Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Harga Emas Antam Naik Lagi, Ada 'Sihir' Kebijakan The Fed di Balik Harganya

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 23 September 2025 | 12:37 WIB
Harga Emas Antam Naik Lagi, Ada 'Sihir' Kebijakan The Fed di Balik Harganya
Ilustrasi harga emas Antam. Pada perdagangan Selasa (23/9/2025) harga emas Antam naik tipis dibanding hari sebelumnya. [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/YU/pri]
  • Harga emas Antam pada 23 September 2025 naik tipis menjadi Rp2.213.000 per gram dari hari sebelumnya.
  • Kenaikan ini didorong oleh faktor eksternal seperti ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan pelemahan nilai tukar Dolar AS.
  • Ketidakpastian ekonomi global turut menjaga permintaan emas sebagai aset aman (safe haven).

Suara.com - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan hari ini. 

Kenaikan tipis ini menandakan minat investor terhadap logam mulia masih terjaga kuat, terutama di tengah ekspektasi pasar global terhadap kebijakan The Federal Reserve (The Fed).

Pada Selasa (23/9/2025), harga satu gram emas Antam berada di level Rp2.213.000. 

Angka ini naik sebesar Rp1.000 dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya, Senin (22/9/2025), yang berada di angka Rp2.212.000 per gram.

Analisis: 'Sihir' The Fed dan Pelemahan Dolar

Faktor utama di balik kilaunya harga emas saat ini berasal dari sentimen pasar global. 

Pelaku pasar berekspektasi tinggi bahwa bank sentral AS, The Fed, akan segera memangkas suku bunga acuannya.

Mengapa ini penting?

Hal ini karena rendahnya suku bunga, sehingga berinvestasi emas  menjadi menarik.

Sebab, ketika suku bunga turun, imbal hasil dari aset seperti obligasi menjadi kurang menarik.

Investor pun cenderung mengalihkan dananya ke emas, yang dianggap lebih prospektif di lingkungan suku bunga rendah.

Selain itu, melemahnya Dolar AS juga menjadi pertimbangan lainnya.

Prospek penurunan suku bunga secara langsung menekan nilai tukar dolar AS.

Kondisi tersebut terjadi harga emas global diperdagangkan dalam dolar, pelemahan mata uang ini membuat emas menjadi lebih murah bagi investor di luar AS, sehingga permintaan global meningkat.

Kenaikan harga emas internasional inilah yang kemudian terefleksi langsung pada harga emas Antam di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Harganya Paling Mahal Hari Ini Tembus Rp 2.164.000 per Gram

Emas Antam Harganya Paling Mahal Hari Ini Tembus Rp 2.164.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 23 September 2025 | 09:37 WIB

Didorong Keputusan The Fed, Harga Emas Antam Kembali Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Didorong Keputusan The Fed, Harga Emas Antam Kembali Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 20:02 WIB

Emas Antam Harganya Masih Tinggi Dibanderol Rp 2.123.000 per Gram

Emas Antam Harganya Masih Tinggi Dibanderol Rp 2.123.000 per Gram

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 08:46 WIB

Terkini

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB