Rutin Sidak Jalur Hijau, Menkeu Purbaya Wanti-wanti: Setiap Saat Saya Bisa Datang

Dicky Prastya

Senin, 13 Oktober 2025 | 15:56 WIB
Rutin Sidak Jalur Hijau, Menkeu Purbaya Wanti-wanti: Setiap Saat Saya Bisa Datang
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Bea Cukai]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya akan rutin melakukan sidak ke jalur hijau impor Bea Cukai untuk mencegah penyelundupan barang. 
  • Pemeriksaan dilakukan secara acak dan reguler agar prosedur jalur hijau tetap sesuai aturan. 
  • Hasil sidak di Tanjung Priok menemukan 14 ton vitamin senilai Rp 1,2 miliar yang masih menunggu hasil uji laboratorium dan keputusan karantina.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku bakal sering rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke jalur hijau impor Bea Cukai untuk memastikan sesuai prosedur dan tidak ada penyelundupan barang.

Hal ini diumumkan Purbaya usai melakukan sidak ke Posko Bea Cukai di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (13/10/2025) pagi tadi.

"Yang penting kan saya cek seperti ini, jadi orang-orang tahu setiap saat saya bisa datang. Jadi mereka hati-hati," kata Purbaya ke awak media saat menjelaskan hasil sidak di Tanjung Priok. 

Bendahara Negara memastikan kalau dia bakal rutin sidak jalur hijau jika memang ada waktu kosong. 

"Kalau lagi enggak ada kerjaan, tapi saya akan lebih rutin," lanjut Purbaya.

Menkeu menjelaskan kalau sidak ini dilakukan untuk mengecek apakah jalur hijau itu sudah sesuai atau tidak. Pemeriksaan ini bakal dilakukan secara acak dan rutin untuk memastikan tidak ada penyelundupan barang.

"Saya cuma cek aja pengin tahu hijau itu hijau benar atau enggak. Jangan-jangan hijaunya di dalamnya merah. Tapi saya akan maintenance mereka cek secara random, secara reguler," papar dia.

"Tapi enggak semuanya dicek. Tapi jangan sampai jalur hijau jadi tempat orang nyelundupin barang yang enggak harusnya lewat jalur hijau," tambahnya.

Adapun hasil sidak Purbaya di Pelabuhan Tanjung Priok ini berupa vitamin yang diperuntukkan untuk meningkatkan kualitas pangan. Barang itu memiliki berat 14 ton dengan nilai Rp 1,2 miliar atau Rp 1.247.744.400.

baca juga

"Dari jumlah, dari luarnya sih enggak ada masalah tuh. Jumlahnya, beratnya segala macam, enggak ada masalah. Cuma nanti lagi dicek di lab, sama enggak dengan barang yang disebutin ini? Harus karantina apa enggak? Kalau enggak harus karantina, menurut saya enggak harus karantina, ya sudah. Tapi kalau harus karantina, dikarantina sesuai dengan peraturan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Utang Kereta Cepat Whoosh? Menkeu Purbaya Ogah Bayari Pakai APBN

Berapa Utang Kereta Cepat Whoosh? Menkeu Purbaya Ogah Bayari Pakai APBN

Lifestyle | Senin, 13 Oktober 2025 | 14:37 WIB

Setelah Cukai, Menkeu Purbaya Mau Harga Rokok Eceran Tak Naik Tahun Depan

Setelah Cukai, Menkeu Purbaya Mau Harga Rokok Eceran Tak Naik Tahun Depan

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 14:35 WIB

Anggaran Rp 200 Triliun Mulai Dikebut, Menkeu Purbaya Akui Masih Ada Bank Minta Tambah

Anggaran Rp 200 Triliun Mulai Dikebut, Menkeu Purbaya Akui Masih Ada Bank Minta Tambah

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 14:11 WIB

Tekstil RI Suram, Pengusaha Minta Tolong ke Menkeu Purbaya

Tekstil RI Suram, Pengusaha Minta Tolong ke Menkeu Purbaya

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 08:06 WIB

Salah Sasaran! Niat Tagih Utang, Pria di Sunter Malah Dikeroyok Massa Usai Diteriaki Maling

Salah Sasaran! Niat Tagih Utang, Pria di Sunter Malah Dikeroyok Massa Usai Diteriaki Maling

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 20:00 WIB

Tak Mau Nanggung Beban, Purbaya Serahkan Utang Kereta Cepat ke Danantara

Tak Mau Nanggung Beban, Purbaya Serahkan Utang Kereta Cepat ke Danantara

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 19:08 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×