Singgung Situasi Global, SBY: Uang Lebih Banyak Digunakan untuk Kekuatan Militer, Bukan Lingkungan

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 06 Oktober 2025 | 15:31 WIB
Singgung Situasi Global, SBY: Uang Lebih Banyak Digunakan untuk Kekuatan Militer, Bukan Lingkungan
Mantan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pada agenda "Indonesia Energy Transition Dialogue (IETD) 2025 yang diselenggarakan ICEF dan IESR di Jakarta, Senin (6/10/2025). [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • SBY menilai negara-negara saat ini lebih memprioritaskan anggaran untuk militer daripada penanganan perubahan iklim.

  • Menurut SBY, kohesi dan kerja sama antar pemimpin global, seperti di forum G20, telah melemah dibandingkan masa lalu.

  • Ketegangan geopolitik dan berkurangnya kerja sama internasional membuat upaya mengatasi perubahan iklim dan isu global lainnya menjadi lebih sulit.

Suara.com - Mantan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY memberikan pandangannya terkait situasi global dalam upaya menahan laju perubahan iklim atau climate change.

SBY menyebut bahwa saat ini kebanyakan negara memilih menghabiskan uang untuk memperkuat militer dibanding dengan menangani isu lingkungan.

Awalnya SBY menyinggung situasi pemimpin dunia dalam sejumlah forum internasional seperti PBB hingga G20.

Pengalamannya selama 10 tahun menjabat sebagai presiden, negara-negara yang terhimpun dalam forum internasional itu selalu kompak. Namun, menurutnya situasi saat ini telah berubah.

"Sekarang kohesi itu sudah tidak seperti dulu. Kehangatan. Kadang-kadang bercanda di antara pemimpin G20 Ada Bush, ada Obama, ada Putin, ada Mujinto, Xi Jinping, Ada David Cameron, dan sebagainya. Sekarang, no more. Never again," kata SBY pada agenda "Indonesia Energy Transition Dialogue (IETD) 2025 yang diselenggarakan ICEF dan IESR di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Berkaca dari situasi saat ini, membuat upaya untuk menekan laju perubahan iklim akan menjadi sulit. Karena melemahnya sistem kerja sama internasional antar negara.

"Situasi dunia, situasi global tidak terlalu cerah untuk mengimplementasikan agenda besar kita ini, menyelamatkan bumi, mengurangi kemiskinan, dan ketimpangan sejagat. Kemudian membuat masyarakat dunia makin sejahtera dalam keadilan yang kita dambakan bersama," jelas dia.

Dia menyoroti situasi negara-negara di berbagai wilayah seperti di Eropa hingga Timur Tengah.

Menurutnya, situasi yang ada dalam kondisi high tension atau ketegangan yang tinggi yang bisa memicu konflik yang tinggi.

baca juga

"Not really good. Uang secara global lebih banyak sekarang diarahkan membangun kekuatan militer, untuk tujuan pengamanan geopolitik, dan seterusnya," ucap SBY.

"Bukan lagi untuk menangani isu lingkungan, mengurangi communicable diseases around the globe, untuk menyukseskan pembangunan bangsa-bangsa berdasarkan sustainable development concept, Tetapi ke situ (milier)," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian Lingkungan Hidup Rampungkan Instrumen Sekolah Dorong Program Adiwiyata

Kementerian Lingkungan Hidup Rampungkan Instrumen Sekolah Dorong Program Adiwiyata

News | Kamis, 25 September 2025 | 14:55 WIB

BMKG Ingatkan Ancaman Krisis Pangan Akibat Iklim Ekstrem, Petani Diminta Tinggalkan Titi Mongso

BMKG Ingatkan Ancaman Krisis Pangan Akibat Iklim Ekstrem, Petani Diminta Tinggalkan Titi Mongso

News | Rabu, 24 September 2025 | 10:35 WIB

Indonesia Siap Berkontribusi Nyata Lawan Perubahan Iklim, Begini Caranya!

Indonesia Siap Berkontribusi Nyata Lawan Perubahan Iklim, Begini Caranya!

News | Selasa, 23 September 2025 | 09:50 WIB

Ketua DPD RI Tegaskan Perjuangan Ekologis Sebagai Martabat Bangsa di Hari Keadilan Ekologis Sedunia

Ketua DPD RI Tegaskan Perjuangan Ekologis Sebagai Martabat Bangsa di Hari Keadilan Ekologis Sedunia

News | Minggu, 21 September 2025 | 12:33 WIB

Mahasiswa Green Leadership Academy Tanam Semangat Baru di Tabung Harmoni Hijau

Mahasiswa Green Leadership Academy Tanam Semangat Baru di Tabung Harmoni Hijau

News | Sabtu, 20 September 2025 | 21:07 WIB

Serukan Green Policy Lawan Krisis Ekologi, Rocky Gerung: Sejarah Selalu Berpihak ke Kaum Muda

Serukan Green Policy Lawan Krisis Ekologi, Rocky Gerung: Sejarah Selalu Berpihak ke Kaum Muda

News | Jum'at, 19 September 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×