109 Triliun, Biang Keroknya Defisit Transaksi Berjalan

Neraca Pembayaran RI Minus Rp109 Triliun, Biang Keroknya Defisit Transaksi Berjalan

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:34 WIB

Perluas Akses Rupiah ke Seluruh Negeri, Pegadaian Raih Apresiasi dari Bank Indonesia

Perluas Akses Rupiah ke Seluruh Negeri, Pegadaian Raih Apresiasi dari Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:59 WIB

Bos BI Yakin Ekonomi RI Bakal Tembus 5,4 Persen di 2025, Apa Faktornya?

Bos BI Yakin Ekonomi RI Bakal Tembus 5,4 Persen di 2025, Apa Faktornya?

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 08:52 WIB

Bos BI Sentil Perbankan yang Belum Turunkan Bunga Kredit

Bos BI Sentil Perbankan yang Belum Turunkan Bunga Kredit

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 07:52 WIB

Suku Bunga Kredit Mulai Turun, Sektor Ini yang Paling Diuntungkan

Suku Bunga Kredit Mulai Turun, Sektor Ini yang Paling Diuntungkan

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 07:06 WIB

BI Gelontorkan Rp384 T, Perry Warjiyo Ungkap Rincian Alokasi dan Sektor Prioritas Penerima Insentif

BI Gelontorkan Rp384 T, Perry Warjiyo Ungkap Rincian Alokasi dan Sektor Prioritas Penerima Insentif

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:39 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB