Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Cetak Laba, Emiten Internet Grup Djarum (DATA) Andalkan Modernisasi Jaringan

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 09 September 2025 | 11:40 WIB
Cetak Laba, Emiten Internet Grup Djarum (DATA) Andalkan Modernisasi Jaringan
Ilustrasi. Perusahaan penyedia jasa internet Grup Djarum ini mencatatkan peningkatan pendapatan dan EBITDA yang signifikan. Foto ist.
Baca 10 detik
  • Emiten Grup Djarum DATA makin solid di tahun 2025.
  • Pendapatan dan EBITDA perusahaan naik signifikan.
  • Kinerja positif ini tidak lepas dari strategi jitu perusahaan.

Suara.com - Kinerja keuangan PT Remala Abadi Tbk. (DATA) makin solid di tahun 2025. Perusahaan penyedia jasa internet Grup Djarum ini mencatatkan peningkatan pendapatan dan EBITDA yang signifikan, menunjukkan keberhasilan strategi bisnis yang diterapkan oleh manajemen.

Pendapatan Remala melonjak dari Rp78,335 miliar di kuartal I 2024 menjadi Rp86,395 miliar di periode yang sama tahun 2025. Lonjakan pendapatan ini juga dibarengi dengan kenaikan EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisas) menjadi Rp31,492 miliar, dari sebelumnya Rp26,169 miliar. Alhasil, margin EBITDA perseroan juga meningkat dari 33,41% menjadi 36,45%.

Agus Setiono, Chief Executive Officer Remala Abadi, mengungkapkan bahwa kinerja positif ini tidak lepas dari strategi jitu perusahaan. Salah satunya adalah modernisasi teknologi FTTH (Fiber to the Home) yang membuat penggelaran jaringan internet menjadi lebih efisien.

"Dengan modernisasi teknologi FTTH, pelanggan retail saat ini dapat menikmati layanan internet ultra cepat hingga 1 Gbps dari Remala. Tentunya dengan harga yang terjangkau," papar Agus di Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Layanan ini kini sudah menjangkau Jabodetabek, Bandung, Karawang, Cirebon, Purwakarta, Cikampek, Cianjur, dan Semarang.

Selain itu, sinergi dengan iForte dan operator internet lainnya dalam pemanfaatan infrastruktur pasif maupun aktif juga efektif mendongkrak kinerja keuangan Remala. Kolaborasi ini membuat Remala dapat mempercepat penetrasi pasar tanpa harus membangun infrastruktur dari nol di setiap lokasi.

Untuk menjaga pertumbuhan, Remala menerapkan strategi penjualan yang terbagi dalam segmentasi pelanggan: partnership, pemerintahan, retail, dan korporat. Agus mengatakan, komposisi pelanggan yang berimbang ini membuat pendapatan perusahaan lebih stabil dan tidak bergantung pada satu segmen saja.

Saat ini, Remala telah memiliki lebih dari 12 ribu km kabel fiber optik dengan 300 POP (Point of Presence), 317 ribu homepass, dan 83 ribu home connected. Infrastruktur yang luas ini, ditambah dengan koneksi ke 80% data center di Jabodetabek, menjadi modal kuat bagi Remala untuk terus bertumbuh dan menjadi pemain utama di industri telekomunikasi Indonesia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PYFA Sebut Sektor Kesehatan Adalah Investasi Masa Depan

PYFA Sebut Sektor Kesehatan Adalah Investasi Masa Depan

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 11:02 WIB

Saham-saham Emiten Ini Diramal Bakal Jeblok Setelah Sri Mulyani Diganti

Saham-saham Emiten Ini Diramal Bakal Jeblok Setelah Sri Mulyani Diganti

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 08:25 WIB

Emiten Minuman Beralkohol RI Rambah Pasar Jepang

Emiten Minuman Beralkohol RI Rambah Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 07:44 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB