TPG 2025 Terancam Tertunda? 6 Kode Ini di Info GTK Jadi Penentu

M Nurhadi

Senin, 13 Oktober 2025 | 08:19 WIB
TPG 2025 Terancam Tertunda? 6 Kode Ini di Info GTK Jadi Penentu
Ilustrasi TPG [Freepik]
baca 10 detik
  • Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2025 sering terkendala bukan karena anggaran pusat, melainkan masalah validasi di Info GTK.
  • Segera cek status TPG Anda dan pahami 6 kode kunci yang menunjukkan masalah data, mulai dari beban mengajar hingga rekening bank.
  • Perbaikan data harus dilakukan cepat agar tunjangan tidak tertunda.

Suara.com - Isu mengenai pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru (TPG) pada tahun 2025 kembali menjadi perhatian para pendidik lantaran seringnya terjadi keterlambatan dana.

Masalah utama dari penundaan ini ternyata bukan pada ketersediaan anggaran dari pusat, melainkan lebih disebabkan oleh ketidakvalidan data guru dalam sistem Info GTK, platform verifikasi data yang menjadi dasar pengeluaran TPG.

Jika data guru belum valid atau tidak sinkron dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), maka proses pencairan, meskipun anggaran telah siap, akan tertunda.

Data krusial yang harus akurat mencakup beban mengajar, status sertifikasi, data rekening, linieritas mata pelajaran, hingga status Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP).

6 Kode Kunci yang Menghambat Pencairan TPG

Guru wajib memahami kode status yang muncul di Info GTK. Kode 08 adalah satu-satunya indikator positif yang menandakan data valid dan TPG siap untuk dicairkan. Status selain kode 08 mengindikasikan adanya masalah data yang harus segera diatasi.

Berikut adalah 6 kode yang sering muncul dan menghambat proses pencairan tunjangan:

Kode Status
01 Kompetensi tidak linier; guru mengajar mata pelajaran yang tidak sesuai dengan sertifikasi pendidik yang dimiliki.
02 Beban mengajar tidak memenuhi syarat; kekurangan jumlah jam mengajar yang telah ditetapkan.
04 Sertifikat pendidik belum valid atau Nomor Registrasi Guru (NRG) belum diterbitkan oleh pihak berwenang.
13 Terdapat masalah pada data rekening, seperti rekening tidak aktif atau informasi nomor rekening yang tercatat salah.
16 SKTP belum diusulkan; proses menunggu operator sekolah atau dinas pendidikan untuk mengajukan usulan SKTP.

Guru yang mendapati kode status di Info GTK selain 08 harus segera berkoordinasi dengan operator sekolah atau dinas pendidikan setempat.

baca juga

Proses perbaikan dan verifikasi ulang data ini dapat memakan waktu antara 7 hingga 21 hari kerja, tergantung kompleksitas masalah dan beban kerja sistem.

Pengecekan Rutin Kunci Keberhasilan Cair Tepat Waktu

Penting untuk diingat bahwa pencairan dana tidak terjadi seketika setelah data dinyatakan valid. Setelah SKTP diterbitkan, masih ada proses administratif dan transfer dana dari pusat ke pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota), dan barulah kemudian dana ditransfer ke rekening guru.

Oleh karena itu, tindakan antisipatif dan pengecekan data secara berkala menjadi sangat penting.

Menunggu hingga mendekati tanggal pencairan untuk mengecek Info GTK sering kali sudah terlambat dan berisiko menyebabkan guru terlewat giliran pencairan pada periode tersebut. Keakuratan data di Info GTK adalah kunci utama TPG cair tepat waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Reses DPR Jadi Rp 702 Juta, Dasco Akui Ada Salah Transfer Rp 54 Juta yang Ditarik Kembali

Dana Reses DPR Jadi Rp 702 Juta, Dasco Akui Ada Salah Transfer Rp 54 Juta yang Ditarik Kembali

News | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 14:37 WIB

Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib SD-SMA Mulai 2027, Kemendikdasmen Siapkan Pelatihan Guru Massal

Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib SD-SMA Mulai 2027, Kemendikdasmen Siapkan Pelatihan Guru Massal

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 22:19 WIB

Beda Tunjangan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu

Beda Tunjangan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 16:16 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×