Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ramai Gagasan Luhut soal Family Office, Ini Contohnya di Berbagai Negara

Nur Khotimah

Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:46 WIB
Ramai Gagasan Luhut soal Family Office, Ini Contohnya di Berbagai Negara
Luhut Binsar Pandjaitan. (Instagram/@luhut.pandjaitan)

Suara.com - Konsep family office yang populer di dunia belakangan diusulkan untuk diterapkan di Indonesia oleh Luhut Binsar Pandjaitan.

Namun hal ini ditolak secara terbuka oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa karena diusulkan menggunakan APBN.

Tapi sebenarnya adakah contoh family office di dunia yang terbukti sukses? Bagaimana konsep ini sebenarnya dapat dilaksanakan?

Di Indonesia sendiri sebenarnya konsep family office sudah cukup lama ada. Salah satu yang paling terkenal adalah family office milik klan Hartono yang bahkan dikabarkan pernah menyalip pemilik pabrik LEGO secara valuasi aset.

Lebih jauh sebelum melihat contoh family office yang ada di dunia, mari cermati dulu apa penjelasan dari konsep kantor keluarga ini.

Ilustrasi Contoh family office di dunia. (Pexels/Candid Flaneur)
Ilustrasi Contoh family office di dunia. (Pexels/Candid Flaneur)

Mengenal Konsep Family Office

Family office merupakan konsep perusahaan swasta yang menangani manajemen kekayaan setidaknya satu keluarga atau individu yang sangat kaya.

Pekerjaan utama dari kantor ini adalah mengelola aset dan kekayaan pihak lain untuk dimaksimalkan, baik dari segi penggunaan, pelaksanaan kewajiban atas pajak, atau untuk terus dilipatgandakan sesuai regulasi yang berlaku.

Contoh Family Office yang Ada di Dunia

Mengacu pada data yang dilansir dari berbagai sumber, setidaknya terdapat cukup banyak family office terbesar yang ada di Indonesia berdasarkan laporan Sovereign Wealth Fund Institute dan Morgan Brook Capital.

Beberapa contoh family office tersebut adalah sebagai berikut.

1. Walton Enterprises LLC

Contoh pertama ini berasal dari Amerika Utara dengan memiliki nilai aset USD224,50 miliar. Didirikan tahun 1953 lalu, perusahaan fokus pada bisnis dan kegiatan amal untuk beberapa generasi keluarga Sam and Helen Walton, pewaris kerajaan bisnis Walmart.

2. Cascade Investment

Cascade Investment merupakan family office milik Bill and Melinda Gates Investment dengan nilai aset total USD170 miliar. Dikendalikan langsung oleh Bill Gates dan dikelola oleh Michael Larson, bisnis ini juga berinvestasi di AutoNest, Berkshire, Hathway, Microsoft, Carpetright, dan masih banyak lagi.

3. Bezos Expeditions

Seperti namanya, perusahaan ini berfungsi sebagai family office milik Jeff Bezos. Dengan aset total USD107,80 miliar, bisnis ini bertanggung jawab atas pengelolaan kekayaan pribadi sosok tersebut dan melakukan investasi di Twitter, Airbnb, Uber, Stack Overflow, General Assembly, dan masih banyak lagi.

4. Pontegadea Inversiones

Berlokasi di area La Coruna, Spanyol bisnis ini dimanfaatkan oleh Amancio Orteg untuk mengelola investasinya di sektor properti dan ekuitas swasta. Total asetnya sendiri mencapai USD97,82 miliar.

5. Mousse Partners

Perusahaan kelima ini memiliki aset lancar sebesar USD89 miliar. Berbasis di New York, fokusnya ada pada investasi jangka panjang di perusahaan dengan pertumbuhan tinggi. Bisnis ini didirikan oleh Tim dan Nina Zagat, yang banyak memiliki reputasi di dunia perhotelan.

Kelebihan dan Kekurangan Family Office

Jika melihat kelebihan dan kekurangannya, maka Anda dapat mencermati penjelasan poin singkat di bagian ini.

Kelebihan:

  • Penyesuaian layanan yang tinggi
  • Bidang privasi dan kerahasiaan
  • Filantropi dan pengaruh sosial
  • Manajemen kekayaan yang tersentralisasi

Kekurangan:

  • Adanya kompleksitas manajemen
  • Risiko konsentrasi lebih tinggi
  • Adanya tantangan suksesi
  • Biaya operasional yang cenderung tinggi

Menkeu Purbaya sendiri menyatakan penolakannya atas usulan Luhut Binsar terkait dengan family office di Bali dengan alasan agar tidak ada kebocoran anggaran.

Dirinya mengungkapkan untuk saat ini fokus kementeriannya adalah untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan secara efisien dan tepat sasaran, sehingga tidak akan mengalihkan anggaran APBN ke proyek yang tidak sesuai dengan perencanaan.

Itu tadi sedikit penjelasan singkat tentang beberapa contoh family office di dunia, mengacu pada apa yang diusulkan Luhut Binsar Pandjaitan dan ditolak oleh Menkeu Purbaya. Semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Family Office Usulan Luhut Ditolak Menkeu, Apa Itu Gerbang Investasi Bebas Pajak Orang Super Kaya?

Family Office Usulan Luhut Ditolak Menkeu, Apa Itu Gerbang Investasi Bebas Pajak Orang Super Kaya?

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:39 WIB

8 Fakta Family Office: Ide Luhut untuk Crazy Rich, Anggaran APBN Ditolak Purbaya

8 Fakta Family Office: Ide Luhut untuk Crazy Rich, Anggaran APBN Ditolak Purbaya

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:29 WIB

Menkeu Purbaya Tolak Mentah-mentah Anggarkan Family Office Luhut

Menkeu Purbaya Tolak Mentah-mentah Anggarkan Family Office Luhut

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 09:39 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB