Analis Beri Peringatan: Reshuffle Menkeu Bisa Ancam Peringkat Utang Indonesia

M Nurhadi

Rabu, 10 September 2025 | 07:00 WIB
Analis Beri Peringatan: Reshuffle Menkeu Bisa Ancam Peringkat Utang Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menandatangani memori jabatan dari pejabat lama Sri Mulyani Indrawati saat serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Fitch nilai pergantian Menkeu berisiko negatif bagi peringkat utang.
  • Perubahan ini berpotensi meredam sentimen investor.
  • Defisit anggaran bisa naik di atas 3% PDB.

Suara.com - Pergantian Menteri Keuangan di tengah situasi politik yang dinamis di Indonesia telah menarik perhatian global, terutama dari lembaga pemeringkat utang terkemuka.

Fitch Ratings, dalam analisis terbarunya, menyatakan bahwa perubahan Menteri Keuangan dapat menciptakan tekanan negatif pada peringkat utang Indonesia.

Fitch menilai bahwa pergantian posisi strategis tersebut, terutama setelah gejolak sosial baru-baru ini, berpotensi meredupkan sentimen investor.

Menurut George Xu, Direktur Peringkat Negara Asia-Pasifik Fitch Ratings, situasi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan.

"Perombakan kabinet Indonesia, termasuk penggantian Menteri Keuangan yang sangat dihormati, Sri Mulyani Indrawati, pasca kerusuhan baru-baru ini, akan meredam sentimen investor, karena hal itu menimbulkan pertanyaan tentang prospek fiskal," ujar Xu.

Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan menjadi sorotan karena peran pentingnya dalam mengelola anggaran negara dan menjaga stabilitas ekonomi.

Fitch Ratings menekankan bahwa pada tahap ini, belum jelas apakah perubahan menteri tersebut akan mengarah pada pergeseran materiil dalam strategi fiskal pemerintah.

Proyeksi Defisit dan Risiko Tersembunyi

Fitch saat ini memiliki proyeksi dasar yang mengasumsikan defisit anggaran Indonesia pada tahun 2026 akan mencapai 2,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

baca juga

Angka ini masih berada dalam batas yang diizinkan oleh undang-undang, yaitu di bawah 3% dari PDB.

Dalam skenario dasar tersebut, Fitch berasumsi bahwa pemerintah akan mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang ada dalam kerangka fiskal saat ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Namun, Fitch juga menyoroti adanya risiko yang bisa mengubah proyeksi tersebut. Jika pemerintah mengambil langkah untuk meningkatkan belanja secara signifikan dalam upaya meredakan ketegangan sosial, hal ini berpotensi menambah risiko defisit anggaran yang lebih tinggi dari perkiraan.

Defisit yang melebihi 3% dari PDB dalam jangka menengah akan menempatkan tekanan signifikan pada peringkat utang Indonesia dan dapat menambah tekanan pada nilai tukar Rupiah.

Kenaikan defisit di atas ambang batas 3% dari PDB akan menjadi sinyal peringatan bagi pasar keuangan.

Peringkat utang yang lebih rendah dapat menyebabkan biaya pinjaman negara menjadi lebih mahal, baik untuk pemerintah maupun perusahaan.

Hal ini secara tidak langsung dapat memengaruhi investasi dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Sebagai sebuah lembaga independen yang bertugas menilai kelayakan kredit suatu negara, analisis Fitch Ratings menjadi panduan penting bagi para investor global.

Pandangan Fitch menunjukkan bahwa meskipun situasi ekonomi Indonesia saat ini masih stabil, dinamika politik dan kebijakan fiskal di bawah kepemimpinan baru akan menjadi faktor penentu utama bagi kepercayaan pasar ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Merasa Terhormat Jadi Menteri Keuangan, Kinerja Purbaya Yudhi Sadewa Disorot

Ngaku Merasa Terhormat Jadi Menteri Keuangan, Kinerja Purbaya Yudhi Sadewa Disorot

News | Selasa, 09 September 2025 | 22:49 WIB

Bukan Cuma Tudingan 'Agen CIA'? Ini 4 Fakta Geger Lain dari Anak Menkeu Purbaya Sadewa

Bukan Cuma Tudingan 'Agen CIA'? Ini 4 Fakta Geger Lain dari Anak Menkeu Purbaya Sadewa

News | Selasa, 09 September 2025 | 22:09 WIB

Pegiat Media Sosial Pertanyakan Optimisme Purbaya Capai Target Ekonomi 8%

Pegiat Media Sosial Pertanyakan Optimisme Purbaya Capai Target Ekonomi 8%

News | Selasa, 09 September 2025 | 21:32 WIB

Felix Siauw Putar Logika Menkeu Purbaya Soal Tuntutan Rakyat: Pemerintah Sudah Telat!

Felix Siauw Putar Logika Menkeu Purbaya Soal Tuntutan Rakyat: Pemerintah Sudah Telat!

Entertainment | Rabu, 10 September 2025 | 06:15 WIB

Usai Ratas dengan Prabowo, Menkeu Purbaya: Ekonomi Akan Tumbuh Lebih Cepat

Usai Ratas dengan Prabowo, Menkeu Purbaya: Ekonomi Akan Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 20:53 WIB

Kenapa Publik Kini Bersimpati pada Sri Mulyani: Dianggap Karyawan Terbaik Didepak Bos?

Kenapa Publik Kini Bersimpati pada Sri Mulyani: Dianggap Karyawan Terbaik Didepak Bos?

News | Selasa, 09 September 2025 | 20:51 WIB

Terkini

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×