Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Perusahaan Prajogo Pangestu Akuisisi Jaringan SPBU ExxonMobil di Singapura

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:38 WIB
Perusahaan Prajogo Pangestu Akuisisi Jaringan SPBU ExxonMobil di Singapura
PT Chandra Asri Pacific pada Jumat (24/10/2025) mengumumkan akan mengakuisisi jaringan SPBU Esso milik Exxonmobil di Singapura. [Foto Istimewa]
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), perusahaan energi dan kimia milik konglomerat Prajogo Pangestu mengakuisisi jaringan SPBU ExxonMobil di Singapura.
  • Ekspansi perseroan ke ekosistem SPBU ritel di Singapura merupakan langkah strategis dalam membentuk platform terintegrasi untuk pertumbuhan regional.
  • Chandra Asri akan terus menggunakan merek Esso dan membeli bahan bakar bermerek dari ExxonMobil. Selain itu, semua poin dan kartu loyalitas pelanggan akan tetap sama.

Suara.com - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), perusahaan energi dan kimia milik konglomerat Prajogo Pangestu, mengumumkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli untuk mengakuisisi jaringan SPBU ritel bermerek Esso milik ExxonMobil di Singapura.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra mengatakan akuisisi akan dilakukan melalui kendaraan tujuan khusus atau special purpose vehicle di bawah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki perseroan.

"Akuisisi jaringan SPBU ritel Esso sejalan strategi pertumbuhan jangka panjang perseroan, yang berfokus pada pembangunan infrastruktur energi terintegrasi untuk solusi energi dan mobilitas di Singapura dan Asia Tenggara," ujar Erwin dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Erwin mengatakan, ekspansi perseroan ke ekosistem SPBU ritel di Singapura merupakan langkah strategis dalam membentuk platform terintegrasi untuk pertumbuhan regional.

Ia melanjutkan, jaringan ritel bahan bakar dan lingkungan bisnis Singapura yang kuat memberikan fondasi yang kuat bagi perseroan untuk maju sebagai pemimpin solusi energi, manufaktur, dan infrastruktur transformatif di Asia Tenggara.

"Bersama Aster, melalui infrastruktur terpadu kilang minyak dan infrastruktur manufaktur hilir yang canggih, kami bertujuan untuk memperkuat kelincahan operasional, ketahanan energi, dan daya saing Singapura sebagai pusat energi regional terkemuka," ujar Erwin.

Ia mengungkapkan, Chandra Asri akan terus menggunakan merek Esso dan membeli bahan bakar bermerek dari ExxonMobil. Selain itu, semua poin dan kartu loyalitas pelanggan akan tetap sama.

Dalam proses akuisisi, perseroan juga akan mengambil alih semua staf ExxonMobil, yang berkaitan dengan operasional bisnis ini. Esso sendiri memiliki hampir 60 SPBU di Singapura.

"Transaksi ini masih menunggu persetujuan regulator dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025," ujar Erwin.

Pada semester I-2025, Chandra Asri mencatatkan laba bersih sebesar 1,6 miliar dolar AS, atau berbalik dari rugi bersih 46,2 juta dolar AS pada periode saham tahun sebelumnya.

Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar 2,9 miliar dolar AS pada semester I-2025, atau melesat 236,2 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan kinerja seiring dengan keberhasilan perseroan dalam melakukan akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (Aster) dari Shell pada 1 April 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Bersih PTRO Naik 141 Persen, Tapi Beban Bunga dan Keuangan Juga Ikut Meroket!

Laba Bersih PTRO Naik 141 Persen, Tapi Beban Bunga dan Keuangan Juga Ikut Meroket!

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 11:45 WIB

Saham-saham Prajogo Pangestu Paling Banyak Diburu! Cek Prediksi IHSG Hari Ini

Saham-saham Prajogo Pangestu Paling Banyak Diburu! Cek Prediksi IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 05:52 WIB

Viral Peras Pabrik Chandra Asri, Ketua Kadin Cilegon Dituntut 5 Tahun Penjara

Viral Peras Pabrik Chandra Asri, Ketua Kadin Cilegon Dituntut 5 Tahun Penjara

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 20:22 WIB

ExxonMobil  Kenalkan Inovasi untuk Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Industri

ExxonMobil Kenalkan Inovasi untuk Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Industri

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 17:05 WIB

Chandra Asri Catat Laba USD 1,6 Miliar di Paruh 2025, Didorong Akuisisi Strategis

Chandra Asri Catat Laba USD 1,6 Miliar di Paruh 2025, Didorong Akuisisi Strategis

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 17:39 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB