Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 500 Mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan Lewat Program Jaminan Sosial

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:29 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 500 Mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan Lewat Program Jaminan Sosial
Mahasiswa yang tengah mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan ini menjadi kelompok pertama yang terlindungi penuh selama melaksanakan kegiatan lapangan. (Dok: BPJS TK)

Suara.com - Sebanyak 500 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan kini resmi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan ini merupakan hasil kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta UIN Gus Dur Pekalongan.

Mahasiswa yang tengah mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan ini menjadi kelompok pertama yang terlindungi penuh selama melaksanakan kegiatan lapangan. Program ini juga menjadi model nasional pertama bagi perlindungan sosial mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas lapangan seperti KKN dan pemagangan.

Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Abdur Rahman Irsyadi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata perluasan cakupan perlindungan bagi generasi muda yang aktif di lapangan.

“Kerja sama dengan Kementerian ATR/BPN dan UIN Gus Dur Pekalongan ini melibatkan 500 mahasiswa dalam tahap awal. Ke depan, program serupa akan diterapkan di berbagai universitas Islam negeri di Indonesia,” ujar Abdur Rahman.

Ia menambahkan, mahasiswa KKN terlibat dalam pelatihan dan praktik pengukuran tanah yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi.

“Dalam kegiatan seperti ini, potensi risiko kecelakaan kerja tentu ada. Karena itu BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan perlindungan penuh bagi mahasiswa peserta KKN tematik ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abdur Rahman menjelaskan bahwa regulasi sebenarnya telah mengatur perlindungan ketenagakerjaan bagi mahasiswa magang maupun KKN, namun implementasinya masih belum merata.

“Kami sudah beberapa kali menerima klaim kecelakaan kerja dan bahkan kematian yang dialami mahasiswa saat magang atau KKN. Karena itu, kami terus mendorong kampus-kampus untuk memastikan seluruh mahasiswanya terlindungi,” tambahnya.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY, Hesnypita S, menyebut inisiatif ini sebagai wujud kolaborasi lintas sektor dalam memperluas cakupan perlindungan sosial hingga ke akar rumput.

“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya untuk pekerja formal, tapi juga bagi mahasiswa yang sedang menyiapkan masa depan melalui pengabdian. Ini bukti nyata kehadiran negara,” ujar Hesnypita.

Ia juga memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan yang telah memprakarsai kolaborasi strategis ini.

“Kami berharap inisiatif ini direplikasi oleh seluruh cabang di Jawa Tengah dan DIY, sehingga mahasiswa KKN di berbagai daerah dapat bekerja dan belajar dengan aman,” ungkapnya.

Salah satu peserta KKN, Syifaul Fuaddah, mengaku lebih tenang setelah mengetahui dirinya terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Ia bersama 12 rekannya ditempatkan di wilayah Petungkriyono, kawasan dengan kontur alam menantang dan potensi bencana tinggi.

“Kami jadi lebih tenang selama menjalankan KKN. Di lokasi seperti Petungkriyono, risiko bencana cukup besar, jadi perlindungan ini membuat kami merasa aman dan diperhatikan,” tuturnya.

Program ini menjadi simbol tanggung jawab negara dalam menjaga keselamatan generasi muda yang berkontribusi bagi masyarakat. Sekaligus, langkah inovatif dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan penyelenggara jaminan sosial dalam memperluas perlindungan bagi semua lapisan masyarakat. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Olok-olok di Grup Chat, Mahasiswa FK Unud Pembully Timothy Anugerah Tak Bisa Ikut Koas!

Buntut Olok-olok di Grup Chat, Mahasiswa FK Unud Pembully Timothy Anugerah Tak Bisa Ikut Koas!

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:40 WIB

Tragedi Udayana: Mahasiswa Tewas Lompat dari Lantai 4, Chat Olok-olok BEM Viral Jadi Sorotan

Tragedi Udayana: Mahasiswa Tewas Lompat dari Lantai 4, Chat Olok-olok BEM Viral Jadi Sorotan

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:37 WIB

Mahasiswa Unud Pembully Timothy Minta Maaf, Ekspresi Calista Amore Disorot: Calon Dokter Begini?

Mahasiswa Unud Pembully Timothy Minta Maaf, Ekspresi Calista Amore Disorot: Calon Dokter Begini?

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 11:26 WIB

Inspiratif: Dari Tugas Kuliah, Mahasiswa Ini Sukses Bikin Brand Camilan Kekinian

Inspiratif: Dari Tugas Kuliah, Mahasiswa Ini Sukses Bikin Brand Camilan Kekinian

Lifestyle | Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:46 WIB

BEM SI: Banyak Program Pemerintah yang Ditulis Bagus, Tapi dalam Realisasinya Kacau

BEM SI: Banyak Program Pemerintah yang Ditulis Bagus, Tapi dalam Realisasinya Kacau

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 20:21 WIB

Setahun Prabowo-Gibran: Mahasiswa UI Geruduk Patung Kuda, Ini 8 Tuntutan 'Asta Cita Rakyat'

Setahun Prabowo-Gibran: Mahasiswa UI Geruduk Patung Kuda, Ini 8 Tuntutan 'Asta Cita Rakyat'

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 19:35 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB