Profil Dana Syariah Indonesia (DSI): 'Pinjol' Syariah yang Diisukan Gagal Bayar Nasabah

M Nurhadi

Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:46 WIB
Profil Dana Syariah Indonesia (DSI): 'Pinjol' Syariah yang Diisukan Gagal Bayar Nasabah
Dana Syariah indonesia
baca 10 detik
  • Perusahaan fintech peer-to-peer (P2P) lending syariah, PT Dana Syariah Indonesia (DSI), tengah menjadi sorotan publik atas dugaan gagal bayar kepada pemberi dana (lender).
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah turun tangan memediasi keluhan nasabah.
  • DSI didirikan oleh Taufiq Aljufri, seorang pengusaha properti dan teknologi berpengalaman, dengan pengawasan Syariah ketat dari Ahmad Ifham (DSN MUI).

Suara.com - Isu mengenai dugaan gagal bayar yang dialami oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI), salah satu perusahaan pinjaman online (peer-to-peer/P2P lending) berbasis syariah, baru-baru ini menyebar luas di media sosial.

Keluhan yang pertama kali diungkapkan melalui akun Instagram @overheardkeuangan, menunjukkan adanya keterlambatan pembayaran imbal hasil kepada sejumlah pemberi dana (lender) yang telah melampaui tiga bulan.

Menanggapi keluhan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengambil langkah intervensi dengan menegur pihak DSI.

OJK memastikan bahwa saat ini para nasabah telah dapat melakukan mediasi langsung dengan pihak perusahaan untuk mencari solusi atas persoalan gagal bayar tersebut.

Sebagai respons, Dana Syariah Indonesia melalui akun resmi Instagram @danasyariahid pada 5 Oktober lalu mengumumkan adanya penyesuaian operasional sementara.

Disebutkan bahwa mulai 6-10 Oktober 2025, seluruh karyawan DSI akan bekerja secara online untuk meningkatkan efektivitas layanan.

Pihak DSI juga menyatakan bahwa kunjungan fisik langsung ke kantor belum dapat dilayani hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Profil Dana Syariah Indonesia dan Pejabatnya

PT Dana Syariah Indonesia beroperasi sebagai perusahaan fintech yang bergerak di bidang pendanaan P2P, dengan klaim timnya berpengalaman lebih dari 11 tahun di bidang properti dan teknologi, serta diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

baca juga

Berikut adalah profil singkat jajaran pimpinan utama DSI, yang kini dituntut bertanggung jawab atas isu gagal bayar:

Taufiq Aljufri Founder & President Director

Aktif sebagai developer perumahan syariah dan telah membangun lebih dari 15 klaster perumahan dalam 10 tahun terakhir. Ia juga pendiri DSI setelah aktif di komunitas properti syariah.

Arie R. Lesmana Co-Founder dan Commissioner

Sarjana IT dari ITB dengan Dual Master Degree di bidang IT dan E-commerce dari Curtin University, Australia. Berpengalaman sebagai Founder dan CEO perusahaan konsultan IT untuk klien perbankan dan pasar modal. Aktif sebagai ahli IT di industri perbankan syariah.

Mery Yuniarni Pemegang Saham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Pantau Ketat Gagal Bayar Akseleran dan Crowde

OJK Pantau Ketat Gagal Bayar Akseleran dan Crowde

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 09:45 WIB

Waduh, Banyak Nasabah Gunakan Pinjol Buat Main Judol

Waduh, Banyak Nasabah Gunakan Pinjol Buat Main Judol

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 07:31 WIB

OJK Beri Teguran Keras ke Dana Syariah Indonesia Akibat Gagal Bayar, Nasib Lender Bagaimana?

OJK Beri Teguran Keras ke Dana Syariah Indonesia Akibat Gagal Bayar, Nasib Lender Bagaimana?

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:42 WIB

Terkini

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:44 WIB

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:39 WIB

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:38 WIB

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:37 WIB

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:35 WIB

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

×