Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kepala Daerah 'Gruduk' Kantor Menkeu Purbaya, Katanya Mau Protes

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 07 Oktober 2025 | 11:18 WIB
Kepala Daerah 'Gruduk' Kantor Menkeu Purbaya, Katanya Mau Protes
Gubernur Aceh Muzakir Manaf usai bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto Fadil-Suara.com
  • Kepala Daerah yang hadir adalah Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.
  • Menkeu Purbaya mengaku belum tahu pembahasan apa yang akan dibahas bersama Kepala Daerah tersebut. 
  • Meski demikian kata dia ada dua topik utama yang akan dibahas yakni transfer ke daerah (TKD) dan dana bagi hasil (DBH).

Suara.com - Sejumlah Kepala Daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 'menggruduk' kantor Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa pagi (7/10/2025).

Terpantau para Kepala Daerah yang hadir adalah Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.

Menkeu Purbaya mengaku belum tahu pembahasan apa yang akan dibahas bersama Kepala Daerah tersebut. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) memiliki kekayaan sekitar Rp 39 miliar. Dilaporkan pada Maret 2025. [Antara/Dhemas Reviyanto]
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) memiliki kekayaan sekitar Rp 39 miliar. Dilaporkan pada Maret 2025. [Antara/Dhemas Reviyanto]

"Saya belum tahu. Mereka pengin ketemu, ya sudah saya temuin," ucap Purbaya.

Meski demikian kata dia ada dua topik utama yang akan dibahas yakni transfer ke daerah (TKD) dan dana bagi hasil (DBH). Ia yakin pembahasan itu akan disinggung oleh para kepala daerah.

"Biar saja, kita lihat keuangan daerah seperti apa, keuangan pemerintah seperti apa, kita atur sesuai kondisi keuangan," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, dana TKD di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 menjadi sorotan karena turun tajam. Pemerintah mulanya hanya menganggarkan Rp 650 triliun, alias turun 29% dibandingkan pagu 2025 yang menyentuh Rp 919 triliun.

Gejolak di daerah pun pecah hingga banyak Pemda mengerek tarif pajak secara gila-gilaan. Purbaya yang baru menjabat lalu memutuskan menambah Rp 43 triliun dana TKD untuk 2026, dari Rp 650 triliun menjadi Rp 693 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Transfer DKI Dipangkas Rp15 Triliun, Menkeu ke Pramono: Kayaknya Masih Bisa Dipotong Lagi!

Dana Transfer DKI Dipangkas Rp15 Triliun, Menkeu ke Pramono: Kayaknya Masih Bisa Dipotong Lagi!

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 11:11 WIB

Menkeu Purbaya Temui Pramono di Balai Kota, Apa yang Dibahas?

Menkeu Purbaya Temui Pramono di Balai Kota, Apa yang Dibahas?

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 09:38 WIB

Menkeu Purbaya Mendadak Batal Dampingi Prabowo Saat Serahkan Aset Smelter Sitaan, Ada Apa?

Menkeu Purbaya Mendadak Batal Dampingi Prabowo Saat Serahkan Aset Smelter Sitaan, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 19:17 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB