Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Anggaran Rp 200 Triliun Mulai Dikebut, Menkeu Purbaya Akui Masih Ada Bank Minta Tambah

Dicky Prastya

Senin, 13 Oktober 2025 | 14:11 WIB
Anggaran Rp 200 Triliun Mulai Dikebut, Menkeu Purbaya Akui Masih Ada Bank Minta Tambah
Menteri Keuangan Indonesia: Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram.com/purbayayudhi_official)
baca 10 detik
  • Himbara telah menyerap anggaran Rp 200 triliun dan beberapa bank bahkan meminta tambahan dana. 
  • Penempatan dana tersebut dinilai menguntungkan perbankan karena pasar dengan kapitalisasi kecil memungkinkan kredit lebih besar. 
  • Kebijakan ini tidak mempengaruhi struktur APBN karena bersifat manajemen kas dan telah dikonsultasikan secara hukum.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kalau Himpunan Bank Negara (Himbara) saat ini telah berhasil menyerap anggaran Rp 200 triliun.

Menkeu Purbaya bahkan mengakui kalau ada beberapa bank yang malah minta tambahan anggaran.

“Bank-bank sudah pada ngebut lah. Saya pikir ada beberapa yang minta tambahan lagi. Jadi mereka mampu menyalurkan,” kata Purbaya ke awak media di Jakarta, Senin (13/10/2025). 

Ia menilai kalau penempatan anggaran Rp 200 triliun milik Pemerintah ini justru membuat perbankan untung. Lebih lagi saat ini Indonesia tengah banyak pasar dengan kapitalisasi yang kecil.

"Harusnya mereka untung, karena pasarnya kapitalnya lebih kecil. Kalau umumnya kreditnya akan lebih besar," lanjut Purbaya.

Ia juga menilai kalau penempatan dana Rp 200 triliun juga tidak mempengaruhi kebijakan fiskal, terutama dalam struktur APBN. Sebab penerapannya bersifat sebagai manajemen kas.

Bendahara Negara juga sudah berkonsultasi sebelum menerapkan kebijakan ini apakah bisa memunculkan masalah atau tidak. 

"Enggak ada masalah dan sebelum saya pindahkan juga, saya sudah cek dengan Biro Hukum saya di sini. Dirjen Bendahara ya. Enggak apa-apa katanya. Jadi rasanya enggak ada masalah, kan tujuannya hanya untuk mendorong ekonomi gerak saja," jelasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsisten Berkinerja Unggul, BRI Raih 2 Penghargaan Bergengsi dalam Indonesia Economic Summit 2025

Konsisten Berkinerja Unggul, BRI Raih 2 Penghargaan Bergengsi dalam Indonesia Economic Summit 2025

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 14:06 WIB

Diungkap KPK, 57,33 Persen Pegawai Lihat Pejabat Menyalahgunakan Anggaran untuk Kepentingan Pribadi

Diungkap KPK, 57,33 Persen Pegawai Lihat Pejabat Menyalahgunakan Anggaran untuk Kepentingan Pribadi

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 11:36 WIB

Tekstil RI Suram, Pengusaha Minta Tolong ke Menkeu Purbaya

Tekstil RI Suram, Pengusaha Minta Tolong ke Menkeu Purbaya

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 08:06 WIB

Dari Sampah Jadi Emas: Kisah Inspiratif Bank Sampah di Dago Barat

Dari Sampah Jadi Emas: Kisah Inspiratif Bank Sampah di Dago Barat

Video | Senin, 13 Oktober 2025 | 10:00 WIB

BNI Apresiasi Ketangguhan Skuad Muda Indonesia di BWF World Junior Mixed Team Championship 2025

BNI Apresiasi Ketangguhan Skuad Muda Indonesia di BWF World Junior Mixed Team Championship 2025

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:26 WIB

Mendorong Pertumbuhan Industri Halal yang Inklusif dan Berdaya Saing di ISEF 2025

Mendorong Pertumbuhan Industri Halal yang Inklusif dan Berdaya Saing di ISEF 2025

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 15:49 WIB

Terkini

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:40 WIB

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

×