Perjalanan Tokopedia: Dari Unicorn Kebanggaan Hingga Badai PHK 2025 Usai di Bawah Kendali TikTok

Farah Nabilla, Rosiana Chozanah

Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:59 WIB
Perjalanan Tokopedia: Dari Unicorn Kebanggaan Hingga Badai PHK 2025 Usai di Bawah Kendali TikTok
Ilustrasai Tokopedia. [Tokopedia]

Suara.com - Kabar mengejutkan kembali datang dari salah satu pelopor e-commerce Indonesia. Tokopedia, perusahaan yang pernah menjadi simbol kebangkitan startup Tanah Air, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal sepanjang tahun 2025.

Ratusan karyawan dilaporkan terdampak kebijakan ini, yang disebut sebagai langkah efisiensi setelah perusahaan diakuisisi oleh raksasa teknologi asal China, ByteDance, induk perusahaan TikTok.

Langkah drastis ini menandai babak baru yang penuh tantangan dalam perjalanan panjang Tokopedia. Bagaimana perjalanan perusahaan sampai ke titik ini?

Masa Keemasan: Merajai Pasar Digital Indonesia

Ilustrasi Tokopedia
Ilustrasi Tokopedia

Didirikan pada 17 Agustus 2009 oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison, Tokopedia lahir dengan visi mulia untuk mendemokratisasi perdagangan melalui teknologi.

Platform ini dengan cepat tumbuh menjadi salah satu unicorn pertama di Indonesia, memberdayakan jutaan UMKM untuk go digital.

Perjalanannya diwarnai suntikan dana dari investor kelas kakap. Mulai dari pendanaan awal oleh PT Indonusa Dwitama, diikuti oleh East Ventures (2010), hingga investasi raksasa dari Softbank, Sequoia Capital (2014), dan Alibaba Group (2017) yang menempatkan valuasinya menembus USD 7 miliar.

Puncaknya pada 2021, Tokopedia melakukan merger dengan Gojek, membentuk entitas digital raksasa PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melantai di bursa saham pada April 2022.

Titik Balik: Akuisisi oleh TikTok

baca juga

Era baru dimulai ketika TikTok, melalui ByteDance, mengakuisisi 75,01% saham Tokopedia pada Januari 2024 dengan nilai investasi lebih dari US$1,5 miliar.

Langkah strategis ini memungkinkan TikTok Shop untuk kembali beroperasi di Indonesia setelah sempat dilarang pemerintah, dengan melebur ke dalam sistem Tokopedia.

Namun, persaingan di industri e-commerce semakin ketat. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025 menunjukkan perubahan signifikan dalam lanskap pasar.

Shopee kokoh di puncak sebagai platform yang paling banyak diakses pengguna internet Indonesia (53,22%). Hal yang mengejutkan, TikTok Shop melesat ke posisi kedua (27,37%), sementara Tokopedia berada di urutan ketiga dengan 9,57% pengguna.

Restrukturisasi dan PHK Massal 2025

Di tengah persaingan ketat dan proses integrasi, langkah restrukturisasi pun diambil. Sepanjang Juli dan Agustus 2025, Tokopedia dilaporkan telah melakukan PHK terhadap lebih dari 400 karyawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alamat Rumahnya Viral Disebar di TikTok, Ahmad Sahroni Respons Santai: Rumah Gue Emang Terbuka

Alamat Rumahnya Viral Disebar di TikTok, Ahmad Sahroni Respons Santai: Rumah Gue Emang Terbuka

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:49 WIB

Isu Penutupan Layanan Tokopedia Viral di Medsos, Ini Penjelasannya

Isu Penutupan Layanan Tokopedia Viral di Medsos, Ini Penjelasannya

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:52 WIB

PHK Massal Tokopedia: Hampir Semua Divisi Kena, Nasib Ratusan Karyawan di Tangan 'China'

PHK Massal Tokopedia: Hampir Semua Divisi Kena, Nasib Ratusan Karyawan di Tangan 'China'

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:21 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×