Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

IHSG Berpotensi Uji Resistance 8.120 di Tengah Sentimen Rally Wall Street

M Nurhadi

Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:58 WIB
IHSG Berpotensi Uji Resistance 8.120 di Tengah Sentimen Rally Wall Street
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguji level resistance kuat 8.120, menyusul rally signifikan di Wall Street (Dow Jones naik 1,12%) yang dipimpin saham Apple.

  • IHSG kemarin ditutup menguat 2,19% dengan net buy asing Rp657 miliar.

  • Saham-saham yang paling banyak diakumulasi oleh investor asing meliputi BBCA, ASII, TLKM, WIFI, dan FILM.

Suara.com - Pasar saham global, termasuk di kawasan Asia dan Amerika, menunjukkan performa bullish yang kuat, menciptakan sentimen positif signifikan bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. 

Pada perdagangan Senin (20/10), indeks-indeks utama Wall Street ditutup kompak melesat. Kenaikan ini didorong oleh rally saham Apple yang naik hampir 4% setelah Loop Capital menaikkan rekomendasi sahamnya menjadi buy.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,12%, S&P 500 menguat 1,07%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,37%.

Optimisme investor AS juga disulut oleh sinyal positif dari Gedung Putih bahwa shutdown pemerintahan, yang telah berlangsung selama 20 hari, kemungkinan akan berakhir pekan ini.

Selain itu, pasar menantikan rilis laporan keuangan dari emiten besar seperti Netflix, Coca-Cola, Tesla, dan Intel. Saham-saham perbankan regional juga rebound dari kekhawatiran risiko kredit.

Senada dengan AS, Bursa Asia juga bergerak menguat. Indeks Nikkei 225 Jepang melesat 3,37%, didorong kesepakatan koalisi pemerintahan baru yang memicu pelemahan Yen.

Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 2,42%, dan Kospi Korea Selatan naik 1,76%. Penguatan ini terjadi meskipun laporan menunjukkan pertumbuhan ekonomi China melambat untuk kuartal kedua berturut-turut.

Proyeksi dan Level Kritis IHSG

IHSG menutup perdagangan kemarin (Senin) dengan mencatatkan penguatan signifikan sebesar 2,19%. Pergerakan positif ini turut disertai dengan adanya aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing senilai sekitar Rp657 miliar.

Saham-saham yang paling banyak diakumulasi oleh investor asing meliputi BBCA, ASII, TLKM, WIFI, dan FILM.

Secara teknikal, momentum penguatan ini menempatkan IHSG dalam posisi berpotensi menguji level resistance kuat di 8.120. Namun, analis menekankan perlunya kehati-hatian.

Jika penguatan ini tidak cukup kuat untuk menembus dan bertahan di atas level 8.120, IHSG masih memiliki kemungkinan untuk kembali mengalami koreksi.

Support IHSG: 8.000 hingga 8.040
Resistance IHSG: 8.120 hingga 8.150

Berdasarkan kajian harian dari BNI Sekuritas, sejumlah saham direkomendasikan untuk dicermati dalam aktivitas perdagangan hari ini, antara lain BRMS, BRPT, RAJA, ARCI, ANTM, dan HRTA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BCA Akan Buyback Saham, Ini Bocoran Detailnya

BCA Akan Buyback Saham, Ini Bocoran Detailnya

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 20:47 WIB

IHSG Tembus Rekor 8.000, Presiden Prabowo: Ini di Luar Dugaan

IHSG Tembus Rekor 8.000, Presiden Prabowo: Ini di Luar Dugaan

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 20:34 WIB

IHSG Meroket 2 Persen, Sentimen Redanya Perang Dagang Jadi Penyokong

IHSG Meroket 2 Persen, Sentimen Redanya Perang Dagang Jadi Penyokong

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 17:19 WIB

Terkini

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:17 WIB

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:52 WIB

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:18 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:13 WIB

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:42 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB