Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Kementan Disorot Usai Rincian Bantuan Bencana Viral, Harga Beras Rp60 Ribu/Kg Dinilai Janggal

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Desember 2025 | 11:51 WIB
Kementan Disorot Usai Rincian Bantuan Bencana Viral, Harga Beras Rp60 Ribu/Kg Dinilai Janggal
Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menghadapi sorotan publik setelah rincian bantuan pangan senilai Rp75,5 miliar untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beredar luas di media sosial. Foto ist
baca 10 detik
  • Kementan mengunggah dokumen bantuan pangan untuk korban bencana Sumatra senilai Rp75 miliar.
  • Tapi dokumen itu buat netizen janggal, karena harga beras dibandrol Rp60 ribu per Kg.
  • Dalam dokumen itu Kementan memberikan 13 jenis barang bantuan mulai dari beras, minyak goreng, susu, telur, obat-obatan, air mineral hingga kebutuhan harian lainnya. 

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menghadapi sorotan publik setelah rincian bantuan pangan senilai Rp75,5 miliar untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beredar luas di media sosial.

Dokumen tersebut sebelumnya dipublikasikan melalui akun resmi Threads @kementerianpertanian pada 4 Desember 2025.

Dalam dokumen itu Kementan memberikan 13 jenis barang bantuan mulai dari beras, minyak goreng, susu, telur, obat-obatan, air mineral hingga kebutuhan harian lainnya. Namun publik menemukan kejanggalan pada salah satu komponen, yakni harga beras.

Dalam dokumen itu, poin nomor 2 mencantumkan beras satuan kilogram dengan volume 21.874 dan nilai Rp1.312.450.000. Perhitungan tersebut dianggap tidak masuk akal karena menunjukkan harga sekitar Rp60.000 per kilogram, atau sekitar Rp900.000 untuk 15 kilogram.

Tampilan foto dokumen itu pun viral di media sosial dan menyebabkan banyak pertanyaan di ruang publik. Salah satunya yang di posting ulang akun instagram @ngertisaham pada hari ini Senin (8/12/2025).

Seperti yang ditulis akun @ariefsiragilagustus_89 yang menulis : Beras apa harganya segitu?

‎Begitu juga dengan akun bernama @azisbin0214 yang menulis : Harga ini nggak masuk akal, jauh di atas HET beras premium manapun di Indonesia. Di tengah kesulitan bencana, mengapa dana rakyat digunakan dengan harga mark-up setinggi ini? Ini bukan lagi inefisiensi, ini dugaan kuat penyalahgunaan anggaran bantuan bencana. Siapa yang bertanggung jawab? nggak etis.

Ada juga yang menulis komentar bernada sarkas seperti akun @restipdh : Mungkin berasnya itu zuper premium, sekali makan gak bakal laper2 lagi dan bakal kenyang terus, makanya harganya segitu.

Unggahan tersebut memicu diskusi luas, termasuk desakan agar Kementan meninjau ulang data anggaran bantuan yang telah dipublikasikan. Kritik menguat karena publik menilai kementerian seharusnya memastikan akurasi harga, terlebih pembelian dalam jumlah besar biasanya mendapat harga lebih rendah. Warganet menilai kekeliruan publikasi data semacam ini dapat menimbulkan spekulasi negatif di tengah situasi bencana.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubsu Bobby Nasution Bilang Kerugian Akibat Banjir-Longsor di Sumut Rp 9,98 Triliun

Gubsu Bobby Nasution Bilang Kerugian Akibat Banjir-Longsor di Sumut Rp 9,98 Triliun

News | Senin, 08 Desember 2025 | 11:39 WIB

Aceh Tak Lagi Gelap Gulita, Pasokan Listrik Hampir 100 Persen Pulih

Aceh Tak Lagi Gelap Gulita, Pasokan Listrik Hampir 100 Persen Pulih

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 11:27 WIB

Prabowo Minta Bupati Aceh Selatan Dicopot Karena Umroh saat Bencana, Ini Mekanismenya

Prabowo Minta Bupati Aceh Selatan Dicopot Karena Umroh saat Bencana, Ini Mekanismenya

News | Senin, 08 Desember 2025 | 11:05 WIB

Terkini

Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak

Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak

Sumut | Jum'at, 24 Juli 2026 | 16:04 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen Tidak Cocok di Kulit Wajah, Perlu Dihentikan Dulu

7 Ciri-Ciri Sunscreen Tidak Cocok di Kulit Wajah, Perlu Dihentikan Dulu

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 16:04 WIB

Viral Presiden Pecat Gubernur karena Pakai Celana Ketat saat Bersepeda di Turki

Viral Presiden Pecat Gubernur karena Pakai Celana Ketat saat Bersepeda di Turki

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 16:03 WIB

The East Palace: Kisah Epik Perebutan Takhta dengan Balutan Horor yang Nagih

The East Palace: Kisah Epik Perebutan Takhta dengan Balutan Horor yang Nagih

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 16:00 WIB

Kondisi Terkini Hotel Sultan: Lengang, Dipagari Beton dan Dijaga Kendaraan Taktis Polisi

Kondisi Terkini Hotel Sultan: Lengang, Dipagari Beton dan Dijaga Kendaraan Taktis Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:59 WIB

Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara

Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara

Sumut | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:55 WIB

Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran

Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:53 WIB

Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah

Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:44 WIB

Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem

Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:44 WIB

Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang

Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:40 WIB

×