Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Penyebab IHSG Anjlok Hampir 2 Persen Sampai 614 Saham Kebakaran

Achmad Fauzi

Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:59 WIB
Penyebab IHSG Anjlok Hampir 2 Persen Sampai 614 Saham Kebakaran
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG anjlok 1,95 persen didorong data defisit APBN melebar.

  • Pendapatan negara lebih rendah, namun keseimbangan primer masih positif.

  • IHSG berpotensi lanjut koreksi menguji level support 7.950–8.000.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam pada perdagangan Selasa, (14/10/2025). IHSG ditutup melemah di level 8.066 atau turun 1.95 persen, beriringan dengan pelemahan nilai tukar rupiah.

Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya menyebut Mayoritas indeks di bursa Asia ditutup melemah.

Pelemahan IHSG ini ditengarai oleh data ekonomi dalam negeri seperti defisit APBN hingga September 2025 sebesar 1,56 persen dari PDB atau setara Rp 371,5 triliun, melebar dari Agustus 2025 yang sebesar 1,35 persen dari PDB. Namun defisit itu masih lebih rendah dibandingkan dengan target defisit APBN 2025 yang sebesar 2,78 persen.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, pendapatan negara mencapai Rp 1.863,3 triliun atau 65 persen dari target, lebih rendah dari periode sama tahun lalu Rp 2.000,6 triliun. Sedangkan realisasi belanja mencapai Rp 2.234,8 triliun, atau 63.4 persen dari target 2025.

Sementara, keseimbangan primer sebesar Rp 18 triliun, yang artinya pendapatan negara cukup membiayai belanja di luar pembayaran bunga utang.

"Investor akan mencermati data invetasi asing atau Foreign Direct Investment di kuartal III-2025, yang diperkirakan turun 6 persen setelah di kuartal II-2025 turun 7 persen," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Secara teknikal, indikator Stochastic RSI dan MACD mengalami Death Cross disertai dengan kenaikan volume jual. IHSG juga ditutup di bawah level MA5 dan MA20.

Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dan menguji level support di 7.950-8.000.

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 47,01 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 31,96 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,23 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 144 saham bergerak naik, sedangkan 614 saham mengalami penurunan, dan 198 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers hari ini diantaranya, ARCI, ASPI, DCII, DNET, DSSA, FILM, GPSO, HRTA, INDY, KONI, MORA, NICK.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ARTA, BBSI, BLTZ, CLAY, COIN, CUAN, ICBP, JARR, LIFE, MLPT, PGUN, PTRO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Rontok di Sesi Pertama Perdagangan Selasa, Ini Pemicunya

IHSG Rontok di Sesi Pertama Perdagangan Selasa, Ini Pemicunya

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:54 WIB

Pergerakan 4 Saham Ini Dipantau BEI Karena Terus Melonjak, Salah Satunya GIAA

Pergerakan 4 Saham Ini Dipantau BEI Karena Terus Melonjak, Salah Satunya GIAA

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 09:58 WIB

Menkeu Purbaya Tolak Mentah-mentah Anggarkan Family Office Luhut

Menkeu Purbaya Tolak Mentah-mentah Anggarkan Family Office Luhut

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 09:39 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB