Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Modal Asing Kabur Rp87 Triliun Bikin Rupiah Meriang, Bos BI Buka Suara

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:20 WIB
Modal Asing Kabur Rp87 Triliun Bikin Rupiah Meriang, Bos BI Buka Suara
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa derasnya arus keluar modal asing dari pasar keuangan Indonesia memaksa bank sentral untuk terus mengandalkan cadangan devisa (cadev) sebagai benteng pertahanan utama. Foto Ist.
  • Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa derasnya arus keluar modal asing dari pasar keuangan.
  • Sejak awal September hingga 20 Oktober 2025 modal asing telah kabur Rp87 triliun.
  • Angka ini masif dan secara langsung mengganggu stabilitas Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Stabilitas nilai tukar Rupiah kembali mendapat tekanan hebat. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa derasnya arus keluar modal asing dari pasar keuangan Indonesia memaksa bank sentral untuk terus mengandalkan cadangan devisa (cadev) sebagai benteng pertahanan utama.

Sejak awal September hingga 20 Oktober 2025, investasi portofolio Indonesia mencatatkan net outflows (modal keluar bersih) sebesar USD5,26 miliar AS atau setara dengan sekitar Rp87,27 triliun. Angka ini masif dan secara langsung mengganggu stabilitas Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.

"Sejak September 2025 hingga 20 Oktober 2025, investasi portofolio tercatat net outflows sebesar USD5,26 miliar AS yang mengharuskan Bank Indonesia untuk melakukan intervensi dalam rangka stabilisasi nilai tukar Rupiah," tegas Perry dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara virtual, Rabu (22/10/2025).

Meskipun harus aktif melakukan intervensi, Perry memastikan bahwa "amunisi" BI masih sangat kuat. Posisi cadangan devisa (Cadev) pada akhir September 2025 tercatat kokoh sebesar USD148,7 miliar AS.

Angka fantastis ini setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah. Jumlah ini jauh di atas standar kecukupan internasional yang disarankan, yaitu sekitar 3 bulan impor. Cadev inilah yang menjadi bantalan kuat bagi BI untuk menahan guncangan eksternal.

Perry menambahkan, tekanan arus modal keluar ini diyakini tidak akan menggoyahkan keseluruhan ketahanan ekonomi. Ia optimistis Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2025 akan tetap berdaya tahan, didukung oleh berlanjutnya surplus neraca perdagangan dan arus masuk penanaman modal asing (Foreign Direct Investment).

"Defisit transaksi berjalan keseluruhan tahun 2025 diprakirakan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya," jelas Perry.

Bahkan untuk tahun 2026, Perry memproyeksikan NPI akan tetap baik. NPI akan didukung oleh defisit transaksi berjalan yang sehat serta aliran modal yang meningkat, sejalan dengan prospek ekonomi Indonesia yang diprediksi tetap terjaga. Singkatnya, meskipun harus menghadapi tantangan jangka pendek dari pergerakan modal portofolio, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih solid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obat Kuat BI Ampuh, Rupiah 'Comeback' Setelah Sempat Tertekan

Obat Kuat BI Ampuh, Rupiah 'Comeback' Setelah Sempat Tertekan

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:43 WIB

Polemik Dana Pemprov yang 'Parkir':  Mengapa Jabar Bantah, DKI 'Jujur', dan BI Buka Data?

Polemik Dana Pemprov yang 'Parkir': Mengapa Jabar Bantah, DKI 'Jujur', dan BI Buka Data?

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:36 WIB

BI Buka Suara, Misteri Selisih Rp18,97 Triliun Dana Pemda di Bank, Uang Rakyat Mengendap?

BI Buka Suara, Misteri Selisih Rp18,97 Triliun Dana Pemda di Bank, Uang Rakyat Mengendap?

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:46 WIB

Terkini

BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang

BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:05 WIB

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Rhenald Khasali Duga Ada Pihak Luar Recoki Pemilihan Ketua Umum Hipmi

Rhenald Khasali Duga Ada Pihak Luar Recoki Pemilihan Ketua Umum Hipmi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:47 WIB

Tak Cukup Melek Digital, Gen Z Harus Kuasai AI untuk Investasi Saham

Tak Cukup Melek Digital, Gen Z Harus Kuasai AI untuk Investasi Saham

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:43 WIB

Siap-siap! Rokok Ilegal Bakal Merajalela Setelah Kebijakan Kemasan Polos

Siap-siap! Rokok Ilegal Bakal Merajalela Setelah Kebijakan Kemasan Polos

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:39 WIB

IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang

IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:30 WIB

Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan

Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:12 WIB

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:45 WIB

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:07 WIB