Bank Indonesia Dikabarkan Jual Cadangan Emas Batangan 11 Ton, Buat Apa?

Achmad Fauzi

Senin, 06 Oktober 2025 | 15:47 WIB
Bank Indonesia Dikabarkan Jual Cadangan Emas Batangan 11 Ton, Buat Apa?
Bank Indonesia. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
baca 10 detik
  •   Bank Indonesia jual 11 ton emas untuk intervensi rupiah global

  •   Penjualan emas BI untuk dapatkan dana segar Dolar AS cepat

  •   Kenaikan harga emas memicu BI menjual sebagian cadangan logam mulia

Suara.com - Bank Indonesia (BI) dikabarkan menjual cadangan emas batangannya 11 ton. Hal ini terkuak dari laporan Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF).

Pengamat Mata Uang, Ibrahim Assuiabi, menduga aksi BI menjual emas batangannya agar mendapatkan dana segar, untuk melakukan intervensi rupiah di pasar internasional. Terlebih, kini harga logam mulia memang terus mencatatkan rekor baru.

"Berdasarkan informasi dari IMF, Bank Indonesia sampai September 2025 telah jual emas batangan 11 ton, bisa saja Bank Indonesia terus melakukan intervensi pasar internasional yang membutuhkan dana cukup besar," ujarnya kepada wartawan, seperti yang dikutip, Senin (6/10/2025).

"Sehingga, wajar ketika harga logam mulia naik tinggi kemudian cara satu-satunya untuk mendapatkan dolar AS dana cash itu salah satunya dengan menjual batangan, sehingga hingga saat ini bank indonesia masih kuat untuk melakukan intervensi di pasar internasional," sambungnya.

Menurut Ibrahim, setiap hari Sabtu, BI terus melakukan intevensi pasar internasional agar nilai tukar rupiah tidak anjlok di saat adanya gejolak ekonomi golbal.

"Mungkin bank indonesia juga memerlukan cadangan cukup besar untuk membantu pemerintah dalam melelang obligasi, yang membeli Bank Indonesia," ucapnya.

Seperti dilansir Kitco News, Analis Senior, EMEA, di World Gold Council, Krishan Gopaul, mengemukakan bahwa para bank sentral terus membeli logam mulia kuning tersebut.

"Bank-bank sentral menambahkan cadangan emas global bersih sebesar 15 ton pada bulan Agustus, berdasarkan data yang dilaporkan dari IMF dan bank-bank sentral masing-masing," tulis Gopaul dalam pembaruan bank sentral terbaru dari WGC.

Menurutnya, salah satu bank sentral yang menjual cadangan emas batangannya yaitu Bank Indonesia yang setidaknya menjual lebih dari 10 ton.

baca juga

"Seperti yang telah kami catat sebelumnya, kenaikan harga emas yang telah mencapai beberapa rekor tertinggi sepanjang masa sepanjang tahun ini, membuat bank sentral enggan membeli emas," imbuhnya.

Namun, level itu menjadi katalis bagi bank sentral untuk menjual measa batangan. Faktanya, perkembangan terbaru, yang akan kami bahas di bawah ini, menunjukkan bahwa bank sentral tetap bersemangat untuk terus meningkatkan eksposur mereka," katanya.

Gopaul mencatat, tujuh bank sentral melaporkan ada penambangan satu ton atau lebih dalam cadangan emas mereka selama bulan Agustus, sementara hanya dua yang melaporkan penurunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Dibuka Demam Lawan Dolar Pada Perdagangan Hari Ini, Sentuh Level Rp 16.591

Rupiah Dibuka Demam Lawan Dolar Pada Perdagangan Hari Ini, Sentuh Level Rp 16.591

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 10:04 WIB

Gubernur Bank Indonesia : 94 Persen Bank Syariah Main di Pasar Uang

Gubernur Bank Indonesia : 94 Persen Bank Syariah Main di Pasar Uang

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 08:44 WIB

Santai! Menko Airlangga Yakin Rupiah Kebal Guncangan Shutdown Amerika!

Santai! Menko Airlangga Yakin Rupiah Kebal Guncangan Shutdown Amerika!

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 18:37 WIB

Terkini

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

×