Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Begini Strategi Investasi Kripto Akhir Tahun, Jangan Hanya Andalkan Momen

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 29 September 2025 | 17:01 WIB
Begini Strategi Investasi Kripto Akhir Tahun, Jangan Hanya Andalkan Momen
Investasi kripto
  •    Disiplin, analisis data lebih penting daripada cari waktu sempurna investasi

  •    Volatilitas kripto dipengaruhi suku bunga, halving, dan psikologi investor

  •    Strategi Dollar Cost Averaging (DCA) bantu investor hadapi risiko volatilitas

Suara.com - Menjelang akhir tahun, pasar kripto kembali menjadi sorotan. Volume perdagangan global meningkat signifikan dalam beberapa bulan terakhir, sehingga menimbulkan pertanyaan kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi.

Namun menurut Upbit Indonesia, alih-alih mencari waktu yang dianggap paling sempurna, investor sebaiknya memahami faktor-faktor yang memengaruhi pasar dan menerapkan strategi yang disiplin serta berbasis data.

Ada sejumlah hal yang membuat momen tertentu lebih menarik untuk masuk ke pasar aset digital. Faktor global seperti suku bunga bank sentral, inflasi, hingga kebijakan moneter kerap menjadi pemicu perubahan minat investor terhadap aset berisiko.

Ilustrasi [Pixabay/vjkombajn]
Ilustrasi [Pixabay/vjkombajn]

Di sisi lain, dunia blockchain juga memiliki event besar seperti halving Bitcoin, peluncuran proyek baru, atau pembaruan jaringan yang seringkali mendorong kenaikan harga.

Tak kalah penting, tren pasar dan psikologi investor turut berperan melalui fenomena Fear of Missing Out (FOMO) maupun Fear, Uncertainty, and Doubt (FUD) yang dapat menyebabkan harga bergerak sangat cepat. Selain itu, pasar kripto juga memiliki pola musiman di mana pada periode tertentu volume perdagangan dan harga menunjukkan kecenderungan yang berbeda.

Dalam menanggapi fenomena ini, Resna Raniadi, Chief Operating Officer Upbit Indonesia, menekankan bahwa memahami pola historis tidak boleh membuat investor melupakan risiko.

"Data historis memang menunjukkan adanya kecenderungan tertentu, misalnya kenaikan menjelang akhir tahun. Tetapi, pola di masa lalu tidak pernah menjadi jaminan hasil di masa depan. Karena itu, disiplin dan analisis data jauh lebih penting bagi investor daripada sekadar mengejar momen," ujar Resna seperti dikutip, Senin (29/9/2025).

Resna menambahkan, menentukan waktu terbaik untuk berinvestasi tidak berarti harus menunggu bulan tertentu. Strategi yang konsisten justru lebih efektif untuk menghadapi volatilitas kripto.

Salah satu pendekatan populer adalah Dollar Cost Averaging (DCA), yakni membeli aset kripto secara rutin dengan nominal tetap tanpa terpengaruh fluktuasi harga.

Investor juga dapat memantau kalender kripto untuk mengetahui agenda penting, memanfaatkan koreksi harga sebagai peluang masuk pasar, serta menggabungkan analisis historis dengan sentimen pasar untuk membuat keputusan yang lebih bijak.

Resna menegaskan,keberhasilan investasi tidak semata ditentukan oleh kemampuan membaca waktu.

"Waktu memang dapat memberikan keuntungan, tetapi disiplin dan manajemen risiko memiliki peranan yang lebih penting. Melalui strategi seperti DCA, investor dapat meminimalkan risiko salah momentum sekaligus membangun portofolio yang lebih berkelanjutan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Aplikasi Crypto yang Legal di Indonesia

5 Aplikasi Crypto yang Legal di Indonesia

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 10:45 WIB

Tokocrypto Listing Token SOON, Buka Pintu Investor RI Jajal Teknologi Blockchain

Tokocrypto Listing Token SOON, Buka Pintu Investor RI Jajal Teknologi Blockchain

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 17:16 WIB

3 Fakta Peretasan UXLINK: Hacker Bikin Rugi Hampir Rp 200 Miliar!

3 Fakta Peretasan UXLINK: Hacker Bikin Rugi Hampir Rp 200 Miliar!

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 14:03 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:43 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:37 WIB

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:30 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:16 WIB

Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%

Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:10 WIB

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB

Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!

Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB

Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%

Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:59 WIB