Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Rupiah Loyo Jelang Akhir Pekan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 19 September 2025 | 10:33 WIB
Rupiah Loyo Jelang Akhir Pekan
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat jelang akhir pekan.
  • Pelemahan rupiah ini sejalan dengan tren mayoritas mata uang di Asia yang juga terkoreksi.
  • Di pasar global, pergerakan dolar AS relatif stabil setelah sempat anjlok.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Jumat (19/9/2025). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp16.561 per dolar AS, turun 34 poin atau 0,21% dari penutupan sebelumnya.

Pelemahan rupiah ini sejalan dengan tren mayoritas mata uang di Asia yang juga terkoreksi. Mata uang seperti won Korea Selatan, peso Filipina, rupee India, yuan Tiongkok, dan ringgit Malaysia turut melemah menghadapi penguatan dolar AS. Hanya dolar Hong Kong dan baht Thailand yang berhasil menguat tipis.

Di pasar global, pergerakan dolar AS relatif stabil setelah sempat anjlok. Indeks dolar tercatat naik 0,1%, memulihkan diri dari level terendah dalam tiga setengah tahun terakhir. Kenaikan ini terjadi setelah The Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps). Namun, The Fed memberi sinyal hati-hati dan tidak akan terburu-buru untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Sementara itu, dolar AS menguat tipis 0,1% terhadap yen Jepang. Hal ini dipengaruhi oleh data inflasi inti Jepang yang menunjukkan kenaikan paling lambat dalam sembilan bulan terakhir. Kondisi ini membuat Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 0,5% pada keputusan kebijakan hari ini.

Selain itu, pelaku pasar juga terus mencermati dampak kebijakan tarif yang mungkin diterapkan oleh pemerintahan Donald Trump terhadap barang impor, yang akan memengaruhi prospek jangka panjang dolar AS sebagai mata uang cadangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok BBM di SPBU Swasta Langka, Pakar: Jangan Tambah Kuota Impor, Rupiah Bisa Tertekan

Stok BBM di SPBU Swasta Langka, Pakar: Jangan Tambah Kuota Impor, Rupiah Bisa Tertekan

Bisnis | Kamis, 18 September 2025 | 17:38 WIB

Dikhawatirkan Langgar Konstitusi, Pengalihan Dana ke Bank Himbara Lemahkan Rupiah

Dikhawatirkan Langgar Konstitusi, Pengalihan Dana ke Bank Himbara Lemahkan Rupiah

Bisnis | Selasa, 16 September 2025 | 16:19 WIB

Peruri Sebut Tata Kelola jadi Isu Penting, Demi Kedaulatan Rupiah dan Transformasi Digital

Peruri Sebut Tata Kelola jadi Isu Penting, Demi Kedaulatan Rupiah dan Transformasi Digital

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 09:50 WIB

Terkini

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:37 WIB

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:57 WIB

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:58 WIB

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB