Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Saham GIAA Naik Lebih dari 100 Persen Usai Disuntik Dana Jumbo Danantara!

M Nurhadi

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 14:53 WIB
Saham GIAA Naik Lebih dari 100 Persen Usai Disuntik Dana Jumbo Danantara!
Pesawat Garuda Indonesia dengan Livery Khusus Pikachu dan Aksen Batik (Dok GIAA).
baca 10 detik
  • Harga saham Garuda Indonesia (GIAA) melonjak 9,52% hari ini, menjadi level tertinggi tahunan.
  • Kenaikan dramatis ini dipicu rencana private placement jumbo oleh Danantara Asset Management senilai total US$1,84 miliar (Rp30,31 triliun) untuk memperbaiki ekuitas negatif dan likuiditas perseroan.
  • Aksi ini berpotensi mendilusi kepemilikan publik hingga 81,7%.

Suara.com - Harga saham PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) mencatatkan kinerja luar biasa pada perdagangan sesi pertama Jumat (10/10/2025), melompat 9,52% ke level Rp115 per lembar.

Kenaikan ini membawa harga GIAA mencapai titik tertinggi sepanjang tahun 2025. Bahkan, dalam periode year to date (sejak awal 2025), harga saham maskapai penerbangan nasional ini telah meroket dua kali lipat, atau sebesar 109,09%.

Lonjakan harga saham yang dramatis ini didorong oleh pengumuman rencana perseroan untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau yang dikenal sebagai private placement.

Suntikan Dana Jumbo Rp30,3 Triliun dari Danantara

Aksi private placement ini akan dipimpin oleh PT Danantara Asset Management (DAM), yang saat ini telah menjadi pemegang saham terbesar di GIAA (64,54%).

Total dana segar yang akan disuntikkan mencapai US$1,84 miliar, atau setara dengan Rp30,31 triliun (menggunakan kurs Rp16.421 per Dolar AS).

Penambahan modal ini akan dilakukan melalui dua skema utama:

  1. Setoran Modal Tunai: Danantara akan menyetor modal tunai sebesar maksimal US$1,44 miliar (sekitar Rp23,66 triliun).
  2. Konversi Pinjaman: Konversi pinjaman pemegang saham (shareholder loan/SHL) menjadi saham baru senilai US$405 juta (sekitar Rp6,65 triliun).

Untuk merealisasikan rencana ini, GIAA diperkirakan akan menerbitkan sekitar 407,89 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp75 per saham.

Aksi korporasi ini memerlukan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 12 November 2025. 

baca juga

Manajemen GIAA menjelaskan bahwa tujuan utama dari private placement ini adalah untuk memperbaiki kondisi keuangan perseroan yang sedang tertekan. Hingga akhir Juni 2025, GIAA masih mencatat:

  • Ekuitas Negatif: Liabilitas GIAA mencapai US8,01miliar,melebihiasetUS6,51 miliar. Hal ini menyebabkan ekuitas perseroan negatif sebesar US$1,49 miliar.
  • Rugi Bersih Membengkak: Perseroan juga mencatat kerugian bersih yang diatribusikan kepada pemilik induk sebesar US$143,7 juta pada Semester I 2025, membengkak 41,36% secara tahunan.

Tiga tujuan utama private placement ini adalah: memperbaiki nilai ekuitas, memperkuat likuiditas dan struktur permodalan, serta membantu keberlangsungan usaha perseroan di masa depan. 

Meskipun injeksi modal ini vital bagi perbaikan keuangan GIAA, private placement ini membawa risiko signifikan bagi investor publik. Seluruh saham baru akan diserap oleh Danantara Asset Management selaku investor sekaligus kreditur perseroan.

Tanpa adanya hak memesan efek, aksi ini diperkirakan akan menyebabkan delusi kepemilikan saham publik secara signifikan.

Porsi kepemilikan masyarakat yang saat ini mencapai sekitar 27,46% diperkirakan akan turun drastis menjadi hanya sekitar 5,03% dari total saham yang beredar, atau mengalami dilusi hingga 81,7%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Akan Jadi Penyuntik Dana Besar di Pasar Modal RI

Danantara Akan Jadi Penyuntik Dana Besar di Pasar Modal RI

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 15:41 WIB

Belajar dari Whoosh, Danantara Mau Bangun Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Jika Rencananya Matang

Belajar dari Whoosh, Danantara Mau Bangun Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Jika Rencananya Matang

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 08:36 WIB

Prabowo Tunjuk Dony Oskaria Jadi Kepala BP BUMN

Prabowo Tunjuk Dony Oskaria Jadi Kepala BP BUMN

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:25 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×