Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Pemerintah Naikkan Harga Beras, Inflasi Mengintai

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Kamis, 28 Agustus 2025 | 20:44 WIB
Pemerintah Naikkan Harga Beras, Inflasi Mengintai
Bapanas menaikkan harga beras di Agustus 2025. Inflasi kini mengintai. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]
Kesimpulan
  • Bapanas menaikkan HET beras dan diprediksi bisa memicu inflasi.
  • HET beras kini mulai dari Rp 13.500 per kg hingga Rp 15.500 per kg.
  • Penyaluran beras pemerintah diharapkan bisa meredam inflasi.

Suara.com - Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro mengatakan lonjakan harga beras bisa menimbulkan inflasi, setelah Badan Pangan Nasional menetapkan kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras.

"Challenge-nya akan ada kuartal tiga ke atas, sebesar 2,6 persen. Kalau dampak lanjutan berlangsung, baru kemudian akan menormalisasi di kuartal keempat," kata Andry dalam paparan economic outlook dalam video virtual, Kamis (28/8/2025).

Dia berharap rencana penyaluran beras dan stabilisasi harga yang dilakukan bisa berjalan lancar, sehingga tekanan inflasi bisa berkurang. Pemerintah sendiri berencana mendistribusikan 1,73 juta ton besar ke pasar.

"Jadi diharapkan menormalisasi suplai beras di semester kedua atau triwulan ketiga, kalau forecast kita kuartal 4 masih 2,4 persen artinya masih masuk dalam range Bank Indonesia," tandasnya.

Sebelumnya lewat Surat Keputusan Kepala Bapanas Nomor 299 Tahun 2025 tertanggal 22 Agustus 2025, pemerintah menaikkan HET beras medium di Zona I, II dan III.

Zona I meliputi wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi. Sementara Zona II mencakup Sumatera selain Lampung dan Sumatera Selatan, serta Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan. Sementara Zona III adalah Maluku dan Papua.

HET beras di Zona I kini mencapai Rp 13.500 per kilogram untuk beras medium. Sementara di Zona II mencapai Rp 14.000 dan naik menjadi Rp 15.500 di Zona III.

Alasan kenaikan HET beras medium ini menurut Bapanas agar penggilingan padi tetap bisa memproduksi beras. Karena saat ini harga gabah kering giling (GKP) juga telah mengalami kenaikan di petani.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengeklaim harga beras di 15 provinsi di Indonesia sudah mengalami penurunan. Penurunan harga tersebut, setelah Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Daerah melakukan operasi pasar besar-besaran di seluruh Indonesia.

baca juga

"Ini mungkin operasi pasar terbesar untuk menekan harga. Alhamdulillah kami pantau dari Bapanas (Badan Pangan Nasional) ada 10, ada mengatakan sudah 13, ada yang mengatakan 15 provinsi harganya (beras) sudah turun," klaim Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Bank Mandiri: Perekonomian Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,96 Persen di 2025

Ekonom Bank Mandiri: Perekonomian Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,96 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:06 WIB

Bank Indonesia Ungkap Biang Kerok Kenaikan Harga Beras di Daerah

Bank Indonesia Ungkap Biang Kerok Kenaikan Harga Beras di Daerah

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:23 WIB

Tekankan Intervensi Stok Beras untuk Kendalikan Inflasi, Mendagri  Buka Gerakan Pangan Murah

Tekankan Intervensi Stok Beras untuk Kendalikan Inflasi, Mendagri Buka Gerakan Pangan Murah

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 09:27 WIB

Biang Kerok Harga Beras Mahal, Bukan Hanya Petani yang Untung

Biang Kerok Harga Beras Mahal, Bukan Hanya Petani yang Untung

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 19:12 WIB

Hanya 'Jalan Pendek', Alasan Pemerintah Naikkan Harga Beras Medium

Hanya 'Jalan Pendek', Alasan Pemerintah Naikkan Harga Beras Medium

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:49 WIB

Terkini

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:35 WIB

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:31 WIB

×