Menkeu Purbaya Janji Hentikan Sisa Anggaran Menumpuk di Akhir Tahun

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 13 September 2025 | 00:17 WIB
Menkeu Purbaya Janji Hentikan Sisa Anggaran Menumpuk di Akhir Tahun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk menggenjot belanja negara secara efektif. Foto Antara
Baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya janji genjot belanja negara secara efektif.
  • Menurut praktik anggaran yang tidak terserap maksimal adalah kerugian.
  • Mengejar target tersebut Purbaya bakal membentuk tim khusus.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk menggenjot belanja negara secara efektif, demi mewujudkan pembangunan yang merata dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Ia berjanji, di bawah kepemimpinannya, tidak akan ada lagi fenomena sisa anggaran yang menumpuk di akhir tahun.

"Saya inginkan nanti di akhir tahun semua uang yang kita punya bisa dipakai secara efektif. Jadi enggak akan ada sisa uang yang berlebihan seperti dulu lagi. Uang dipakai untuk pembangunan," kata Purbaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Menurut Purbaya, praktik anggaran yang tidak terserap maksimal adalah kerugian besar. Ia menekankan, setiap rupiah dari anggaran negara harus dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Ini akan memberikan kejutan jangka panjang yang dampaknya jangka panjang ke perekonomian. Selama ini yang macet-macet akan kita lancarkan dan dana yang nganggur akan saya optimalkan untuk pembangunan," tegasnya.

Untuk mencapai target ambisius tersebut, Purbaya tidak main-main. Ia mengungkapkan akan membentuk tim khusus bernama Tim Akselerasi Program Pembangunan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Investasi/Kepala BKPM.

Tim ini akan bertugas meninjau program-program pemerintah yang penyerapan anggarannya tidak efektif. Dana yang 'menganggur' dari program tersebut akan dialokasikan ke proyek lain yang lebih cepat memberikan manfaat nyata.

"Jadi ini bukan kejutan jangka pendek yang dampaknya kecil," jelas Purbaya.

Meski mengakui adanya perlambatan belanja dan ekonomi di triwulan III, Purbaya menyatakan optimismenya. Ia yakin, dengan upaya akselerasi ini, arah perekonomian akan berbalik di kuartal terakhir tahun ini.

"Saya yakin bulan Oktober, November, Desember semuanya akan berbalik arah," imbuhnya. "Kalau program ini jalan, saya yakin target-targetnya akan sampai dan pertumbuhan ekonominya akan setinggi yang kita prediksi sebelumnya. Saya optimis sekali," pungkas Purbaya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Guyur Himbara Rp200 T: Ada Apa dengan Bunga 4 Persen?

Menkeu Purbaya Guyur Himbara Rp200 T: Ada Apa dengan Bunga 4 Persen?

Video | Jum'at, 12 September 2025 | 20:00 WIB

Tidak Gratis, Pindahkan Rp 200 Triliun ke 5 Bank Menkeu Purbaya Minta Bunga Segini!

Tidak Gratis, Pindahkan Rp 200 Triliun ke 5 Bank Menkeu Purbaya Minta Bunga Segini!

Bisnis | Jum'at, 12 September 2025 | 20:08 WIB

BNI Sambut Penempatan Dana Pemerintah, Tapi Minta Beberapa Penjelasan

BNI Sambut Penempatan Dana Pemerintah, Tapi Minta Beberapa Penjelasan

Bisnis | Jum'at, 12 September 2025 | 19:32 WIB

Terkini

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:59 WIB

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

×