Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Pasar Peralatan Konstruksi Tambang di Indonesia Terus Alami Peningkatan

Achmad Fauzi

Rabu, 24 September 2025 | 16:26 WIB
Pasar Peralatan Konstruksi Tambang di Indonesia Terus Alami Peningkatan
Ilustrasi alat kontruksi tambang. [Ist].
baca 10 detik
  •    Pasar alat konstruksi di Indonesia mengalami peningkatan signifikan

  •    Indonesia menguasai 39,53% pangsa pasar ASEAN

  •    Tiga perusahaan Indonesia masuk 50 Perusahaan Angkat Berat Asia

Suara.com - Pasar peralatan konstruksi tambang di Indonesia menunjukkan tren peningkatan signifikan seiring pesatnya pertumbuhan sektor infrastruktur, energi, listrik, urbanisasi, dan pertambangan nasional.

Hal itu terungkap dalam ajang T50 Summit Asian Forum 2025 yang resmi dibuka di Hotel Shangri-La, Jakarta, pekan kemarin, bersamaan dengan pameran Mining Indonesia.

Menurut proyeksi PERTAABI (Asosiasi Pakar Alat Berat Indonesia) yang dipresentasikan di forum tersebut, ukuran pasar peralatan konstruksi di Tanah Air diperkirakan mencapai 25.430 unit pada 2030.

Pada 2024, Indonesia bahkan sudah menguasai 39,53 persen pangsa pasar peralatan konstruksi ASEAN, menjadikannya pasar terbesar di kawasan.

Ilustarsi - Siapa Saja Pemegang Saham Terbesar PT Merdeka Gold Resources Tbk /freepik
Ilustrasi alat berat pertambangan /freepik

Sekretaris Jenderal T50 Asian Forum, Jack Zhang, menilai daftar peringkat dan data yang diumumkan dalam forum ini menjadi tolok ukur penting bagi perkembangan industri alat berat, termasuk di Indonesia.

"Daftar ini dianggap sebagai barometer perubahan industri heavy lift dan penyewaan crane di kawasan Asia maupun masing-masing negara-negara," ujarnya di Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Lebih jauh, Jack Zhang menambahkan bahwa produk-produk unggulan yang masuk daftar dinilai menonjol dalam beberapa aspek penting.
“Kelima produk ini dipuji karena kepemimpinan pangsa pasar, keunggulan dalam inovasi, keberlanjutan, dan nilai bagi pelanggan,” tambahnya.

T50 Summit Asian Forum 2025 juga mengumumkan peringkat 50 Produsen Mesin Tambang Terbesar Dunia 2025, yang menempatkan Caterpillar dan Komatsu di posisi teratas, diikuti Sandvik, Epiroc, Metso, dan Hitachi Construction Machinery.

Menariknya, tiga perusahaan asal Indonesia juga masuk dalam daftar 50 Perusahaan Angkat Berat Terbesar se-Asia 2025, membuktikan kapasitas nasional dalam mendukung rantai industri pertambangan dan konstruksi global.

baca juga

Ke depan, T50 Summit Asian Forum akan kembali digelar di Jakarta pada 2026. Pada kesempatan itu, panitia berencana meluncurkan daftar baru seperti 10 Perusahaan Angkat Berat Terbesar Indonesia & Asia Tenggara, serta 10 Kontraktor & Penyedia Jasa Tambang Terbesar, sekaligus membuka pendaftaran penghargaan Asia Product of the Year 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Izin Usaha Pertambangan Dibekukan Sementara, Begini Kata ESDM

Ratusan Izin Usaha Pertambangan Dibekukan Sementara, Begini Kata ESDM

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 08:45 WIB

Anak Usaha Astra Beli Tambang Emas di Sulut

Anak Usaha Astra Beli Tambang Emas di Sulut

Bisnis | Selasa, 23 September 2025 | 17:39 WIB

Tambang Ilegal Ditertibkan, Ratusan Hektare Lahan Kembali ke Negara

Tambang Ilegal Ditertibkan, Ratusan Hektare Lahan Kembali ke Negara

Bisnis | Selasa, 16 September 2025 | 09:04 WIB

Terkini

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

×