Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Analis Beri Peringatan: Reshuffle Menkeu Bisa Ancam Peringkat Utang Indonesia

M Nurhadi

Rabu, 10 September 2025 | 07:00 WIB
Analis Beri Peringatan: Reshuffle Menkeu Bisa Ancam Peringkat Utang Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menandatangani memori jabatan dari pejabat lama Sri Mulyani Indrawati saat serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Fitch nilai pergantian Menkeu berisiko negatif bagi peringkat utang.
  • Perubahan ini berpotensi meredam sentimen investor.
  • Defisit anggaran bisa naik di atas 3% PDB.

Suara.com - Pergantian Menteri Keuangan di tengah situasi politik yang dinamis di Indonesia telah menarik perhatian global, terutama dari lembaga pemeringkat utang terkemuka.

Fitch Ratings, dalam analisis terbarunya, menyatakan bahwa perubahan Menteri Keuangan dapat menciptakan tekanan negatif pada peringkat utang Indonesia.

Fitch menilai bahwa pergantian posisi strategis tersebut, terutama setelah gejolak sosial baru-baru ini, berpotensi meredupkan sentimen investor.

Menurut George Xu, Direktur Peringkat Negara Asia-Pasifik Fitch Ratings, situasi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan.

"Perombakan kabinet Indonesia, termasuk penggantian Menteri Keuangan yang sangat dihormati, Sri Mulyani Indrawati, pasca kerusuhan baru-baru ini, akan meredam sentimen investor, karena hal itu menimbulkan pertanyaan tentang prospek fiskal," ujar Xu.

Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan menjadi sorotan karena peran pentingnya dalam mengelola anggaran negara dan menjaga stabilitas ekonomi.

Fitch Ratings menekankan bahwa pada tahap ini, belum jelas apakah perubahan menteri tersebut akan mengarah pada pergeseran materiil dalam strategi fiskal pemerintah.

Proyeksi Defisit dan Risiko Tersembunyi

Fitch saat ini memiliki proyeksi dasar yang mengasumsikan defisit anggaran Indonesia pada tahun 2026 akan mencapai 2,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini masih berada dalam batas yang diizinkan oleh undang-undang, yaitu di bawah 3% dari PDB.

Dalam skenario dasar tersebut, Fitch berasumsi bahwa pemerintah akan mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang ada dalam kerangka fiskal saat ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Namun, Fitch juga menyoroti adanya risiko yang bisa mengubah proyeksi tersebut. Jika pemerintah mengambil langkah untuk meningkatkan belanja secara signifikan dalam upaya meredakan ketegangan sosial, hal ini berpotensi menambah risiko defisit anggaran yang lebih tinggi dari perkiraan.

Defisit yang melebihi 3% dari PDB dalam jangka menengah akan menempatkan tekanan signifikan pada peringkat utang Indonesia dan dapat menambah tekanan pada nilai tukar Rupiah.

Kenaikan defisit di atas ambang batas 3% dari PDB akan menjadi sinyal peringatan bagi pasar keuangan.

Peringkat utang yang lebih rendah dapat menyebabkan biaya pinjaman negara menjadi lebih mahal, baik untuk pemerintah maupun perusahaan.

Hal ini secara tidak langsung dapat memengaruhi investasi dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Sebagai sebuah lembaga independen yang bertugas menilai kelayakan kredit suatu negara, analisis Fitch Ratings menjadi panduan penting bagi para investor global.

Pandangan Fitch menunjukkan bahwa meskipun situasi ekonomi Indonesia saat ini masih stabil, dinamika politik dan kebijakan fiskal di bawah kepemimpinan baru akan menjadi faktor penentu utama bagi kepercayaan pasar ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Merasa Terhormat Jadi Menteri Keuangan, Kinerja Purbaya Yudhi Sadewa Disorot

Ngaku Merasa Terhormat Jadi Menteri Keuangan, Kinerja Purbaya Yudhi Sadewa Disorot

News | Selasa, 09 September 2025 | 22:49 WIB

Bukan Cuma Tudingan 'Agen CIA'? Ini 4 Fakta Geger Lain dari Anak Menkeu Purbaya Sadewa

Bukan Cuma Tudingan 'Agen CIA'? Ini 4 Fakta Geger Lain dari Anak Menkeu Purbaya Sadewa

News | Selasa, 09 September 2025 | 22:09 WIB

Pegiat Media Sosial Pertanyakan Optimisme Purbaya Capai Target Ekonomi 8%

Pegiat Media Sosial Pertanyakan Optimisme Purbaya Capai Target Ekonomi 8%

News | Selasa, 09 September 2025 | 21:32 WIB

Felix Siauw Putar Logika Menkeu Purbaya Soal Tuntutan Rakyat: Pemerintah Sudah Telat!

Felix Siauw Putar Logika Menkeu Purbaya Soal Tuntutan Rakyat: Pemerintah Sudah Telat!

Entertainment | Rabu, 10 September 2025 | 06:15 WIB

Usai Ratas dengan Prabowo, Menkeu Purbaya: Ekonomi Akan Tumbuh Lebih Cepat

Usai Ratas dengan Prabowo, Menkeu Purbaya: Ekonomi Akan Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 20:53 WIB

Kenapa Publik Kini Bersimpati pada Sri Mulyani: Dianggap Karyawan Terbaik Didepak Bos?

Kenapa Publik Kini Bersimpati pada Sri Mulyani: Dianggap Karyawan Terbaik Didepak Bos?

News | Selasa, 09 September 2025 | 20:51 WIB

Terkini

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:06 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB